Konten dari Pengguna

Kadar Asam Urat Normal, Ini Batasan dan Cara Menjaganya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kadar asam urat. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kadar asam urat. Foto: Unsplash

Asam urat adalah senyawa alami hasil pemecahan purin atau zat yang ditemukan dalam makanan dan juga diproduksi tubuh. Dalam jumlah normal, asam urat tak berbahaya dan dibuang melalui urine.

Namun, jika kadar asam urat terlalu tinggi, zat ini bisa menumpuk di persendian dan menyebabkan asam urat atau gout. Kondisi ini umumnya ditandai dengan nyeri, pembengkakan, dan peradangan pada sendi, terutama di jempol kaki.

Untuk menghindari masalah ini, penting untuk mengetahui kadar asam urat normal dalam tubuh dan cara menjaganya tetap stabil. Simak informasi lengkapnya dalam uraian di bawah ini.

Kadar Asam Urat Normal

Ilustrasi kadar asam urat. Foto: Unsplash

Kadar asam urat dalam darah diukur dalam satuan miligram per desiliter (mg/dL). Batas normalnya berbeda antara pria, wanita, dan anak-anak. Berikut kadar asam urat normal menurut WebMD:

  • Pria dewasa: 3,4 hingga 7,0 mg/dL

  • Wanita dewasa: 2,4 hingga 6,0 mg/dL

  • Anak-anak: 2,0 hingga 5,5 mg/dL

Jika kadar asam urat melebihi batas atas tersebut, Anda berisiko mengalami hiperurisemia, yaitu kondisi kadar asam urat tinggi yang bisa menyebabkan penyakit sendi dan masalah ginjal.

Baca Juga: 5 Tanda Asam Urat Tinggi yang Perlu Diwaspadai

Cara Menjaga Kadar Asam Urat Normal

Ilustrasi kadar asam urat. Foto: Pixabay

Jika kadar asam urat tinggi, berikut beberapa cara yang dapat membantu menurunkan dan menjaga asam urat tetap normal:

1. Batasi Makanan Tinggi Purin

Kurangi konsumsi jeroan, daging merah, seafood, dan makanan olahan. Perbanyak konsumsi sayuran, buah, dan sumber protein rendah purin seperti telur dan produk susu rendah lemak.

2. Minum Air Putih yang Cukup

Air membantu ginjal membuang kelebihan asam urat. Penderita disarankan minum minimal delapan gelas air per hari.

3. Hindari Minuman Manis dan Alkohol

Minuman berpemanis dan alkohol terutama bir bisa meningkatkan kadar asam urat. Gantilah dengan air mineral, jus tanpa gula, atau teh herbal.

4. Olahraga Teratur

Aktivitas fisik membantu mengontrol berat badan dan memperbaiki metabolisme tubuh. Pilih olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, atau berenang.

5. Periksa Kesehatan Secara Rutin

Melakukan tes darah untuk memeriksa kadar asam urat sangat disarankan, terutama jika Anda memiliki riwayat keluarga atau gejala yang mencurigakan.

Gejala Jika Kadar Asam Urat Tak Normal

Ilustrasi kadar asam urat. Foto: Pixabay

Berdasarkan informasi dari buku Asam Urat karangan Dr. Nyiman Kertia, gejala yang bisa muncul ketika kadar asam urat melebihi ambang batas normal, antara lain:

  • Nyeri sendi mendadak, terutama di malam hari.

  • Pembengkakan dan kemerahan di area sendi.

  • Sendi terasa panas dan kaku.

  • Kesulitan bergerak.

  • Dalam kasus berat, bisa terbentuk benjolan keras berisi kristal asam urat (tophi).

(NDA)