Pihak DWP Bantah Kerja Sama dengan Whip Pink, Klaim Namanya Dicatut
·waktu baca 2 menit

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri rampung melakukan pemeriksaan terhadap manajemen Djakarta Warehouse Project (DWP) terkait dugaan promosi penjualan Whip Pink atau dinitrogen oksida (N2O) pada acara yang berlangsung tahun 2023 silam.
Usai diperiksa, Direktur Ismaya Live, David Ferdian, menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak terafiliasi dengan pihak Whip Pink. Karena itu, kabar soal pihaknya mempromosikan pembelian Whip Pink adalah tidak benar.
"Iya, terkait promo whip pink, ya, tahun 2023. Ini kita mengklarifikasi kalau ini tidak terkait dengan DWP (Djakarta Warehouse Project). Karena kita tidak berafiliasi ataupun sponsorship atau kerja sama dengan whip pink," ujar David kepada wartawan di Bareskrim Polri, Senin (8/6).
Pihak DWP, kata David, sama sekali tidak pernah mempromosikan penjualan whip pink. Baik online maupun di media sosial resmi milik DWP. Menurutnya, DWP murni dicatut namanya oleh perusahaan yang memproduksi whip pink demi kepentingan penjualan.
Pihaknya juga sudah berupaya untuk melakukan takedown promosi itu yang mengaitkan dengan kegiatan DWP.
"Kita kemarin sempat kasih surat teguran kepada whip pink untuk men-take down promo-promonya dia, karena memang ini tidak terkait sama sekali dengan kegiatan kami ya, terutama DWP," ungkap David.
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan, pemeriksaan pihak manajemen DWP dijadwalkan berlangsung pada Senin (8/6) hari ini.
“Hari ini senin tanggal 8 juni 2026 pkl 15.00 wib, penyidik subdit 3 dittipid narkoba akan melakukan pemeriksaan management Djakarta Warehouse Project (DWP) terkait promosi penjualan whippink bersamaan dengan acara DWP tahun 2023,” kata Eko.
