Mengapa Kanguru Memiliki Kantong? Ini Alasan dan Fungsinya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa Kanguru memiliki kantong menjadi hal menarik untuk diketahui karena bagian tubuh tersebut berkaitan erat dengan cara Kanguru merawat anaknya.
Kanguru merupakan hewan marsupial yang berasal dari Australia dan dikenal sebagai salah satu hewan ikonik dari negara tersebut.
Selain kemampuan melompat yang khas, Kanguru betina memiliki kantong pada bagian perut yang digunakan dalam proses perkembangan anak setelah lahir.
Mengapa Kanguru Memiliki Kantong yang Bisa Dimasuki Anaknya?
Mengapa Kanguru memiliki kantong berkaitan dengan kondisi anak Kanguru ketika dilahirkan. Berdasarkan penjelasan discoverwildlife.com, anak Kanguru lahir dalam kondisi sangat kecil dan belum berkembang sempurna. Setelah lahir, anak Kanguru perlu melanjutkan proses pertumbuhan di dalam kantong induknya.
Sesaat setelah dilahirkan, bayi akan merangkak melewati bulu tubuh induknya untuk mencapai kantong. Setelah masuk ke dalam kantong, bayi akan menempel pada puting susu dan melanjutkan perkembangan tubuhnya.
Selama berada di dalam kantong, anak Kanguru mendapatkan perlindungan sekaligus asupan yang dibutuhkan untuk tumbuh. Kondisi bayi yang masih belum berkembang sempurna membuat perlindungan dari induk menjadi sangat penting.
Kantong berfungsi sebagai tempat yang aman bagi anak selama melewati tahap awal kehidupannya. Dengan berada di dalam kantong, anak Kanguru dapat tetap berada dekat dengan induknya.
Posisi tersebut memungkinkan induk membawa anak sambil tetap melakukan berbagai aktivitas. Kantong menjadi bagian dari adaptasi marsupial dalam merawat anak yang lahir sebelum berkembang secara sempurna.
Kantung atau kantong marsupial juga menjadi ciri khas kelompok hewan marsupial. Istilah marsupial berasal dari bahasa Latin marsupium yang berarti “kantong”. Artinya, karakteristik tersebut memiliki hubungan erat dengan cara kelompok hewan ini merawat keturunannya.
Kantong pada marsupial diperkirakan pada awalnya hanya berupa lipatan kulit yang berfungsi melindungi anak ketika menyusu. Seiring perkembangan kelompok marsupial, bentuk kantong menjadi lebih besar sehingga induk dapat membawa anak dengan lebih aman.
Kanguru memiliki beberapa spesies dengan ukuran dan habitat yang berbeda, seperti Kanguru merah, Kanguru abu-abu timur, dan Kanguru kecil. Hewan ini juga dikenal karena kemampuan melompat yang sangat baik.
Kanguru dapat melakukan lompatan hingga sekitar 3 meter secara vertikal dan mencapai jarak sekitar 9 meter dalam satu lompatan. Kemampuan tersebut merupakan salah satu bentuk adaptasi Kanguru dalam menghadapi lingkungan tempat hidupnya.
Selain kemampuan bergerak dengan melompat, keberadaan kantong pada Kanguru betina merupakan adaptasi penting dalam proses merawat keturunan. Kanguru juga mempunyai peran penting dalam ekosistem Australia dan menjadi simbol nasional negara tersebut.
Keunikan bentuk tubuh serta cara berkembang biaknya membuat Kanguru dikenal luas sebagai salah satu hewan khas Australia. Mengapa Kanguru memiliki kantong dapat dipahami dari cara anak Kanguru berkembang setelah lahir.
Bayi lahir dalam kondisi sangat kecil dan belum berkembang sempurna sehingga membutuhkan tempat yang aman untuk melanjutkan pertumbuhan. Kantong membantu melindungi dan merawat anak sekaligus memungkinkan induk membawa anak selama tahap awal kehidupannya. (Rahma)
Baca juga: Hewan Apa yang Bisa Hidup Tanpa Kepala? Cek Jawabannya yang Bikin Mengejutkan