5 Tanda Asam Urat Tinggi yang Perlu Diwaspadai

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu kondisi yang bisa menyerang secara tiba-tiba adalah asam urat. Penyakit ini terjadi karena kandungan asam urat yang terlalu tinggi hingga menumpuk dalam darah. Penumpukan ini bisa membentuk kristal tajam di persendian dan akhirnya memicu peradangan dan rasa nyeri tajam.
Semua sendi berisiko terkena penyakit asam urat. Namun sendi yang banyak dikeluhkan, yaitu sendi jari tangan, lutut, pergelangan, dan jari kaki. Umumnya orang baru menyadari kadar asam urat mereka tinggi saat sudah muncul gejala yang mengganggu.
Artikel ini akan menjabarkan beberapa tanda asam urat tinggi yang perlu diwaspadai agar penderita bisa segera mengambil tindakan pencegahan sebelum kondisinya memburuk.
Tanda-tanda Asam Urat Tinggi
Mengutip buku berjudul Tanda Bahaya dari Tubuh oleh Dwi Sunar Prasetyono, tingginya kandungan asam urat dalam darah ditandai dengan sejumlah tanda, antara lain:
1. Nyeri Sendi yang Parah
Gejala paling umum dan paling menyakitkan dari asam urat tinggi adalah serangan nyeri sendi yang datang tiba-tiba dan terjadi secara berulang. Rasa nyeri yang tajam ini biasanya muncul di malam hari atau saat terbangun di pagi hari.
2. Pembengkakan di Sendi
Sendi yang terkena, seperti jempol kaki, lutut, tumit, siku, atau pergelangan tangan, bisa terlihat bengkak dan terasa hangat saat disentuh. Pembengkakan ini terjadi karena peradangan akibat kristal asam urat yang menumpuk.
3. Kemerahan di Area Sendi
Selain nyeri dan bengkak, kulit di sekitar sendi juga bisa berubah warna menjadi kemerahan. Hal ini menunjukkan bahwa sendi sedang mengalami iritasi atau peradangan yang cukup serius.
4. Terasa Kaku dan Sulit Digerakkan
Pada kasus yang parah, sendi yang terserang asam urat juga bisa terasa kaku dan sulit digerakkan. Bahkan untuk aktivitas ringan seperti berjalan atau menggenggam. Tulang di sekitar sendi juga bisa keropos atau mengalami pengapuran tulang.
5. Nyeri Berulang di Lokasi yang Sama
Serangan asam urat sering kali datang kembali di lokasi sendi yang sama. Jika sebelumnya pernah mengalami nyeri parah di jempol kaki misalnya, kemungkinan serangan berikutnya juga akan menyerang area tersebut.
Baca Juga: Obat Alami Asam Urat dan Kolesterol Apa? Ini 8 Rekomendasinya
Faktor Risiko Terjadinya Asam Urat
Beberapa faktor yang dapat berkontribusi pada peningkatan kadar asam urat dalam darah sebagai berikut:
Memiliki riwayat keluarga yang mengidap asam urat.
Memiliki riwayat cedera atau baru mengalami operasi pembedahan.
Mengonsumsi makanan yang tinggi akan kadar purin, seperti jeroan hewan, daging merah, kerang, tuna, kepiting, ikan sarden, hingga ikan teri.
Mengonsumsi alkohol dan makanan tinggi akan gula.
Memiliki riwayat penyakit medis seperti jantung, diabetes, ginjal, hipertensi, anemia, obesitas, dan sindrom metabolik.
(SA)
