Konten dari Pengguna

Anti-Ribet! 5 Cara Simpel Ajarkan Matematika pada Anak

Ananda Fauzi

Ananda Fauzi

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ananda Fauzi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak menyukai matematika. Sumber Foto: Freepik.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak menyukai matematika. Sumber Foto: Freepik.

Matematika masih menjadi mata pelajaran yang menakutkan bagi sebagian besar anak-anak. Padahal sebenarnya matematika itu tidaklah serumit yang kita bayangkan karena pada dasarnya kita terbiasa mempraktikkan matematika di kehidupan sehari-hari.

Hayoo, kalian sadar gak nih? Sederhananya seperti saat kita menghitung uang kembalian, memperkirakan berapa jam kita bermain handphone, dan masih banyak lainnya.

Cara Belajar Matematika Anti-Ribet

Lalu cara apa aja sih yang bisa mempermudah anak belajar matematika agar mereka cepat paham? Yuk simak artikel ini supaya anak enggak takut lagi sama matematika.

solusi agar belajar matematika menjadi menyenangkan. Sumber : pribadi

1. Jangan mengejar nilai

Di zaman yang serba instan ini tidak sedikit anak yang menginginkan nilai tinggi tanpa ingin melalui prosesnya. Padahal di proses tersebutlah anak bisa belajar bahwa dengan menikmati proses maka hasil yang dicapai akan lebih maksimal.

Supaya lebih mudah memahami persoalan dalam matematika maka cobalah untuk menghargai proses dan tidak mengejar nilai dahulu. Tekankan bahwa proses belajar sedikit demi sedikit lebih penting dibanding mengejar nilai semata dengan begitu anak tidak akan mudah bosan dan menikmati proses pembelajaran.

2. Tanamkan rasa percaya diri anak

Diperlukan juga dorongan dari luar agar anak percaya bisa menyelesaikan soal matematika yang ia hadapi. Berikan semangat dan rasa percaya diri pada anak dalam menyelesaikan soal matematika yang dianggapnya sulit sehingga mereka tidak menyerah dan berusaha menyelesaikannya. Cara ini terlihat sederhana namun memiliki dampak yang panjang bagi pembentukan karakter seorang anak dalam menghadapi tantangannya kelak.

3. Gunakan media belajar yang menarik

Selain menanamkan karakter pada anak, belajar matematika juga akan terasa menyenangkan jika orang tua mau memberikan fasilitas berupa media pembelajaran yang menarik. Pilihlah media yang ramah anak dan menarik agar perhatian anak fokus pada pembelajaran, misalnya dengan media game based learning, alat peraga, maupun media pembelajaran video. Sesuaikan juga tantangan pada porsi anak agar mereka dapat menerima materi dengan maksimal.

4. Pilih metode yang menyenangkan dan interaktif

Cara belajar dan pemahaman anak dalam menangkap materi pembelajaran tidaklah sama. Jika di sekolah guru tidak bisa memberikan materi secara maksimal karena metode yang digunakan terlalu monoton maka orang tua maupun tenaga pengajar di lembaga bimbingan berbayar bisa menyampaikan materi dengan beberapa metode, seperti permainan, diskusi, storytelling, atau menganalogikannya ke kasus yang sering terjadi di sekitarnya sehingga anak akan lebih mudah mengimajinasikannya. Sampaikanlah materi dengan santai dan menyenangkan agar anak nyaman dan aktif dalam proses pembelajaran.

5. Terapkan di kehidupan nyata

Metode terakhir yaitu menerapkan di kehidupan nyata. Metode ini bisa menghilangkan anggapan pada anak bahwa matematika itu tidak berguna di kehidupan nyata. Banyak cara menerapkan matematika pada anak di kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah buah saat ke pasar, mengukur berat dan panjang benda, menghitung waktu pada jam, dan lainnya. Diperlukan dukungan orang tua dan lingkungan sekitar juga agar anak dapat belajar matematika secara maksimal.

Itulah 5 cara mengajarkan matematika pada anak agar mereka cepat memahami dan mau menikmati proses belajarnya. Dengan mengaplikasikan cara di atas, anak tidak lagi menganggap matematika menjadi pelajaran yang sulit tetapi juga akan menyadari bahwa banyak manfaat dengan belajar matematika.