Try Sutrisno: Pembentukan UKP-PIP Membuat Pancasila Lebih Membumi

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Try Sutrisno dan Boediono (Foto: Yudhistira Amran/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Try Sutrisno dan Boediono (Foto: Yudhistira Amran/kumparan)

Presiden Joko Widodo sudah meneken Peraturan Presiden mengenai Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) kemarin. Unit kerja ini bertugas untuk meningkatkan pengamalan Pancasila dalam kehidupan bernegara. Presiden sesegera mungkin akan mengumumkan siapa saja anggota UKP-PIP.

Menanggapi pembentukan unit kerja itu, mantan Wakil Presiden Try Sutrisno pun memberikan komentar. Try menyambut baik pembentukan unit itu.

[Baca juga: Mensesneg Jelaskan Beda Badan Pemantapan Pancasila dengan UKP-PIP]

"Oh enggak apa-apa itu sudah pengembangan organisasi. Itu sudah merealisasi Pancasila supaya membumi dan dapat dimanage dengan baik," kata Try Sutrisno di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon No 6, Jakarta, Kamis (1/6).

"(Pancasila ini supaya membuat Indonesia) adil, makmur, sejahtera, aman, sentosa," lanjut dia.

[Baca juga: Pidato Lengkap Presiden Jokowi di Hari Lahir Pancasila]

Sementara itu, saat diminta tanggapan untuk pertanyaan yang sama, mantan Wakil Presiden Boediono hanya menjawab singkat. Keduanya lalu meninggalkan lokasi.

"Sama kayak Pak Try. He..He..He.." imbuh Boediono.

[Baca juga: Jokowi: Tingkatkan Pemahaman dan Pengamalan Pancasila melalui Medsos]

Pagi ini Jokowi menggelar upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri. Tampak hadir seluruh menteri Kabinet Kerja dan para pimpinan lembaga tinggi negara lainnya. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengingatkan mengenai pentingnya pengamalan Pancasila khususnya saat kebinekaan di Indonesia tengah terancam.