Konten dari Pengguna

Kenapa Pakaian Bau Setelah Kehujanan? Ini Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa Pakaian Bau Setelah Kehujanan? Unsplash.com/Daeva miles
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Pakaian Bau Setelah Kehujanan? Unsplash.com/Daeva miles

Saat membereskan pakaian dan tiba-tiba ada pakaian bau akibat terkena hujan, kebanyakan orang pasti bertanya-tanya: Kenapa pakaian bau setelah kehujanan dan bagaimana cara mengatasinya?

Masalah ini sering terjadi, utamanya pada musim hujan, di daerah pesisir, dan di wilayah dengan iklim yang sangat lembap. Sebenarnya, selain karena hujan bau pada pakaian disebabkan oleh banyak faktor lainnya.

Penyebab Kenapa Pakaian Bau Setelah Kehujanan?

Ilustrasi Kenapa Pakaian Bau Setelah Kehujanan? Unsplash.com/Andy Tang

Kenapa pakaian bau setelah kehujanan? Ketika pakaian dalam kondisi lembap terlalu lama, terbentuklah lingkungan yang ideal untuk bakteri dan jamur berkembang biak.

Mikroorganisme tersebut memanfaatkan bahan organik yang ada pada pakaian. Khususnya sebum pada pakaian, yaitu minyak alami yang dihasilkan kulit manusia.

Saat semua mikroorganisme menguraikan bahan-bahan tersebut, mereka akan menghasilkan senyawa yang menimbulkan bau tidak sedap.

Dikutip dari ozono.au, bau pakaian basah yang masih tertinggal akibat kehujanan merupakan hasil dari beberapa faktor, antara lain:

  • Bakteri yang berkembang biak pada kain yang lembap.

  • Spora jamur tumbuh dalam kondisi sirkulasi udara yang rendah.

  • Minyak alami dari kulit manusia terurai seiring waktu.

Jamur dan bakteri tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap. Kondisi ini persis seperti yang terdapat pada pakaian yang terkena hujan dan pakaian yang masih basah atau lembap.

Selain itu, kelembapan yang tersisa serta bahan organik merupakan faktor penting yang mendorong pertumbuhan mikroorganisme pada tekstil.

Ketika sisa deterjen dari proses pencucian, minyak dari tubuh manusia, dan kelembapan akibat kehujanan bercampur, semuanya menciptakan lingkungan ideal bagi mikroorganisme penyebab bau berkembang.

Itulah sebabnya, selain pakaian yang kehujanan, bahkan pakaian yang baru saja dicuci masih dapat mengeluarkan bau tidak sedap.

Untuk mengatasi masalah ini, beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga pakaian tetap wangi yaitu:

  • Mengeringkan pakaian secepat mungkin.

  • Meningkatkan sirkulasi udara dengan menggunakan kipas atau membuka jendela.

  • Menghindari memasukkan terlalu banyak pakaian ke dalam mesin cuci.

  • Membersihkan mesin cuci secara rutin.

  • Mengurangi penggunaan detergen untuk meminimalkan residu.

Itulah penyebab kenapa pakaian bau setelah kehujanan dan kebiasaan sederhana untuk upaya pencegahannya. Terapkan sehari-hari agar pakaian tetap bersih dan wangi berseri. (Aya)

Baca juga: Kenapa Pakaian Hitam Cepat Panas? Begini Penjelasan di Baliknya