4 Makanan Penurun Kolesterol untuk Cegah Penyakit Jantung

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kolesterol merupakan zat dalam tubuh yang sebenarnya tidak selalu buruk seperti anggapan banyak orang. Tubuh membutuhkan zat ini untuk membangun sel dan membuat vitamin serta hormon lainnya.
Namun, kolesterol yang kadarnya terlalu banyak memang dapat menimbulkan masalah. Mengutip laman Harvard Health, peningkatan jumlah kolesterol dalam darah dapat memicu masalah kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke.
Untungnya, ada beberapa makanan penurun kolesterol yang aman dikonsumsi sehari-hari. Simak daftar makanannya dalam artikel ini.
Daftar Makanan Penurun Kolesterol
Merangkum dari laman Mayo Clinic dan Harvard Health, berikut beberapa makanan yang dapat menurunkan jumlah kolesterol dalam tubuh:
1. Kacang-kacangan
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang almond, kenari, kacang tanah, dan kacang-kacangan lainnya baik untuk jantung.
Mengonsumsi 57 gram kacang sehari dapat menurunkan kolesterol jahat sekitar 5%. Kacang-kacangan juga memiliki nutrisi tambahan yang melindungi jantung.
Selain itu, bahan makananan tersebut kaya akan serat larut. Serat dapat membuat kacang butuh waktu lama untuk dicerna tubuh, sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama setelah memakannya.
Itulah mengapa kacang-kacangan merupakan makanan yang bermanfaat bagi orang yang mencoba menurunkan berat badan.
2. Alpukat
Alpukat merupakan sumber nutrisi dan asam lemak tak jenuh tunggal yang baik. Penelitian menunjukkan bahwa serat dari alpukat dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dan mengurangi kolesterol jahat.
Menambahkan dua porsi alpukat setiap minggunya ke dalam menu makanan Anda dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Namun, cara penyajiannya harus tepat, ya.
Cobalah menambahkan irisan alpukat ke dalam salad dan sandwich. Jika ingin lebih simpel, Anda bisa langsung memakan buah ini tanpa campuran apa pun lagi.
3. Minyak zaitun
Cobalah menggunakan minyak zaitun sebagai pengganti minyak atau lemak lain dalam proses memasak. Anda dapat menumis sayuran dengan minyak zaitun, menambahkannya ke dalam bumbu marinasi, atau mencampurkan dengan cuka sebagai saus salad.
Anda juga dapat menggunakan minyak zaitun sebagai pengganti mentega saat memanggang daging atau sebagai saus untuk roti. Minyak zaitun murni juga dapat mengurangi risiko serangan jantung.
4. Ikan dan asam lemak omega-3
Ikan berlemak memiliki kadar asam lemak omega-3 yang tinggi. Manfaatnya dapat mengurangi trigliserida, sejenis lemak yang ditemukan dalam darah.
Asam lemak omega-3 juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan risiko terbentuknya bekuan darah. Pada orang yang pernah mengalami serangan jantung, asam ini pun dapat mengurangi risiko kematian mendadak.
Perlu dicatat bahwa asam lemak omega-3 tidak memengaruhi kadar kolesterol jahat, tetapi membantu menurunkan trigliserida dan meningkatkan kolesterol baik.
American Heart Association merekomendasikan untuk mengonsumsi setidaknya dua porsi ikan yang tinggi asam lemak omega-3 setiap minggu. Berikut beberapa jenis ikannya:
Ikan kembung
Ikan haring
Ikan tuna
Ikan salmon
Ikan trout
Baca Juga: Obat Alami Asam Urat dan Kolesterol Apa? Ini 8 Rekomendasinya
(DEL)
