Konten dari Pengguna

Kenapa di MRT Tidak Boleh Makan dan Minum? Ini Alasan di Balik Aturannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa di MRT Tidak Boleh Makan dan Minum. Unsplash.com/Rendy Novantino
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa di MRT Tidak Boleh Makan dan Minum. Unsplash.com/Rendy Novantino

MRT hadir sebagai moda transportasi umum yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Saat duduk di bangku penumpang menuju tempat tujuan, pasti penumpang menemukan tulisan dilarang makan. Kenapa di MRT tidak boleh makan dan minum?

Adanya larangan makan dan minum di dalam MRT bukanlah untuk membatasi pergerakan penumpang. Peraturan ini memiliki alasan logis demi kenyamanan dan keamanan perjalanan seluruh penumpang.

Aturan Terkait Kenapa di MRT Tidak Boleh Makan dan Minum?

Ilustrasi Kenapa di MRT Tidak Boleh Makan dan Minum. Unsplash.com/Rendy Novantino

Mengutip informasi dari vulcanpost.com, alasan kenapa di MRT tidak boleh makan dan minum memiliki alasan yang sangat logis. Berikut penjelasannya:

1. Demi Menjaga Kebersihan MRT dan Stasiun

Terdapat makanan dan minuman di dalam MRT sangat berisiko tumpah, meninggalkan remah-remah, serta menghasilkan sampah.

Apabila ini dilakukan oleh banyak penumpang setiap hari, maka kondisi MRT bisa menjadi kotor dan harus lebih sering dibersihkan.

2. Bau Makanan di dalam MRT Mengganggu Kenyamanan

Alasan terpentingnya adalah bau makanan. Penumpang bisa membayangkan untuk berada di dalam MRT selama 45 menit dengan berbagai aroma makanan yang menyengat. Misalnya aroma bawang, durian, makanan cepat saji, serta makanan dengan aroma tajam lainnya.

Bagi penumpang lain, beberapa aroma tersebut bisa menjadi sangat mengganggu, apalagi ketika bercampur dengan parfum atau bau lainnya.

3. Memberikan Kenyamanan Merata untuk Seluruh Penumpang

MRT sebagai transportasi publik digunakan banyak orang dengan kebutuhan dan kondisi yang beragam.

Diberlakukannya larangan makan dan minum menciptakan lingkungan di dalam MRT yang lebih netral. Sehingga penumpang tidak perlu menghadapi suara, aroma, dan aktivitas makan orang lain selama perjalanan.

4. Menghindari Risiko Makanan dan Minuman Tumpah

Kereta MRT bergerak, berhenti, dan berakselerasi. Membawa makanan atau minuman dalam kondisi terbuka meningkatkan kemungkinan tumpah ke lantai, bangku, dan ke penumpang lain.

Hal ini tentu akan mengotori kereta dan menyebabkan permukaan lantai kereta MRT menjadi licin.

5. Mengurangi Sampah dan Sisa Makanan

Makan di dalam MRT pasti menghasilkan bungkus makanan, tisu, sedotan, dan sisa makanan. Jika ada penumpang yang tidak membuangnya dengan benar, sampah akan menumpuk dan mengganggu kebersihan lingkungan transportasi.

6. Menjaga Standar Transportasi Publik

Aturan serupa yang diterapkan di layanan transportasi publik Indonesia juga diterapkan di sistem kereta bawah tanah Tianjin, China. Jadi, pembatasan makan dan minum adalah upaya operator transportasi menciptakan lingkungan perjalanan yang nyaman.

Alasan kenapa di MRT tidak boleh makan dan minum adalah untuk kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Jadi, penumpang sebaiknya mengikuti aturan ini dengan baik untuk kemaslahatan bersama. (Aya)

Baca juga: Kenapa Beberapa Jalur MRT Berada di Bawah Tanah? Ini Alasannya