Konten dari Pengguna

Apa Arti Bonek? Cari Tahu Informasi Selengkapnya di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi  Arti Bonek. Foto: ANTARA FOTO/ Zabur Karuru/ KumparanBOLA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Arti Bonek. Foto: ANTARA FOTO/ Zabur Karuru/ KumparanBOLA

Apa arti Bonek? Istilah tersebut tentu sudah tidak asing bagi masyarakat, khususnya pencinta sepak bola Indonesia. Bonek merupakan sebutan yang lekat dengan pendukung Persebaya Surabaya dan telah menjadi bagian dari kultur sepak bola di Kota Surabaya.

Sebutan Bonek tidak muncul begitu saja. Istilah tersebut memiliki sejarah yang berkaitan dengan perjalanan suporter Persebaya dalam memberikan dukungan kepada tim, termasuk ketika mengikuti pertandingan di luar kota.

Arti Bonek: Sejarah, dan Asal-usulnya

Suporter Persebaya Surabaya, Bonek. Foto: Persebaya/ KumparanBOLA

Apa arti Bonek? Dikutip dari Jurnal Kesehatan Olahraga, Vol. 06 No. 2, Analisis Suporter Sepakbola "Bonek" di Kota Surabaya, Muhammad Syahrul. R, dan Drs. H. Isbondo Tj, M. Kes, (2016: 587-596).

Bonek merupakan julukan bagi suporter atau pendukung Persebaya Surabaya. Nama tersebut berasal dari istilah bahasa Jawa “bondho nekat”, yang dapat dimaknai sebagai “modal nekat”. Istilah ini menggambarkan keberanian dan tekad suporter dalam memberikan dukungan kepada tim yang dicintainya.

Sejarah Bonek berkaitan erat dengan tradisi mendukung Persebaya dalam pertandingan tandang. Pada era 1980-an, perjalanan suporter untuk mengikuti tim kesayangan ke kota lain belum menjadi hal yang umum dalam sepak bola Indonesia. Namun, pendukung Persebaya mulai menunjukkan tradisi tersebut melalui keberangkatan bersama untuk menyaksikan pertandingan timnya.

Salah satu istilah yang muncul dalam periode tersebut adalah “tret, tet, tet”. Istilah itu berkaitan dengan bunyi terompet dan kemudian digunakan sebagai bagian dari kampanye keberangkatan suporter Persebaya. Jawa Pos bahkan pernah membuka pendaftaran perjalanan untuk mendukung Persebaya dalam kompetisi Perserikatan.

Tradisi tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan kultur suporter Persebaya. Dukungan tidak lagi hanya diberikan ketika pertandingan berlangsung di Surabaya, tetapi juga dibawa hingga ke kota tempat Persebaya bertanding.

Asal-usul Istilah “Bondo Nekat”

Istilah “bondo nekat” berkaitan dengan kondisi sebagian pendukung Persebaya yang memiliki keterbatasan biaya, tetapi tetap berusaha mengikuti pertandingan tandang. Dalam sejumlah catatan sejarah, para suporter bahkan memanfaatkan berbagai jenis kendaraan atau cara perjalanan untuk dapat sampai ke lokasi pertandingan.

Istilah Bonek mulai muncul sekitar 1988 - 1989. Sebutan tersebut menggambarkan suporter Persebaya yang berangkat dengan bekal terbatas, tetapi memiliki tekad kuat untuk mendukung timnya.

Jadi, makna “nekat” dalam istilah tersebut tidak semata-mata berarti melakukan tindakan tanpa pertimbangan. Dalam konteks sejarah awal Bonek, istilah itu lebih berkaitan dengan keberanian dan kemauan untuk menempuh perjalanan demi memberikan dukungan kepada Persebaya meskipun menghadapi keterbatasan.

Itulah ulasan mengenai arti Bonek, beserta asal-usulnya. Dengan sejarah yang panjang, Bonek menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan Persebaya. (Idaf)

Baca juga: Defensive Driving adalah Apa dalam Berkendara? Ini Penjelasannya