7 Minuman Pereda Nyeri Haid yang Alami, Cepat, dan Aman

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nyeri haid (dismenore) adalah keluhan yang sering dialami wanita menjelang atau saat menstruasi. Gejalanya bisa berupa kram perut bagian bawah, nyeri punggung, mual, hingga kelelahan.
Meski tergolong normal, nyeri haid bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu cara alami untuk meredakannya adalah dengan mengonsumsi minuman pereda nyeri haid.
Lalu, apa saja minuman yang bisa meredakan nyeri haid? Simak uraian di bawah ini untuk mengetahui berbagai jenis minuman yang efektif untuk meredakan nyeri haid secara alami dan aman.
Minuman Pereda Nyeri Haid
Merujuk Journal of Obstetrics and Gynaecology, beberapa jenis minuman memiliki sifat anti-inflamasi, relaksan otot, dan efek menenangkan yang mampu mengurangi intensitas nyeri. Minuman tersebut, di antaranya:
1. Air Hangat
Mungkin terdengar sederhana, tetapi air hangat adalah salah satu minuman terbaik untuk meredakan nyeri haid. Air hangat membantu melancarkan peredaran darah dan mengendurkan otot-otot rahim yang tegang akibat kontraksi. Minumlah secara rutin sepanjang hari agar tubuh tetap terhidrasi dan nyaman.
Tips: Tambahkan perasan lemon atau sedikit madu untuk memberikan rasa segar sekaligus manfaat detoksifikasi.
2. Teh Jahe
Teh jahe mengandung senyawa gingerol yang bersifat anti-inflamasi dan analgesik (pereda nyeri). Jahe membantu meredakan kram perut, mual, serta memperbaiki suasana hati saat PMS (premenstrual syndrome).
Cara membuat: Rebus beberapa iris jahe segar selama 10 menit, lalu saring dan tambahkan madu atau lemon. Minum 2–3 kali sehari saat haid.
3. Teh Kamomil
Chamomile dikenal sebagai herbal penenang yang efektif mengurangi stres dan membantu tidur lebih nyenyak. Namun, kamomil juga memiliki kandungan flavonoid yang bisa meredakan nyeri dan peradangan.
National Center for Complementary and Integrative Health mencatat bahwa teh kamomil mampu menurunkan intensitas nyeri haid jika dikonsumsi secara rutin sebelum dan selama menstruasi.
Catatan: Hindari jika Anda memiliki alergi terhadap tanaman sejenis bunga aster.
4. Susu Kunyit (Golden Milk)
Kunyit mengandung kurkumin, zat aktif yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi kuat. Campuran susu hangat dan kunyit mampu membantu mengurangi nyeri haid sekaligus memperbaiki suasana hati.
Cara membuat: Campurkan 1 sendok teh bubuk kunyit ke dalam segelas susu hangat, tambahkan madu bila perlu. Konsumsi saat malam menjelang tidur.
5. Air Kelapa Muda
Air kelapa muda kaya akan elektrolit alami dan mineral seperti magnesium yang membantu meredakan kram otot. Selain itu, air kelapa membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan meningkatkan energi saat menstruasi.
Tips: Pilih air kelapa murni tanpa tambahan gula atau pengawet.
6. Jus Pepaya
Pepaya mengandung enzim papain yang dapat membantu mengatur aliran darah menstruasi serta melancarkan pencernaan. Buah ini juga kaya vitamin A dan C yang bermanfaat bagi kesehatan rahim.
Saran konsumsi: Jus pepaya sebaiknya diminum dalam keadaan segar, tanpa tambahan gula berlebih.
7. Teh Daun Rasberi Merah
Teh dari daun rasberi merah dipercaya sejak lama sebagai tonik rahim alami yang membantu menstabilkan siklus haid dan mengurangi nyeri menstruasi. Kandungan fragarine-nya dapat memperkuat otot rahim dan mengurangi kontraksi yang menyakitkan.
Catatan: Konsumsi maksimal 2–3 cangkir per hari dan pastikan dalam dosis yang aman.
Baca Juga: 9 Makanan Pelancar Haid dari Bahan Alami yang Sehat
(NDA)
