Kenapa Es Batu Bisa Mengapung di Atas Air? Cek Teorinya di Sini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa es batu bisa mengapung di atas air? Es batu dapat mengapung di air karena massa jenis atau densitas es jauh lebih kecil daripada massa jenis air dalam keadaan cair.
Prinsip tersebut merupakan salah satu contoh penerapan konsep massa jenis dan gaya apung dalam materi Fisika. Fenomena ini juga bisa dijelaskan menggunakan Hukum Archimedes. Benda di dalam fluida mendapatkan gaya ke atas sebesar berat fluida yang dipindahkannya.
Pada saat es dimasukkan ke dalam air, sebagian volume es ada di bawah permukaan air. Air yang dipindahkan itu menghasilkan gaya apung ke atas. Es akan berhenti di posisi ketika gaya apungnya sama dengan berat es.
Kenapa Es Batu Bisa Mengapung Di Atas Air? Ini Penjelasan Teorinya
Kenapa es batu bisa mengapung di atas air? Karena massa jenis es lebih kecil daripada air. Hal ini membuat es tidak perlu seluruhnya masuk ke dalam air untuk mendapatkan gaya apung yang cukup untuk menopang beratnya.
Itulah sebabnya, manusia melihat sebagian es berada di atas permukaan air. Massa jenis adalah perbandingan antara massa suatu benda dengan volumenya, yaitu: ρ = m/V.
Mengutip h2oglobalnews.com, saat air membeku, terjadi perubahan susunan molekul pada air. Molekul-molekul air dalam es membentuk sebuah struktur yang lebih teratur dan memiliki banyak ruang kosong dibandingkan ketika air berbentuk cair.
Kemudian untuk massa air yang sama, volume es dapat menjadi lebih besar. Karena massa jenis merupakan massa dibagi volume, maka bertambahnya volume menyebabkan massa jenis es menjadi lebih kecil.
Karena hal tersebut, es memiliki massa jenis sekitar 0,92 g/cm³. Sedangkan air cair sekitar 1 g/cm³ pada kondisi normal.
Ketika es dimasukkan ke dalam air, air memberikan gaya ke atas (apung) pada es. Jika massa jenis benda lebih kecil daripada massa jenis cairan, maka benda akan cenderung mengapung. Namun sebaliknya, benda dengan massa jenis yang lebih besar daripada cairan akan tenggelam.
Proses pembekuan justru membuat air mengembang. Pada air cair, molekul-molekul H₂O bergerak relatif bebas dan tersusun lebih rapat. Ketika suhu turun hingga membeku, ikatan hidrogen menyebabkan molekul-molekul itu tersusun membentuk struktur kristal yang lebih terbuka.
Kenapa es batu bisa mengapung di atas air? Es batu mengapung karena massa jenis es lebih kecil daripada massa jenis air. Saat di dalam air, es mendapat gaya apung dari air, sehingga hanya sebagian volumenya yang terendam. (Aya)
Baca juga: Mengapa Masyarakat Bali Membuat Canang Sari Setiap Hari? Ini Alasannya