Konten dari Pengguna

4 Syarat Vaksin HPV yang Perlu Diketahui Pria dan Wanita

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemberian vaksin HPV. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemberian vaksin HPV. Foto: Pexels.com

Human Papillomavirus (HPV) adalah salah satu penyebab utama kanker serviks pada wanita. Virus ini juga bisa menyebabkan kanker penis, anus, dan tenggorokan pada pria.

Untuk mencegah penularan virus HPV, vaksinasi menjadi salah satu langkah pencegahan yang sangat penting. Namun, sebelum melakukan vaksinasi, pasien perlu memahami terlebih dahulu syarat vaksin HPV.

Artikel ini akan mengulas secara lengkap syarat vaksin HPV dan hal-hal lainnya yang perlu pasien ketahui sebelum menerima vaksin ini.

Apa Itu Vaksin HPV?

Ilustrasi vaksin HPV. Foto: Pexels.com

Menurut Worlh Health Organization (WHO), vaksin HPV adalah vaksin yang dirancang untuk melindungi tubuh dari infeksi virus HPV, terutama jenis-jenis yang paling berisiko menyebabkan kanker serviks, seperti HPV tipe 16 dan 18.

Tersedia beberapa merek vaksin HPV yang telah disetujui oleh otoritas kesehatan dunia, antara lain, Gardasil, Gardasil 9, dan Cervarix.

Semua vaksin ini bekerja dengan cara merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibodi yang mampu melawan virus HPV. Berikut beberapa manfaat utama dari vaksin HPV:

  • Melindungi dari jenis HPV yang menyebabkan kanker serviks, anus, vulva, vagina, penis, dan orofaring (tenggorokan).

  • Mencegah kutil kelamin.

  • Efektif jika diberikan sebelum individu aktif secara seksual.

  • Memberikan perlindungan jangka panjang terhadap infeksi HPV berisiko tinggi.

Baca Juga: Imunisasi BCG Paling Lambat Usia Berapa? Ini Penjelasannya

Syarat Vaksin HPV

Ilustrasi vaksin HPV. Foto: Pexels

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, berikut beberapa syarat vaksin HPV yang perlu dipenuhi calon penerima.

1. Usia Ideal Penerima Vaksin

Pada anak-anak dan remaja, usia idealnya adalah 9–14 tahun. Alasannya karena efektivitas vaksin paling tinggi saat diberikan sebelum terpapar virus melalui aktivitas seksual. Jumlah yang bisa diberikan sebanyak dua dosis, dengan interval 6–12 bulan.

Sementara untuk remaja dan dewasa muda berusia 15–26 tahun tetap dapat menerima vaksin, meski efektivitasnya sedikit menurun. Vaksin juga masih bisa diberikan untuk usia dewasa 27–45 tahun berdasarkan pertimbangan dokter.

Adapun jumlah dosis yang bisa diterima usia 15 tahun ke atas, yakni sebanyak 3 dosis dalam 6 bulan (dosis kedua 1–2 bulan setelah dosis pertama, dosis ketiga 6 bulan setelah dosis pertama).

2. Jenis Kelamin

Sebelumnya vaksin HPV lebih difokuskan pada perempuan, tetapi kini laki-laki juga dianjurkan agar terlindungi dari kutil kelamin dan kanker anus serta mencegah penularan ke pasangan.

3. Kondisi Kesehatan Umum

Penerima harus dalam kondisi sehat, tidak sedang demam atau mengalami infeksi berat. Selain itu, pastikan penerima tak memiliki alergi terhadap komponen vaksin, seperti ragi (pada Gardasil).

4. Status Kehamilan

Vaksin HPV tak dianjurkan diberikan pada wanita hamil. Jika sedang hamil, vaksinasi ditunda sampai setelah melahirkan. Sementara untuk wanita menyusui umumnya masih bisa menerima vaksin, tetapi konsultasi dengan dokter tetap diperlukan.

(NDA)