Cara Membuat Sambal Bawang Sederhana yang Enak dan Tahan Lama
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membuat sambal bawang menjadi topik yang menarik bagi pecinta kuliner rumahan.
Bukan tanpa alasan, sambal yang satu ini memiliki cita rasa khas yang mampu membuat hidangan sederhana terasa jauh lebih istimewa.
Di meja makan masyarakat Indonesia, sambal seolah sudah menjadi teman setia yang sulit dipisahkan.
Cara Membuat Sambal Bawang dengan Memilih Bahan Berkualitas
Cara membuat sambal bawang yang gurih, pedas, dan tahan lama sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Rahasia utamanya terletak pada perpaduan cabai dan bawang merah yang seimbang, serta proses memasak yang dilakukan hingga sambal benar-benar matang.
Dengan penggunaan minyak yang cukup, sambal tidak hanya memiliki cita rasa yang lebih kaya, tetapi juga dapat bertahan lebih lama saat disimpan. Oleh karena itu, memperhatikan setiap tahapan pengolahan menjadi hal penting agar hasil akhirnya sesuai harapan.
Berikut bahan yang dipersiapkan dan cara membuat sambal bawang yang dikutip dari kanal YouTube Devina Hermawan:
Bahan-Bahan:
100 gram bawang merah
150 gram cabai rawit merah
3 lembar daun jeruk, buang batangnya lalu sobek-sobek
200 ml minyak goreng atau lebih banyak untuk membantu menjaga keawetan sambal
50 ml air
1 sendok teh garam
1 sendok teh kaldu jamur atau kaldu bubuk
1 sendok teh gula pasir
½ sendok teh penyedap rasa atau MSG (opsional)
Haluskan atau cincang cabai rawit merah dan bawang merah menggunakan food chopper maupun cobek sesuai selera. Apabila ingin menghasilkan sambal dengan karakter seperti sambal Bu Rudy, bawang putih dan terasi dapat dihaluskan terlebih dahulu, kemudian bawang merah serta cabai dicincang secara terpisah.
Panaskan 200 ml minyak goreng di dalam wajan menggunakan api sedang. Setelah minyak cukup panas, masukkan campuran cabai, bawang merah, dan daun jeruk. Tumis hingga seluruh bahan mengeluarkan aroma harum dan tercampur merata.
Tambahkan garam, kaldu jamur, gula pasir, serta sedikit air ke dalam tumisan. Masak dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga air berangsur menyusut dan minyak mulai terlihat terpisah dari sambal.
Lanjutkan proses memasak sampai warna sambal berubah sedikit lebih gelap. Pada tahap ini, aroma langu dari bahan-bahan segar sudah berkurang dan rasa sambal menjadi lebih matang.
Setelah sambal matang sempurna, sambal dapat langsung disajikan sebagai pelengkap berbagai hidangan. Jika ingin disimpan, biarkan terlebih dahulu hingga mencapai suhu ruang, kemudian masukkan ke dalam toples kaca yang bersih dan kedap udara agar kualitas serta cita rasanya tetap terjaga lebih lama.
Sambal bawang yang dimasak dengan takaran bahan yang tepat dan proses pemasakan yang cukup akan menghasilkan rasa yang lebih nikmat sekaligus memiliki daya simpan yang lebih baik.
Selain menghadirkan sensasi pedas dan gurih yang menggugah selera, sambal ini juga praktis dijadikan stok pelengkap berbagai menu sehari-hari.
Dengan mengikuti setiap langkah secara cermat, sambal bawang dapat tetap terjaga kualitas rasa, aroma, dan teksturnya sehingga siap dinikmati kapan saja. (KIKI)
Baca juga: Formal Attire adalah Apa? Panduan Lengkap Berbusana Resmi agar Tampil Elegan