Konten dari Pengguna

Kenapa Mi Instan Dibuat Keriting, Bukan Lurus? Ini Alasan di Balik Itu

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa Mi Instan Dibuat Keriting, Bukan Lurus,Foto:Unsplash/Kevin kevin
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Mi Instan Dibuat Keriting, Bukan Lurus,Foto:Unsplash/Kevin kevin

Kenapa mi instan dibuat keriting, bukan lurus? Bentuk mi instan yang bergelombang ternyata bukan sekadar dibuat untuk memberikan tampilan yang berbeda.

Jika diperhatikan, hampir setiap mi instan memiliki pola gelombang yang khas, bahkan sejak dikeluarkan dari kemasannya.

Kenapa Mi Instan Dibuat Keriting, Bukan Lurus Bentuknya?

Ilustrasi Kenapa Mi Instan Dibuat Keriting, Bukan Lurus,Foto:Unsplash/Miles Burke

Kenapa mi instan dibuat keriting, bukan lurus? Dikutip dari situs YouTube Gini Bre di balik bentuk tersebut ada pertimbangan yang berkaitan dengan cara mi dimasak, ketahanannya selama proses distribusi, hingga penggunaan ruang dalam kemasan.

1. Lebih Cepat Matang Saat Dimasak

Gelombang pada mi membuat terdapat banyak celah di antara bagian-bagiannya. Ketika mi dimasukkan ke dalam air panas, air dapat menjangkau permukaan mi dengan lebih mudah dan meresap ke berbagai bagian.

Kondisi ini membantu proses hidrasi berlangsung lebih cepat sehingga mi dapat menjadi lunak dalam waktu yang relatif singkat.

Bentuk tersebut juga membuat air panas tidak hanya mengenai satu sisi mi saja. Karena permukaannya memiliki banyak lekukan, panas dan air bisa menjangkau lebih banyak bagian selama proses memasak.

2. Mengurangi Risiko Mi Mudah Patah

Mi yang dibuat lurus dan panjang akan lebih rentan patah, terutama ketika harus melewati berbagai tahapan seperti pengeringan, pengemasan, penyimpanan, hingga pengiriman.

Bentuk bergelombang membuat mi memiliki struktur yang lebih fleksibel sehingga tidak terlalu mudah hancur ketika mengalami guncangan atau tekanan selama proses tersebut.

Hal ini tentu penting karena konsumen biasanya mengharapkan mi tetap dalam kondisi utuh ketika kemasan dibuka. Jika mi mudah patah, pengalaman saat memasaknya juga menjadi kurang menyenangkan.

3. Lebih Hemat Ruang Dalam Kemasan

Bentuk keriting juga membantu mi tersusun lebih padat. Mi yang panjang dan lurus membutuhkan ruang lebih besar, sedangkan bentuk bergelombang memungkinkan helaian mi dilipat dan dipadatkan tanpa harus dibuat terlalu pendek.

Produsen dapat menggunakan kemasan yang tetap ringkas tetapi mampu menampung porsi mi yang sesuai. Bentuk ini juga membuat produk lebih mudah ditata selama penyimpanan dan pengiriman.

Kenapa mi instan dibuat keriting, bukan lurus? Bentuk keriting pada mi instan sebenarnya memiliki fungsi yang cukup penting.

Selain membuatnya lebih praktis saat dimasak, bentuk tersebut juga membantu menjaga mi tetap utuh dan membuat penggunaan ruang dalam kemasan menjadi lebih efisien. (shr)

Baca juga: Asal Usul Mie Aceh, Warisan Kuliner yang Kaya Rempah