Konten dari Pengguna

Kenapa Charger Terasa Panas Saat Digunakan? Cari Tahu Jawabannya di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa Charger Terasa Panas Saat Digunakan. Foto: Unsplash/ Mike Winkler
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Charger Terasa Panas Saat Digunakan. Foto: Unsplash/ Mike Winkler

Kenapa charger terasa panas saat digunakan? Kondisi tersebut mungkin sering dialami ketika sedang mengisi daya ponsel, tablet, atau perangkat elektronik lainnya. Charger yang terasa hangat saat digunakan sebenarnya masih dapat terjadi secara normal karena adanya proses perubahan dan penyaluran energi listrik.

Namun, kondisi ini tetap dapat menimbulkan kekhawatiran apabila suhu charger terasa terlalu panas atau terjadi berulang kali. Jika panas yang muncul terasa berlebihan dan tidak kunjung berkurang, pengguna perlu mengetahui penyebabnya.

Kenapa Charger Terasa Panas Saat Digunakan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi Kenapa Charger Terasa Panas Saat Digunakan. Foto: Unsplash/ Kit (formerly ConvertKit)

Kenapa charger terasa panas saat digunakan? Dikutip dari laman makeuseof.com, salah satu penyebab charger panas adalah penggunaan charger yang tidak sesuai dengan spesifikasi ponsel, tablet, atau perangkat elektronik.

Charger dengan kemampuan daya yang tidak sesuai dapat bekerja lebih keras sehingga menghasilkan panas lebih banyak. Karena itu, sebaiknya gunakan charger yang kompatibel dan memiliki spesifikasi sesuai dengan kebutuhan perangkat.

Kondisi charger yang rusak juga dapat menyebabkan panas berlebih. Komponen internal yang sudah mengalami kerusakan atau kabel yang sering ditekuk dan ditarik dapat mengganggu aliran listrik. Selain itu, charger yang sudah terlalu lama digunakan juga berpotensi mengalami penurunan kualitas komponen sehingga lebih mudah panas.

Penggunaan charger fast charging juga dapat membuat adaptor terasa lebih panas dibandingkan charger biasa. Hal ini dapat terjadi karena teknologi pengisian cepat mengalirkan daya lebih besar dalam waktu yang lebih singkat. Selama panas masih dalam batas wajar, kondisi tersebut tidak selalu menunjukkan kerusakan.

Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah lingkungan tempat mengisi daya. Mengisi daya di bawah sinar matahari langsung, di dalam kendaraan yang panas, atau di tempat dengan sirkulasi udara buruk dapat meningkatkan suhu charger. Selain itu, terminal listrik yang rusak atau digunakan untuk terlalu banyak perangkat juga dapat memicu panas berlebih.

Penggunaan charger palsu atau berkualitas rendah juga sebaiknya dihindari karena standar keamanan dan kualitas komponennya belum tentu terjamin. Bahkan, masalah pada perangkat, seperti gangguan baterai atau komponen internal, dapat membuat charger bekerja lebih keras dan menjadi panas.

Untuk mencegah charger cepat panas, gunakan charger berkualitas yang sesuai dengan perangkat, isi daya di tempat yang sejuk dan memiliki ventilasi baik, serta hindari menekuk kabel secara berlebihan. Jika charger terus terasa sangat panas, menunjukkan kerusakan fisik, atau menimbulkan bau terbakar, sebaiknya segera hentikan penggunaannya dan ganti dengan charger yang aman.

Demikianlah jawaban atas pertanyaan kenapa charger terasa panas saat digunakan, yang dapat disebabkan oleh beberapa kondisi. Dengan menggunakan charger yang sesuai dan menjaga kondisinya tetap baik, risiko panas berlebih dapat diminimalkan. (Idaf)

Baca juga: Kenapa Baterai HP Cepat Habis Saat Menggunakan Hotspot? Begini Cara Kerjanya