Bolehkah Minum Teh Setiap Hari? Ini Penjelasannya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teh adalah salah satu minuman paling populer di dunia. Di Indonesia, minum teh bahkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup, baik saat sarapan, istirahat sore, atau menjamu tamu.
Namun, bolehkah minum teh setiap hari? Simak terus uraian Artikel Kesehatan ini untuk mengetahui jawaban lengkapnya.
Bolehkah Minum Teh Setiap Hari?
Berdasarkan informasi yang dirangkum dari berbagai sumber, minum teh setiap hari diperbolehkan, asal dalam takaran yang wajar dan memperhatikan jenis teh yang dikonsumsi.
Para ahli kesehatan menyarankan konsumsi teh maksimal 3 hingga 4 cangkir per hari untuk teh berkafein, seperti teh hitam atau hijau. Jika lebih dari itu, bukan tak mungkin akan menimbulkan efek samping.
Agar Anda tetap bisa menikmati manfaat teh tanpa efek samping, ikuti tips yang dikutip dari Mayo Clinic berikut ini:
Batasi konsumsi teh berkafein, yakni 2–4 cangkir per hari.
Hindari menambahkan terlalu banyak gula. Gunakan madu sebagai pemanis alami jika perlu.
Pilih teh herbal atau teh tanpa kafein jika ingin diminum di malam hari.
Jangan minum teh tepat setelah makan agar tidak mengganggu penyerapan zat besi.
Pastikan cukup minum air putih untuk menghindari dehidrasi akibat kafein.
Baca Juga: Kalori Teh Tawar dan Manfaatnya untuk Kesehatan
Manfaat Minum Teh Setiap Hari
Menurut berbagai penelitian, minum teh secara rutin dalam takaran yang wajar dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan. Berikut ini beberapa manfaat utama jika Anda minum teh setiap hari:
1. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Kandungan antioksidan dalam teh, terutama teh hijau dan teh hitam, membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan memperbaiki fungsi pembuluh darah sehingga dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
2. Membantu Menurunkan Berat Badan
Teh hijau sering dikaitkan dengan pembakaran lemak dan peningkatan metabolisme. Konsumsi rutin dapat mendukung program diet jika dikombinasikan dengan gaya hidup sehat.
3. Meningkatkan Fungsi Otak
Kafein dalam teh bisa membantu meningkatkan fokus, kewaspadaan, dan daya ingat. Selain itu, teh juga mengandung L-theanine, senyawa yang memberikan efek relaksasi tanpa menyebabkan kantuk.
4. Melawan Radikal Bebas
Antioksidan pada teh membantu tubuh melawan stres oksidatif yang dapat menyebabkan penuaan dini dan berbagai penyakit kronis.
5. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Beberapa jenis teh, terutama teh herbal seperti teh peppermint atau chamomile, dapat meredakan masalah pencernaan seperti kembung dan perut kram.
Risiko Minum Teh Berlebihan
Meski memiliki banyak manfaat, menurut Healthline, mengonsumsi teh yang berlebihan dapat membawa risiko berupa:
Gangguan penyerapan zat besi. Tanin dalam teh bisa menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Oleh karena itu, sebaiknya hindari minum teh langsung setelah makan, terutama bagi penderita anemia.
Masalah lambung. Minum teh saat perut kosong atau terlalu banyak bisa meningkatkan asam lambung dan menyebabkan rasa perih atau mual.
Gangguan tidur. Kandungan kafein dalam teh bisa mengganggu kualitas tidur jika diminum terlalu dekat dengan waktu tidur.
Gigi menguning. Konsumsi teh hitam secara rutin dalam jangka panjang bisa menyebabkan noda pada gigi jika tidak diimbangi dengan kebersihan mulut yang baik.
(NDA)
