Konten dari Pengguna

Hewan Apa yang Bisa Hidup Tanpa Kepala? Cek Jawabannya yang Bikin Mengejutkan

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hewan Apa yang Bisa Hidup Tanpa Kepala,Foto:Unsplash/Adam Currie
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hewan Apa yang Bisa Hidup Tanpa Kepala,Foto:Unsplash/Adam Currie

Hewan apa yang bisa hidup tanpa kepala mungkin terdengar seperti pertanyaan yang sulit dipercaya.

Bagaimana mungkin seekor hewan tetap bertahan ketika bagian tubuh yang menjadi tempat otak dan berbagai organ penting lainnya sudah tidak ada? Namun, dunia hewan memang menyimpan banyak hal yang di luar dugaan.

Hewan Apa yang Bisa Hidup Tanpa Kepala dan Organ Penting Lainnya?

Ilustrasi Hewan Apa yang Bisa Hidup Tanpa Kepala,Foto:Unsplash/Thomas Iversen

Hewan apa yang bisa hidup tanpa kepala? Berikut beberapa hewan yang dikenal mampu bertahan hidup tanpa kepala atau tetap menunjukkan aktivitas tubuh setelah kehilangan bagian tersebut yang dikutip dari situs discoverwildlife.com.

1. Ayam (Chicken)

Salah satu kisah paling terkenal datang dari seekor ayam bernama Mike the Headless Chicken. Ayam ini tercatat mampu bertahan hidup selama sekitar 18 bulan setelah kepalanya terpotong.

Hal tersebut terjadi karena sebagian batang otaknya yang mengatur fungsi dasar tubuh masih tersisa. Mike kemudian diberi makan dan minum dengan bantuan pemiliknya.

2. Kecoa

Kecoa dikenal memiliki kemampuan bertahan hidup yang luar biasa. Setelah kehilangan kepala, hewan ini masih dapat hidup selama beberapa minggu.

Kecoa bernapas melalui spirakel, yaitu lubang kecil yang terdapat di bagian dada dan perut, sehingga tidak bergantung pada mulut atau hidung untuk bernapas.

Sistem peredaran darahnya yang terbuka juga membuat kehilangan darah tidak langsung menyebabkan kematian seperti pada manusia.

3. Tawon

Tawon memiliki kumpulan saraf yang disebut ganglia dan tersebar di sepanjang tubuhnya. Karena itu, beberapa gerakan dan respons tubuh masih dapat berlangsung meskipun kepalanya sudah terpisah.

Aktivitas tersebut memungkinkan tubuhnya tetap bergerak atau merespons rangsangan untuk sementara waktu.

4. Axolotl

Axolotl terkenal karena kemampuan regenerasinya yang luar biasa. Hewan ini dapat memperbaiki dan menumbuhkan kembali sejumlah bagian tubuh yang mengalami kerusakan.

Kemampuan tersebut tidak berarti axolotl dapat hidup normal tanpa kepala sepenuhnya.

5. Belalang Sembah Jantan

Pada beberapa spesies belalang sembah, betina dapat memakan kepala jantan sebelum atau ketika proses kawin berlangsung. Menariknya, tubuh jantan masih dapat melanjutkan gerakan perkawinan selama beberapa waktu.

Hal ini berkaitan dengan sistem saraf yang memungkinkan sebagian gerakan tubuh dikendalikan tanpa harus selalu bergantung pada otak.

6. Ular Berbisa (Rattlesnake)

Kepala ular berbisa yang sudah terpisah dari tubuhnya masih dapat menunjukkan refleks menggigit selama beberapa waktu. Karena refleks tersebut tetap bekerja, kepala ular yang telah terputus tetap berbahaya jika disentuh atau didekati.

7. Katak (Toad)

Katak juga dapat menunjukkan gerakan tertentu setelah mengalami kerusakan berat pada bagian kepala, terutama apabila sebagian jaringan saraf yang mengatur fungsi dasar masih bekerja.

Gerakan seperti melompat atau merespons rangsangan dapat terjadi untuk waktu tertentu.

8. Cacing Pipih Planaria (Planarian Flatworm)

Planaria memiliki kemampuan regenerasi yang sangat menakjubkan. Tubuhnya mengandung sel punca yang dapat membantu membentuk kembali bagian tubuh yang hilang.

Ketika kepalanya terpotong, bagian tubuh yang tersisa bahkan dapat menumbuhkan kepala baru lengkap dengan struktur otaknya.

9. Semut Api (Fire Ant)

Semut api yang terinfeksi larva lalat parasit tertentu dapat mengalami kondisi yang tidak biasa. Larva tersebut berkembang di dalam tubuh semut dan dapat merusak bagian otaknya.

Meski begitu, semut masih dapat bergerak selama beberapa waktu dan tampak seperti berjalan tanpa arah sebelum akhirnya mati.

10. Kura-kura (Tortoise)

Kura-kura mempunyai metabolisme yang relatif lambat dibandingkan banyak hewan lainnya. Dalam catatan historis tertentu, pernah dilaporkan kura-kura dapat bertahan cukup lama setelah mengalami kehilangan fungsi otak yang parah.

Namun, kemampuan ini tidak berarti kura-kura dapat hidup normal tanpa kepala dalam kondisi sebenarnya.

Berbagai contoh tersebut menunjukkan bahwa kemampuan bertahan hidup setiap hewan sangat dipengaruhi oleh struktur tubuh, sistem saraf, cara bernapas, hingga kecepatan metabolismenya.

Istilah "hidup tanpa kepala" perlu dipahami dengan tepat karena sebagian besar hewan tersebut hanya mampu bertahan dalam kondisi terbatas dan tidak benar-benar dapat menjalani kehidupan normal tanpa kepala.

Hewan apa yang bisa hidup tanpa kepala ternyata memiliki jawaban yang cukup beragam, meskipun kemampuan setiap hewan tidak sama.

Fakta-fakta tersebut menunjukkan betapa beragamnya cara hewan beradaptasi dan mempertahankan fungsi tubuhnya. (shr)

Baca juga: Kenapa Es Batu Bisa Mengapung di Atas Air? Cek Teorinya di Sini