Makadam adalah Apa? Ini Penjelasannya yang Menarik untuk Diketahui
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makadam adalah salah satu metode pengerasan jalan yang menggunakan susunan batu sebagai lapisan permukaan.
Sebelum teknologi pembangunan jalan berkembang seperti sekarang, berbagai cara sederhana digunakan untuk menciptakan jalur yang lebih kuat dan nyaman dilalui.
Salah satunya adalah metode yang dikenal sebagai makadam dan pernah menjadi bagian penting dalam perkembangan konstruksi jalan.
Makadam adalah Proses Pengerasan Jalan
Makadam adalah apa? Dikutip dari situs www.britannica.com, makadam merupakan pengerasan jalan dengan memberikan dua macam lapisan batu-batuan, yaitu batu kasar dan batu halus, di atas lapisan dasar yang menggunakan batu sungai atau batu kali.
Istilah ini juga digunakan untuk menyebut jenis jalan yang dibuat melalui metode tersebut.
Dalam sejarah pembangunan jalan, metode makadam dikaitkan dengan John Loudon McAdam, seorang insinyur Skotlandia yang mengembangkan teknik pengerasan jalan pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19.
Metodenya mengandalkan batu pecah dengan ukuran tertentu yang disusun dalam beberapa lapisan sehingga membentuk permukaan jalan yang lebih padat.
Teknik tersebut kemudian dikenal sebagai macadam road construction. Metode ini menjadi salah satu perkembangan penting dalam sejarah konstruksi jalan.
Pembuatan jalan makadam pada dasarnya memanfaatkan batu sebagai material utama. Batu berukuran lebih besar ditempatkan pada bagian bawah, kemudian material yang lebih kecil digunakan untuk mengisi ruang di antara batu tersebut.
Kemudian permukaan dipadatkan agar susunan material menjadi lebih rapat dan mampu menahan beban lalu lintas. Konsep tersebut menjadi dasar bagi sejumlah teknik konstruksi jalan yang berkembang setelahnya.
Istilah makadam juga memiliki hubungan erat dengan perkembangan jalan modern. Seiring meningkatnya kebutuhan transportasi, metode pengerasan terus mengalami perubahan.
Penggunaan bahan pengikat seperti aspal kemudian melahirkan istilah tarmacadam, yang pada perkembangannya dikenal sebagai tarmac atau permukaan jalan beraspal.
Meskipun jalan masa kini umumnya menggunakan teknologi dan material yang lebih kompleks, prinsip dasar makadam tetap menarik untuk dipelajari.
Metode tersebut menunjukkan bagaimana pemilihan ukuran batu, penyusunan lapisan, serta pemadatan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan permukaan jalan yang lebih kokoh.
Dengan demikian, makadam adalah metode pengerasan jalan menggunakan susunan batu yang menjadi salah satu tonggak penting dalam perkembangan konstruksi sebuah jalan. (Dista)
Baca Juga: Kenapa Nama Jalan Bisa Berubah? Simak Penjelasannya