Apa Itu Beruk? Simak Penjelasannya Berikut Ini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu beruk? Kata beruk dapat ditemukan dalam berbagai ungkapan atau percakapan masyarakat di Indonesia. Bagi sebagian orang, istilah ini mungkin langsung mengingatkan pada nama hewan.
Beruk memang merupakan sebutan yang digunakan untuk hewan sejenis monyet. Namun, penggunaannya dalam percakapan bisa saja memiliki konteks yang berbeda, tergantung daerah dan situasinya.
Apa itu Beruk Sebagai Salah Satu Jenis Primata?
Dalam beberapa daerah di Indonesia, kata beruk juga sering digunakan sebagai istilah lokal. Maknanya dapat berbeda tergantung daerah dan konteks penggunaannya. Apa itu beruk? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini berdasarkan situs web rekoforest.org.
Beruk merupakan nama yang mungkin sudah tidak asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Kata ini merujuk pada salah satu jenis primata yang memiliki ciri khas berupa ekor pendek dan melengkung.
Dalam dunia ilmiah, hewan tersebut dikenal dengan nama Macaca nemestrina. Dalam bahasa Inggris, beruk disebut pig-tailed macaque atau monyet ekor babi karena bentuk ekornya yang menjadi salah satu ciri khasnya.
Beruk termasuk hewan mamalia dari kelompok primata. Satwa ini merupakan hewan asli Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Di Indonesia, salah satu wilayah yang menjadi habitatnya adalah kawasan Restorasi Ekosistem Riau (RER) di Semenanjung Kampar.
RER mencatat beruk sebagai salah satu spesies mamalia yang hidup di kawasan tersebut. Secara fisik, beruk umumnya memiliki warna tubuh cokelat dengan bagian punggung yang lebih gelap, sedangkan bagian bawah tubuhnya cenderung lebih terang.
Bobot tubuhnya berada pada kisaran 5 hingga 15 kilogram. Ekornya relatif pendek, mencuat, dan memiliki bentuk menyerupai ekor babi. Ciri inilah yang kemudian menjadi alasan mengapa hewan tersebut dikenal sebagai pig-tailed macaque.
Beruk biasanya hidup di kawasan hutan hujan. Namun, satwa ini juga dapat ditemukan di ladang dan perkebunan. Kemampuan memanjatnya cukup baik sehingga beruk dapat bergerak dengan cepat ke atas pohon ketika menghindari ancaman.
Pada malam hari, hewan ini biasanya tidur di atas pohon. Menariknya, beruk juga dikenal menyukai air dan memiliki kemampuan berenang yang cukup baik dibandingkan banyak primata lainnya.
Dalam hal makanan, beruk termasuk omnivora. Makanannya antara lain buah-buahan, biji-bijian, jamur, serta hewan invertebrata. Beruk biasanya hidup dalam kelompok besar, kemudian berpencar menjadi kelompok-kelompok kecil ketika mencari makanan pada siang hari.
Beruk memiliki berbagai bentuk komunikasi dengan sesamanya, salah satunya melalui gerakan mengeronyotkan bibir. Sayangnya, keberadaan beruk di alam menghadapi sejumlah ancaman.
RER mencatat bahwa beruk memiliki status konservasi Rentan (Vulnerable/VU) menurut IUCN. Salah satu penyebab berkurangnya populasi beruk adalah hilangnya habitat akibat deforestasi.
Apa itu beruk? Beruk adalah jenis primata atau monyet yang dikenal dengan nama ilmiah Macaca nemestrina dan memiliki ciri khas ekor menyerupai ekor babi. Satwa ini merupakan bagian dari keanekaragaman hayati Indonesia yang perlu dijaga keberadaannya. (Fia)
Baca juga: Kenapa Anjing Menggonggong pada Suara Tertentu? Ini Penjelasannya