Janji Allah Swt kepada Nabi Muhammad saw dalam Surah Ad-Dhuha
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tulislah janji Allah Swt kepada Nabi Muhammad saw yang tercantum dalam Surat Ad-Dhuha! Setiap surah dalam Al-Qur’an memiliki pesan yang dapat menjadi pelajaran bagi umat Islam.
Salah satunya adalah Surat Ad-Dhuha yang berisi penghiburan bagi Nabi Muhammad saw ketika menghadapi masa sulit dalam menerima wahyu.
Surah ini juga memuat pesan tentang kasih sayang Allah serta anjuran untuk mensyukuri nikmat dan berbuat baik kepada sesama.
Janji Allah Swt kepada Nabi Muhammad saw dalam Surah Ad-Dhuha yang Dapat Diamalkan Umat Islam
Tulislah janji Allah Swt kepada Nabi Muhammad saw yang tercantum dalam Surat Ad-Dhuha! Allah menjanjikan bahwa Rasulullah tidak ditinggalkan dan tidak dimurkai oleh-Nya.
Dikutip dari kemenag.go.id, Allah juga menjamin bahwa kehidupan Nabi pada masa mendatang akan lebih baik daripada masa sebelumnya serta akan memberikan anugerah hingga beliau merasa puas. Janji tersebut termuat dalam ayat kedua hingga kelima Surat Ad-Dhuha.
Surat Ad-Dhuha terdiri atas 11 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah. Surah ini turun ketika wahyu sempat terhenti selama beberapa waktu.
Keadaan tersebut memunculkan ejekan dari kaum yang meragukan kenabian Muhammad saw, bahkan ada yang menuduh Allah telah meninggalkan beliau.
Melalui ayat-ayat awal surah ini, Allah menegaskan bahwa terhentinya wahyu untuk sementara bukanlah tanda kebencian atau penelantaran.
Sumpah Allah dengan waktu dhuha dan malam ketika sunyi menjadi pengantar bagi penegasan tersebut. Pesan ini menenangkan hati Rasulullah agar tetap teguh dalam menjalankan tugas kenabian.
Ayat kelima menyampaikan kabar gembira bahwa Allah akan memberikan karunia kepada Nabi Muhammad saw hingga beliau memperoleh keridaan.
Karunia itu mencakup keberlanjutan wahyu, pertolongan dalam menyebarkan agama Islam, serta kemuliaan kedudukan beliau. Pesan tersebut juga menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami pada suatu masa tidak selalu menandakan berakhirnya pertolongan Allah.
Surat Ad-Dhuha selanjutnya mengingatkan Nabi Muhammad saw tentang nikmat yang telah diterimanya. Beliau tumbuh sebagai anak yatim, kemudian memperoleh perlindungan Allah.
Allah juga memberikan petunjuk kepadanya dan mencukupkan kebutuhannya setelah menjalani kehidupan yang tidak berkelimpahan harta.
Setelah menyebut berbagai nikmat tersebut, surah ini memuat tuntunan untuk memperlakukan anak yatim dengan baik, tidak membentak orang yang meminta, serta menyampaikan nikmat Allah dengan penuh rasa syukur.
Dengan demikian, rasa syukur tidak cukup diucapkan, tetapi perlu diwujudkan melalui perilaku yang bermanfaat bagi orang lain.
Kandungan Surat Ad-Dhuha memberikan pelajaran tentang kasih sayang Allah, keteguhan dalam menghadapi kesulitan, dan pentingnya bersikap lembut kepada sesama.
Tulislah janji Allah Swt kepada Nabi Muhammad saw yang tercantum dalam Surat Ad-Dhuha! Inti jawabannya adalah Allah tidak meninggalkan Rasulullah, menjanjikan masa depan yang lebih baik, dan akan melimpahkan karunia hingga beliau memperoleh keridaan. (Suc)
Baca Juga: Kalimat yang Diucapkan untuk Bertaubat kepada Allah Swt dan Fadilahnya