8 Manfaat Tidur Siang bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tidak hanya saat malam, para ahli kesehatan juga menyarankan kepada orang dewasa dan anak-anak untuk tidur di siang hari. Sebab, ada banyak manfaat tidur siang, baik untuk fisik maupun mental, yang bisa dirasakan.
Meski telah disarankan oleh para ahli kesehatan, tidak sedikit orang yang masih menyepelekan tidur siang. Terlebih orang dewasa, sering kali mereka memberi stigma bahwa sosok yang melakukan tidur siang merupakan seorang pemalas atau kurang antusias dalam bekerja.
Padahal, tidur siang bisa meningkatkan daya ingat sekaligus kinerja tubuh. Ada pun manfaat tidur lain yang juga bisa dirasakan seseorang apabila menjalaninya. Apa sajakah itu? Ketahui manfaat tidur siang selengkapnya di bawah ini.
Apa Manfaat Tidur Siang?
Disadur dari laman Very Well Minds, sebagian besar ahli sepakat bahwa tubuh membutuhkan 7-9 jam tidur per hari, tergantung pada faktor pribadi dan genetik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa 6 jam atau kurang tiga kali lipat risiko kecelakaan mobil.
Namun, apabila tidak bisa mendapatkan jadwal tidur malam 7-9 jam per hari, seseorang bisa menggantinya dengan tidur di siang hari. Tidak ada salahnya menyempatkan waktu untuk tidur siang di tengah-tengah jam kerja.
Sebab, tidur siang jauh lebih efektif untuk mengatasi kelelahan dibandingkan menambah jam tidur pada malam hari. Mengutip buku The Power of IKIGAI: Dan Rahasia Hidup Bahagia ala Orang-orang di Dunia oleh Asti Musman, berikut manfaat tidur siang lainnya:
1. Meningkatkan performa fisik
Tidur sebentar di siang hari membuat seseorang akan merasa lebih aktif dibandingkan dengan tidur malam yang panjang. Hal ini telah dibuktikan oleh studi yang menemukan korelasi antara tidur siang sebentar dengan kemampuan atletik yang lebih baik.
Tidur siang juga membuat seseorang merasa lebih waspada. Pada gilirannya, otak dapat berfungsi lebih efisien. Itulah alasan mengapa dianjurkan untuk tidur dengan nyenyak, setidaknya selama 7 jam sehari.
2. Bantu kendalikan stres
Tidak tidur siang bisa membuat seseorang merasa lebih mudah tersinggung dan stres. Dalam sebuah studi tahun 2012 oleh Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism ditunjukkan bukti bahwa tidur siang bisa mengurangi hormon stres setelah kurang tidur.
Mereka menemukan noradrenalin, salah satu dari tiga hormon stres yang diukur, dapat meningkat sehari setelah kurang tidur. Namun, hormon tersebut tidak meningkat pada orang dewasa yang tidur siang. Kesimpulannya, tidur siang sebentar membantu mengendalikan hormon stress.
3. Meningkatkan fungsi kognitif
Sebuah studi tahun 2007 yang diterbitkan dalam Journal of Sports Sciences menunjukkan bukti bahwa tidur siang sebentar benar-benar meningkatkan kewaspadaan aspek kinerja mental dan fisik.
Hal ini dibuktikan pada penelitian yang mengharuskan seseorang tidur siang atau duduk diam dari pukul 13.00 sampai 13.30. Mereka diuji untuk berbagai perubahan dalam kinerja.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang dewasa yang tidur siang mengalami perbaikan dalam kewaspadaan, ingatan jangka pendek, suhu intra-aural, denyut jantung, dan skor yang bagus pada tes singkat.
Tidur siang selama 60-90 menit, juga dapat membantu meningkatkan kinerja mental hingga 24 jam. Tidur siang juga bisa membantu orang yang menderita kelelahan agar tetap waspada dan memiliki fungsi kognitif yang lebih baik.
4. Cegah makan cemilan
Rasa lelah dapat menyebabkan lapar atau memiliki hasrat mengonsumsi makanan tertentu. Hal ini biasanya terjadi di sore hari karena ingin terus bertenaga, akibatnya seseorang mulai makan permen, cokelat, atau minum kopi untuk menstabilkan gula darah.
Padahal, apabila konsumsi cemilan berlebihan akan membahayakan kesehatan. Maka dari itu, jika memiliki waktu 30 menit, manfaatkanlah untuk tidur siang sebentar. Ini adalah cara yang baik untuk mengurangi hasrat dan memperbaiki mood.
Seseorang perlu menurunkan hormon stres dan mengembalikan konsentrasi dengan tidur siang, sehingga dapat menghindari hasrat makanan.
5. Menjaga kesehatan jantung
Sebuah studi oleh University of Athens Medical School dan Harvard School of Public Health menunjukkan bahwa orang-orang yang tidur siang secara teratur memiliki mortalitas oroner yang lebih rendah daripada mereka yang tidak.
Hal tersebut juga dibuktikan oleh National Institute of Health yang menyebutkan bahwa tidur siang berguna untuk menurunkan tekanan stress yang berpotensi besar sebagai penyebab penyakit jantung dan peradangan.
6. Mencegah penuaan dini
Tidur siang juga dapat mengontrol hormon dan mengoptimalkan produksi kolagen. Protein perekat tersebut merupakan zat yang dibutuhkan wajah agar terhindar dari berbagai masalah kulit dan mencegah penuaan dini. Dengan begitu, rutin tidur siang bisa membuat kulit menjadi lebih elastis dan terhindar dari kerutan halus dan keriput.
7. Memperbaiki kulit
Selama tidur siang, sel kulit yang mati akan diganti dengan yang baru dan tentunya sehat. Selain itu, sel kulit yang rusak juga akan membaik dengan sendirinya setelah tidur siang. Karena itu, tak heran orang yang rutin tidur siang dengan durasi yang tepat mempunyai kulit lebih sehat.
8. Menyeimbangkan hormon
Hormon menjadi faktor utama munculnya masalah kulit, terlebih pada wajah. Agar hormon dalam tubuh tetap stabil, lakukanlah tidur siang secara rutin. Nantinya, apabila hormon stabil, kulit wajah akan terhindar dari jerawat atau masalah kulit lainnya.
Tidur Siang yang Baik dari Jam Berapa?
Menurut Dr. Andreas Prasadja dalam buku Ayo Bangun, durasi waktu tidur siang yang baik adalah 15 menit sampai satu jam. Sementara jam terbaik untuk melakukan tidur siang, yaitu antara pukul 14.00 dan 15.00.
Meski demikian, terdapat cara untuk mengetahui kapan waktu tidur siang yang optimal bagi diri sendiri, yakni berdasarkan jam bangun pagi.
Apabila bangun jam 7.00, maka waktu tidur siang yang ideal adalah jam 14.00. Sedangkan jika bangun jam 6.00 pagi, waktu optimal untuk tidur siang sekitar jam 13.30.
Mengutip laman Very Well Mind, saat seseorang tidur, maka ia akan melewati berbagai tahap, yang dikenal sebagai siklus tidur. Tahap-tahap ini, di antaranya:
Tidur ringan
Tidur nyenyak (yang diyakini sebagai tahap di mana tubuh memperbaiki dirinya sendiri)
Tidur gerakan mata cepat atau tidur REM (di mana pikiran diperbaiki).
Banyak ahli menyarankan untuk menjaga tidur siang antara 15-60 menit, karena tidur yang lebih lama dapat membawa seseorang ke tahap tidur yang berlebihan, tahap di mana seseorang sulit untuk dibangunkan.
Selain sulit dibangunkan, tidur siang yang berlebihan dapat membuat seseorang nantinya akan lebih sulit untuk tertidur di malam hari, terutama jika defisit tidur relatif kecil.
Pada beberapa penelitian juga telah dibuktikan bahwa tidur siang dalam rentang waktu tersebut dapat membuat seseorang memiliki lebih banyak efek restoratif, termasuk peningkatan fungsi kognitif yang jauh lebih besar.
Kunci untuk tidur siang dalam rentang waktu yang lama adalah ketahui terlebih dahulu berapa lama siklus tidur yang dijalani dan coba untuk bangun di akhir siklus tidur.
Jika hanya memiliki waktu luang 15 menit, maka tidak masalah. Apabila dapat tidur siang selama 1 jam, maka lebih baik untuk menyelesaikan seluruh siklus tidur tersebut, bahkan jika itu berarti kurang tidur di malam hari.
Namun, jika hanya memiliki waktu luang 5 menit, cukup istirahatkan mata saja dengan memejamkannya sebentar. Sebagaimana diketahui, istirahat singkat memiliki manfaat untuk mengurangi stres dan membantu seseorang rileks.
Baca Juga: Benarkah Tidur Pakai Kipas Angin Sebabkan Paru-paru Basah?
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Berapa jam tubuh membutuhkan waktu tidur?

Berapa jam tubuh membutuhkan waktu tidur?
Sebagian besar ahli sepakat bahwa tubuh membutuhkan 7-9 jam tidur per hari, tergantung pada faktor pribadi dan genetik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa 6 jam atau kurang tiga kali lipat risiko kecelakaan mobil.
Mengapa tidur siang bisa mencegah penuaan dini?

Mengapa tidur siang bisa mencegah penuaan dini?
Tidur siang juga dapat mengontrol hormon dan mengoptimalkan produksi kolagen. Protein perekat tersebut merupakan zat yang dibutuhkan wajah agar terhindar dari berbagai masalah kulit dan mencegah penuaan dini. Dengan begitu, rutin tidur siang bisa membuat kulit menjadi lebih elastis dan terhindar dari kerutan halus dan keriput.
Kapan durasi yang tepat untuk tidur siang?

Kapan durasi yang tepat untuk tidur siang?
Durasi waktu tidur siang yang baik adalah 15 menit sampai satu jam. Sementara jam terbaik untuk melakukan tidur siang, yaitu antara pukul 14.00 dan 15.00.
