Konten dari Pengguna

4 Minuman Pemicu Kanker yang Perlu Dihindari

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi minuman pemicu kanker. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi minuman pemicu kanker. Foto: Pexels.com

Menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah langkah penting untuk mempertahankan kesehatan secara menyeluruh. Meski air putih merupakan pilihan terbaik, kenyataannya banyak orang lebih sering mengonsumsi berbagai jenis minuman lain.

Kendati menyegarkan, tak sedikit dari jenis minuman tersebut dapat memberi efek buruk bagi tubuh, bahkan berisiko memicu kanker jika dikonsumsi secara berlebihan.

Kandungan seperti gula tinggi, bahan pengawet, hinga pemanis buatan berpotensi merusak jaringan tubuh dan memicu pertumbuhan sel kanker. Untuk mengetahui apa saja jenis minuman pemicu kanker yang perlu diwaspadai, simak informasi selengkapnya berikut ini.

Minuman Pemicu Kanker

Ilustrasi minuman pemicu kanker. Foto: Pexels.com

Mengenal berbagai jenis minuman yang dapat memicu kanker penting agar orang dapat memilih asupan harian dengan bijak dan menggantinya dengan pilihan yang lebih sehat.

Mengutip buku berjudul Buku Ajar Gizi dan Kanker karya Fuadiyah Nila Kurniasari dkk., dan laman UT Southwestern Medical Center, beberapa jenis minuman pemicu kanker yang harus diwaspadai, antara lain.

1. Minuman Bersoda

Minuman bersoda memang menyegarkan, apalagi saat disajikan dingin. Namun di balik kenikmatannya, minuman ini menyimpan risiko besar.

Kandungan gula yang sangat tinggi tak hanya meningkatkan kadar gula darah, tetapi juga memicu peradangan kronis dan dapat mempercepat perkembangan kanker. Selain itu, konsumsi minuman manis juga dapat menyebabkan obesitas yang dikenal sebagai salah satu faktor risiko utama kanker.

2. Alkohol

Alkohol adalah istilah umum untuk etanol, yakni golongan alkohol yang dihasilkan dari pemecahan molekul gula oleh ragi untuk menghasilkan energi. Namun, alkohol juga berkaitan erat dengan risiko kanker.

Hal ini karena alkohol memiliki zat yang bersifat karsinogenik sehingga memicu terjadinya kanker. Alkohol dapat merusak jaringan dan menyebabkan perubahan genetik pada DNA yang sulit diperbaiki.

Dalam jangka panjang, konsumsi alkohol telah dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa penyakit termasuk kanker lambung, kolon, esofagus, hati, pankreas, dan payudara.

Baca Juga: 7 Pantangan Makanan Kolesterol Tinggi yang Perlu Dihindari

3. Minuman Energi

Minuman energi sering menjadi andalan saat tubuh lelah atau membutuhkan dorongan stamina. Namun, minuman jenis ini mengandung kadar kafein dan gula yang sangat tinggi.

Konsumsi berlebihan dalam waktu yang lama dapat meningkatkan tekanan darah, menyebabkan gangguan jantung, serta memicu pertumbuhan sel kanker akibat peradangan kronis.

Selain mengandung gula, minuman energi biasanya disertai karbohidrat berlebih. Tanpa diimbangi olahraga yang teratur, kalori ekstra sering kali menyebabkan obesitas dan masalah kesehatan lainnya.

4. Minuman Kaleng

Minuman kaleng disukai karena praktis dan memiliki beragam rasa. Namun, jenis minuman ini biasanya sarat dengan pewarna, perisa buatan, pengawet, dan gula tambahan dalam jumlah tinggi.

Konsumsi minuman kemasan dalam jumlah berlebih dapat menimbulkan reaksi radang atau inflamasi sehingga timbul penyakit gula dan obesitas, serta memicu berbagai jenis kanker yang berbahaya.

(SA)