6 Lauk Pauk untuk Penderita Asam Urat dan Aman Dikonsumsi

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memilih lauk pauk yang tepat perlu menjadi perhatian bagi penderita asam urat. Asam urat merupakan masalah kesehatan karena tingginya kadar asam urat dalam darah.
Keadaan ini mengakibatkan terbentuknya kristal tajam yang mengendap di persendian sehingga menyebabkan pembengkakan dan nyeri. Namun dengan memilih makanan yang sehat untuk dikonsumsi, hal in bisa mengurangi serangan nyeri sendi yang menyiksa.
Lauk Pauk untuk Penderita Asam Urat
Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini berbagai pilihan lauk pauk yang aman bagi penderita asam urat.
1. Telur
Telur merupakan sumber protein yang rendah purin dan sangat baik bagi penderita asam urat. Lauk ini bisa diolah dengan beragam cara, seperti direbus, dikukus, atau dibuat orak-arik tanpa tambahan minyak berlebih.
2. Tahu dan Tempe
Kedelai adalah sumber protein lain yang tinggi purin. Namun, kedelai merupakan pilihan yang jauh lebih aman daripada produk hewani dalam mencegah kadar asam urat tinggi.
Konsumsi kedelai dalam tahu dan tempe menjadi pilihan tepat untuk penderita asam urat. Pastikan konsumsi dalam jumlah wajar dan pilih cara memasak yang sehat.
3. Ikan Air Tawar
Meskipun beberapa jenis ikan tinggi purin, ada juga ikan yang lebih aman untuk penderita asam urat, seperti ikan air tawar yang meliputi ikan nila, kakap merah, dan ikan lele.
Pilih cara memasak ikan air tawar dengan cara yang sehat untuk menghindari konsumsi lemak berlebih yang bisa memperparah peradangan.
Baca Juga: 5 Makanan Penyebab Vertigo yang Perlu Dihindari
4. Daging Ayam Tanpa Kulit
Daging merah seperti sapi sebaiknya dihindari karena tinggi purin. Sebagai gantinya, daging ayam tanpa kulit, terutama bagian dada, bisa menjadi pilihan lebih sehat.
Namun, tetap batasi porsinya dan hindari pengolahan yang menggunakan banyak minyak untuk mengurangi lemak jenuh yang dapat memicu peradangan.
5. Ikan Berlemak
Ikan berlemak seperti salmon mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat memerangi peradangan akibat serangan asam urat. Hindari menggoreng makanan dengan minyak berlebih.
Sebagai gantinya, gunakan metode memasak yang lebih sehat seperti merebus, mengukus, atau memanggang untuk mengurangi kandungan lemak jenuh.
6. Kacang-kacangan Tertentu
Kacang-kacangan, lentil, dan polong-polongan kaya akan purin. Namun, kadar seratnya yang tinggi mengikat asam urat dalam usus, sehingga mengurangi kekambuhan. Mengonsumsi protein nabati akan membantu menjaga pola makan seimbang sekaligus mengelola kondisi asam urat.
(SA)
