Sebutan Tahun yang Memiliki Tanggal 29 Februari Setiap 4 Tahun Sekali
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

29 Februari terjadi setiap 4 tahun sekali tahun yang ada tanggal tersebut disebut tahun kabisat. Fenomena kalender ini membuat jumlah hari dalam satu tahun tidak selalu sama.
Jika tahun biasa memiliki 365 hari, tahun kabisat terdiri atas 366 hari karena bulan Februari mendapatkan tambahan satu hari.
Penyesuaian tersebut bukan sekadar perubahan kalender, melainkan cara untuk menyelaraskan perhitungan waktu dengan peredaran Bumi mengelilingi Matahari.
Sebutan Tahun yang Memiliki Tanggal 29 Februari Setiap 4 Tahun Sekali dan Penjelasannya
29 Februari terjadi setiap 4 tahun sekali, tahun yang ada tanggal tersebut disebut apa? Dikutip dari situs rri.co.id, inilah penjelasannya.
Dalam kalender Gregorian yang digunakan saat ini, Bumi membutuhkan waktu sekitar 365 hari, 5 jam, 48 menit, dan 46 detik untuk menyelesaikan satu putaran mengelilingi Matahari. Artinya, satu tahun astronomis sedikit lebih panjang daripada 365 hari.
Jika kalender hanya menghitung 365 hari setiap tahun, selisih waktu akan terus menumpuk dan menyebabkan tanggal kalender perlahan tidak sesuai dengan pergantian musim. Untuk mengatasi selisih itu, 1 hari tambahan dimasukkan ke dalam kalender pada tahun kabisat.
Hari tersebut ditempatkan setelah 28 Februari, sehingga bulan Februari memiliki 29 hari, sedangkan bulan-bulan lainnya tetap mengikuti jumlah hari seperti biasa. Penyesuaian ini membantu kalender tetap mendekati siklus tahunan Bumi.
Meskipun disebut terjadi setiap empat tahun, aturan tahun kabisat sebenarnya memiliki pengecualian. Tahun yang angkanya habis dibagi empat umumnya merupakan tahun kabisat.
Namun, tahun yang merupakan kelipatan 100 tidak termasuk tahun kabisat, kecuali juga habis dibagi 400. Sebagai contoh, tahun 2000 merupakan tahun kabisat karena dapat dibagi 400, sedangkan tahun 1900 bukan tahun kabisat karena hanya habis dibagi 100.
Aturan tersebut dibuat agar kalender tidak mengalami penambahan hari yang berlebihan. Tanpa pengecualian itu, penyesuaian kalender akan terlalu besar dibandingkan dengan durasi sebenarnya dari satu tahun astronomis.
Sistem ini merupakan bagian dari kalender Gregorian yang diperkenalkan pada tahun 1582 untuk memperbaiki ketepatan kalender sebelumnya.
Tahun kabisat juga memiliki keunikan bagi orang yang lahir pada tanggal 29 Februari. Tanggal ulang tahun mereka hanya muncul pada kalender setiap empat tahun sekali, meskipun usia tetap bertambah setiap tahun.
Dalam tahun biasa, perayaan ulang tahun dapat dilakukan pada tanggal 28 Februari atau 1 Maret, bergantung pada kebiasaan masing-masing.
Demikianlah penjelasan mengenai tahun kabisat, yaitu tahun yang memiliki tanggal 29 Februari dan umumnya berulang setiap empat tahun sekali. (Dista)
Baca Juga: Kenapa Kalender Dimulai Hari Minggu? Cek Fakta Menariknya di Sini