Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 10 Kurikulum Merdeka
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 11 memberi wawasan luas tentang pemahaman paragraf dalam berbagai teks. Siswa diajak berlatih mengerjakan soal dan kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 11 halaman 10 Kurikulum Merdeka.
Salah satu aktivitas menarik dalam materi bahasa Indonesia kali ini terdapat dalam sub Kegiatan 2, yaitu menentukan pola pengembangan paragraf. Materi yang dibahas adalah pola pengembangan paragraf deduksi.
Paragraf deduksi adalah apabila kalimat utama terletak di awal paragraf dan diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas. Apabila paragraf diawali dengan kalimat-kalimat penjelas dan diakhiri kalimat utama, maka pengembangan ini dinamakan paragraf induksi.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 10 Kurikulum Merdeka untuk Latihan Soal di Rumah
Agar semakin menguasai topik pengembangan paragraf, berikut adalah kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 11 halaman 10 Kurikulum Merdeka, soal-soalnya ditulis ulang dari buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas XI, Heny Marwati dkk, 2021, 10-11.
1. Soal Pertama
Jawablah soal benar atau salah dari berbagai pernyataan di bawah ini!
1. Dalam satu paragraf boleh terdapat dua ide pokok yang dituangkan dalam dua kalimat utama.
Jawaban: Salah, karena satu paragraf yang baik umumnya memiliki satu ide pokok yang dikembangkan melalui kalimat utama dan kalimat penjelas.
2. Hanya terdapat satu kalimat penjelasan dalam satu paragraf untuk menjelaskan ide pokok.
Jawaban: Salah, karena kalimat penjelas dalam paragraf dapat berjumlah lebih dari satu.
3. Pola pengembangan paragraf deduksi dimulai dengan pernyataan umum kemudian diakhiri dengan pernyataan-pernyataan khusus.
Jawaban: Benar, karena paragraf deduktif dimulai dengan gagasan umum, kemudian diikuti penjelasan khusus.
4. Kalimat utama pada pengembangan induktif terletak di akhir paragraf.
Jawaban: Benar, karena paragraf induktif biasanya menempatkan kalimat utama atau simpulan di akhir paragraf.
5. Pola pengembangan induktif dimulai dengan pernyataan-pernyataan khusus kemudian diakhiri dengan pernyataan umum.
Jawaban: Benar, karena paragraf induktif menyajikan fakta atau pernyataan khusus terlebih dahulu, kemudian menarik simpulan umum.
2. Soal Kedua
Identifikasilah pola pengembangan paragraf deduksi atau induksi paragraf-paragraf di bawah ini!
a. Pemerintah lewat Kementerian Pertanian berniat menambah luas lahan sawah guna menciptakan ketahanan pangan nasional. Hal ini dirasa penting karena banyak lahan pertanian yang mengalami alih fungsi. Ketahanan pangan ini dirasa mendesak untuk segera dilakukan karena krisis yang melanda seluruh bangsa-bangsa di dunia akibat pandemi Covid-19. Setiap bangsa harus segera memenuhi kebutuhan pangannya sendiri dan tidak bisa bergantung pada impor dari bangsa lain. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang terutama menyangkut daerah mana di Indonesia yang layak untuk segera dibuka menjadi lahan pertanian baru.
Jawaban: Deduktif.
b. Buah lokal dipercaya lebih sehat dan segar dibandingkan buah impor. Hal ini disebabkan buah impor yang masuk ke Indonesia memerlukan waktu yang cukup lama dalam proses pengirimannya. Seperti buah apel yang diimpor dari Amerika. Mereka butuh waktu lebih dari tiga minggu untuk sampai ke tanah air. Hanya dengan proses pengawetan buah tersebut akan tetap segar ketika sampai ke masyarakat Indonesia. Dengan alasan itulah, mengonsumsi buah lokal dirasa lebih menyehatkan karena pastinya tidak ada unsur pengawet.
Jawaban: Deduktif.
c. Gerakan mencintai barang dalam negeri semakin lantang digaungkan. Buah dan sayur sebagai bagian dari kekayaan hayati Indonesia juga menjadi fokus gerakan. Namun, sejumlah permasalahan masih terus mengganjal. Baru-baru ini Menteri Pertanian mengatakan bahwa tingkat konsumsi buah dan sayur masyarakat Indonesia masih rendah. Tingkat konsumsi buah lokal masyarakat Indonesia belum mencapai 40 kg per kapita setiap tahun, padahal seharusnya lebih dari 65 kg per kapita per tahun. Permasalahan yang lain seperti volume produksi dari tingkat petani. Selama ini, produksi buah-buahan lokal masih dari usaha yang bersifat pekarangan, bukan perkebunan besar. Dengan kondisi tersebut, volume produksi buah-buahan lokal Indonesia juga menjadi terbatas.
Jawaban: Deduktif.
d. Kota Batu, Malang, Jawa Timur selama ini dikenal sebagai penghasil apel. Namun, ternyata kota sejuk di Kota Malang tersebut juga menghasilkan ketela khas yang sangat disukai oleh masyarakat Jepang, yaitu ketela ungu. Para petani di Batu, Malang bahkan hampir setiap bulan mengekspor jenis umbi ini. Masyarakat Jepang sangat suka mengonsumsi umbi ungu karena banyak manfaat kesehatan yang ada pada kandungan umbi ungu ini. Beberapa manfaat mengonsumsi umbi ungu adalah bisa mencegah penyakit asma, kanker, bahkan diabetes. Memang sangat luar biasa pada saat kita suka mengonsumsi produk makanan asing seperti beberapa jenis makanan cepat saji yang belum tentu sehat untuk tubuh kita. Ternyata makanan produk lokal Indonesia disukai oleh orang Jepang. Jadi, tunggu apa lagi. Mulailah mengonsumsi produk makanan lokal Indonesia karena ternyata banyak manfaat kesehatan yang kita dapatkan dari produk makanan lokal kita.
Jawaban: Induktif.
Kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 11 halaman 10 Kurikulum Merdeka di atas bisa dipelajari untuk menguasai materi pengembangan paragraf dalam teks bahasa Indonesia. Siswa bisa mengidentifikasi mana paragraf deduktif atau induktif dalam setiap butir soal tersebut. (Win)
Baca juga: Tanggal Mr Soepomo Mengemukakan Dasar Negara di Hadapan Sidang BPUPKI