Konten dari Pengguna

Losis: Istilah dalam Produksi Kelapa Sawit, Simak Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Losis adalah, Foto:Unsplash/Thomas Lefebvre
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Losis adalah, Foto:Unsplash/Thomas Lefebvre

Losis adalah istilah yang dapat ditemukan dalam pembahasan mengenai proses produksi kelapa sawit.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, terdapat berbagai tahapan yang perlu diperhatikan, mulai dari proses panen di lapangan hingga pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) di pabrik.

Setiap tahapan memiliki kaitan dengan hasil produksi sehingga proses pengelolaannya perlu dilakukan secara optimal.

Losis adalah Presentase Kehilangan Minyak Kelapa Sawit

Ilustrasi Losis adalah, Foto:Unsplash/Hans

Losis adalah persentase kehilangan minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) dan inti sawit (kernel) yang terjadi selama proses panen di lapangan hingga pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) di pabrik.

Kehilangan tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses produksi karena berkaitan dengan efisiensi pengelolaan hasil kelapa sawit.

Berdasarkan artikel rri.co.id, losis juga berkaitan dengan kehilangan hasil panen akibat sistem pascapanen tradisional yang belum efisien. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan yang perlu segera dibenahi untuk meningkatkan efisiensi produksi.

Dengan sistem yang lebih efisien, proses pengelolaan hasil panen hingga pengolahan di pabrik dapat berjalan dengan lebih optimal.

Pengendalian losis menjadi hal utama dalam pengelolaan energi di pabrik kelapa sawit. Dalam kegiatan operasional pabrik, pemanfaatan energi perlu dilakukan secara optimal agar proses produksi dapat berlangsung dengan lancar.

Losis merupakan salah satu hal yang berkaitan dengan upaya pengendalian tersebut. Pemanfaatan energi dan pengendalian losis energi secara optimal dapat membantu pabrik kelapa sawit beroperasi dengan lancar.

Pengendalian kehilangan hasil dan energi menjadi bagian penting dalam pengelolaan proses di pabrik kelapa sawit. Upaya tersebut berkaitan dengan bagaimana proses produksi dapat berlangsung secara efisien dan energi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.

Secara garis besar, losses atau kehilangan dalam proses kelapa sawit dibagi menjadi dua jenis. Pembagiannya terdiri atas losses yang dapat dikembalikan dan losses yang tidak dapat dikembalikan.

Pembagian tersebut menunjukkan bahwa losses menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam proses produksi kelapa sawit.

Pengendalian terhadap kehilangan hasil juga berkaitan dengan upaya meningkatkan efisiensi, baik dalam proses pascapanen maupun pengolahan TBS di pabrik. Dengan demikian, losis berkaitan dengan kehilangan hasil selama rangkaian proses produksi.

Losis adalah persentase kehilangan CPO atau kernel yang terjadi sejak proses panen di lapangan hingga pengolahan TBS di pabrik, sehingga pengendaliannya menjadi bagian penting dalam menjaga efisiensi produksi dan pengelolaan energi. (Rahma)

Baca juga: Langkah Pertama dalam Berpikir Komputasional adalah Apa? Cek di Sini