Vegemite adalah Apa? Ketahui Pengertiannya di Sini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Vegemite adalah apa? Pertanyaan tersebut berkaitan dengan produk pangan khas Australia yang memiliki karakter rasa cukup berbeda dari selai pada umumnya.
Produk berwarna gelap ini dikenal sebagai olesan yang biasa digunakan dalam berbagai sajian, terutama untuk menu sarapan.
Vegemite adalah Selai Gurih asal Australia
Dikutip dari thespruceeats.com, vegemite adalah olesan gurih berwarna cokelat tua yang dibuat dari ekstrak ragi dengan tambahan garam, ekstrak sayuran, ekstrak malt dari jelai, serta vitamin B.
Produk ini dikembangkan di Australia oleh ahli kimia Cyril Callister yang bekerja untuk Fred Walker Company pada 1922. Vegemite mulai dipasarkan pada 1923 setelah melalui proses pengembangan untuk memanfaatkan ekstrak ragi yang tersisa dari produksi bir.
Komposisi tersebut menghasilkan pasta dengan tekstur kental dan warna gelap. Kandungan ekstrak ragi memberikan rasa umami yang kuat, sedangkan garam membuat cita rasanya terasa gurih dan cukup tajam.
Vegemite juga memiliki sedikit rasa pahit sehingga penggunaannya biasanya dilakukan dalam lapisan tipis, terutama bagi orang yang belum terbiasa dengan rasanya.
Kandungan vitamin B menjadi salah satu karakter penting dari produk tersebut. Beberapa vitamin yang terdapat di dalamnya antara lain niasin, tiamin, riboflavin, dan folat.
Pada 1939, Vegemite memperoleh dukungan dari British Medical Association karena kandungan vitamin B yang dimilikinya.
Penggunaan Vegemite paling umum dilakukan sebagai olesan pada roti panggang atau cracker. Lapisan tipis Vegemite dapat dipadukan dengan mentega untuk memberikan rasa yang lebih seimbang.
Produk ini juga dapat disantap bersama irisan keju atau alpukat, digunakan sebagai pelengkap roti dan telur rebus, serta dimasukkan ke dalam olahan seperti sup dan pai daging.
Vegemite memiliki karakter yang berbeda dari selai manis seperti cokelat atau buah. Teksturnya padat dan cenderung menyerupai selai kacang, sementara rasanya lebih menonjolkan unsur asin, gurih, dan umami.
Kombinasi tersebut membuat cita rasanya dapat terasa kuat ketika digunakan terlalu tebal.
Produk ini kerap dibandingkan dengan Marmite karena keduanya menggunakan ekstrak ragi sebagai bahan utama.
Vegemite memiliki warna yang lebih gelap dan tekstur lebih kental, sedangkan Marmite cenderung berwarna cokelat lebih terang dengan konsistensi yang lebih encer.
Perbedaan bahan tambahan dan proses pengolahan turut membuat karakter rasa keduanya tidak sepenuhnya sama.
Dalam sejarahnya, Vegemite berkembang menjadi bagian dari budaya pangan Australia. Pada 1942, permintaan terhadap produk tersebut bahkan membuat persediaannya dijatah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan angkatan bersenjata selama Perang Dunia II.
Produk ini kemudian tetap digunakan sebagai bahan oles maupun campuran berbagai makanan.
Penyimpanannya dapat dilakukan dalam wadah asli di tempat penyimpanan bersuhu ruang. Alat yang digunakan untuk mengambil Vegemite sebaiknya bersih agar isi wadah tidak tercampur dengan sisa mentega atau bahan makanan lain.
Vegemite adalah olesan berbahan dasar ekstrak ragi dengan rasa asin, gurih, dan umami yang kuat. Penggunaannya dapat dipadukan dengan roti, cracker, keju, alpukat, hingga sejumlah hidangan lain sesuai selera. (Suc)
Baca Juga: Eatery Artinya Apa dalam Bahasa Inggris? Jangan Keliru Memahaminya