UKP-PIP Akan Awasi Program Kementerian soal Pancasila

Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) memiliki sejumlah tugas dan fungsi demi meningkatkan pengamalan dan pemahaman Pancasila. Dalam menjalankan tugasnya nanti, UKP-PIP juga akan berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga.
Sebagai orang yang diminta oleh Presiden Jokowi untuk merumuskan unit kerja ini, Yudi Latif, menyebut UKP-PIP akan membantu mengkoordinasikan program-program tentang wawasan kebangsaan dengan beberapa lembaga dan kementerian terkait.
[Baca juga: UKP-PIP Akan Diisi 3 Deputi dan 9 Dewan Pengarah]
"Fungsi unit ini adalah pertama mengkoordinasikan berbagai program yang ada dan berkaitan dengan wawasan kebangsaan dan pengembangan pembinaan ideologi pancasila," katanya di Kantor Kementerian PAN-RB, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/6).
Selain berkoordinasi mengenai program kementerian agar sejalan dengan nilai Pancasila, UKP-PIP nantinya juga akan melakukan pengawasan dan evaluasi program sejumlah kementerian dan lembaga.
[Baca juga: Menteri PAN-RB: Insyaallah Yudi Latief Masuk UKP-PIP]

"Kita melakukan monitoring dan evaluasi program-program pendidikan di berbagai kementerian. Unit ini menjadi semacam dapur pengelola untuk memberikan bantuan seperti Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, Kementerian Ristek Dikti dengan merumuskan materi dan pembelajaran pancasila," jelasnya.
"Kita duduk bareng-bareng agar bisa dirumuskan satu materi pembelajaran," imbuhnya.
[Baca juga: Megawati, Try Sutrisno hingga Ma'ruf Amin Jadi Dewan Pengarah UKP-PIP]
Namun, ia menegaskan UKP-PIP tidak akan memonopoli pengawasan program di kementerian yang terkait pengamalan Pancasila. Menurut dia, UKP-PIP hanya akan berkoordinasi dengan para kementerian dan lembaga. Kementerian dan lembaga, kata dia, tetap akan menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing.
"Unit ini utamanya lebih mengembangkan jaringan kerja sama. Sekarang bukan lagi saatnya negara memonopoli semua. Sikapnya Pancasila kan gotong royong. Itu nanti kita akan jaring semua," pungkasnya.
[Baca juga:Try Sutrisno: Pembentukan UKP-PIP Membuat Pancasila Lebih Membumi]
Yudi Latief sendiri sejak awal dilibatkan dalam perumusan fungsi dan tugas serta pembentukan UKP-PIP. Meski masih malu-malu mengakui Yudi disebut oleh sejumlah pejabat pemerintahan sebagai calon kuat Kepala UKP-PIP. "Saya tidak ingin mendahului Presiden," jawabnya singkat.
Namun, Menteri PAN-RB Asman Abnur menyebut Yudi akan masuk ke dalam unit yang berada langsung di bawah supervisi Presiden tersebut.
