Penyebab dan Ciri-Ciri Bayi Kuning yang Perlu Diketahui Para Ibu

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bayi yang baru lahir kerap mengalami penyakit kuning atau jaundice, yakni kondisi di mana kulit tubuh dan bagian putih matanya tampak kuning. Meski termasuk normal dan bisa hilang dengan sendirinya, ciri-ciri bayi kuning tetap perlu diketahui agar tidak berakibat buruk.
Asrining Surasmi, dkk menerangkan dalam buku Perawatan Bayi Risiko Tinggi, penyakit kuning adalah munculnya warna kuning pada sklera mata, mukosa dan kulit karena peningkatan kadar bilirubin dalam darah. Selain itu, ada pula beberapa penyebab lain bayi kuning, yakni:
Bayi lahir dalam keadaan prematur. Organ hati bayi prematur belum matang, sehingga belum dapat melakukan fungsi kerjanya dengan baik.
Infeksi. Bakteri atau virus bisa menjadi penyebab penyakit kuning pada bayi. Selain itu, kekurangan enzim serta masalah pada sistem pencernaan (terutama hati), juga bisa menjadi penyebab penyakit kuning pada bayi.
Golongan darah. Jika golongan darah bayi berbeda dengan sang ibu, maka hal ini dapat menjadi penyebab penyakit kuning pada bayi. Karena hal itu bisa mengakibatkan penumpukan bilirubin dalam darah bayi.
Dehidrasi. Kekurangan cairan menyebabkan kadar bilirubin dalam darah meningkat, sehingga menyebabkan penyakit kuning.
Dr. Robby Godlief M. Sp. A. juga menjelaskan bahwa bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram atau memiliki benjolan pada bagian kepala juga dapat berisiko mengalami penyakit kuning.
“Bahkan, bayi dengan berat badan berlebih yang di atas 4 kg pun dapat berisiko menjadi kuning,” kata Dr. Robby seperti dikutip dari laman kumparanSains.
Bayi kuning yang normal biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 2 minggu (10-14 hari). Lantas, apa ciri-ciri penyakit kuning pada bayi yang normal? Simak uraian artikel di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.
Ciri-Ciri Bayi Kuning yang Normal
Seperti yang sudah dijelaskan, bayi dengan kondisi kulit menguning bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. Dokter spesialis anak, Dr. Robby Godlief M. Sp. A menjelaskan kasus bayi kuning yang normal adalah apabila terjadi setelah 24 jam dilahirkan.
Selain ciri tersebut, di bawah ini ada beberapa ciri-ciri bayi kuning yang normal lainnya, sebagaimana disadur dari laman situs Mayo Health Clinic:
1. Kulit menjadi kuning
Tanda yang pastinya akan dialami ketika bayi mengalami penyakit kuning adalah seluruh bagian tubuhnya akan berubah warna menjadi kuning. Kondisi ini akan dimulai dari wajah, kemudian bagian dada, perut, kaki, dan beberapa bagian tubuh lainnya.
Jika bayi memiliki kulit sawo matang atau gelap cukup, kondisi ini dapat ditelisik dengan memperhatikan warna telapak tangan bayi, apakah menguning atau tidak.
2. Mata menguning
Selain kulit, bagian tubuh lain bayi yang juga akan menguning adalah bagian putih pada matanya. Apabila sang bayi mengalami hal ini, maka bisa dipastikan bahwa si kecil sedang mengalami penyakit kuning.
3. Urine berwarna pekat
Ciri lain yang akan dialami bayi apabila sedang mengalami penyakit kuning yang normal adalah akan mengeluarkan urine berwarna hitam atau kuning pekat.
4. Feses berwarna pucat
Feses bayi dengan kondisi sehat akan berwarna kekuningan menuju oranye. Namun, jika bayi sedang mengalami penyakit kuning, fesesnya akan cenderung berwarna pucat, seperti kuning pucat.
5. Memiliki perilaku tertentu
Penyakit kuning pada bayi juga bisa mengakibatkan bayi jadi memiliki perilaku tertentu, seperti bayi akan tampak mengantuk, sering rewel dan tidak mau menyusu, tampak letih dan lesu, dan lain sebagainya.
Ciri-Ciri Bayi Kuning yang Tidak Normal
Meskipun kondisi kuning pada bayi adalah hal yang normal, tidak menutup kemungkinan bahwa ada beberapa kondisi di mana bayi yang terserang penyakit ini dianggap tidak normal atau berbahaya.
Disadur dari laman Healthline, bayi yang dianggap memiliki penyakit kuning tidak normal dan dianjurkan untuk dibawa ke dokter apabila terdapat ciri-ciri bayi kuning yang berbahaya, yakni sebagai berikut:
Penyakit kuning menyebar atau menjadi lebih intens.
Bayi mengalami demam yang ditandai dengan suhu badan di atas 100° F atau sekitar 38° C.
Warna kuning bayi semakin pekat dan kuning.
Bayi menolak diberikan ASI, tampak letih atau lesu, dan menangis sangat kencang.
Baca Juga: Kenapa Kulit Bayi Kuning?
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apakah penyakit kuning pada bayi berbahaya?

Apakah penyakit kuning pada bayi berbahaya?
Keadaan tersebut tidak perlu dikhawatirkan karena penyakit kuningnya akan menghilang dengan sendirinya. Namun, ada beberapa kondisi di mana bayi yang terserang penyakit ikterus dianggap tidak normal atau berbahaya.
Berapa lama kuning pada bayi bisa hilang?

Berapa lama kuning pada bayi bisa hilang?
Kasus bayi kuning yang normal biasanya penyakit akan sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 2 minggu (10-14 hari).
Bagaimana cara menghilangkan kuning pada bayi?

Bagaimana cara menghilangkan kuning pada bayi?
Dr. Tiwi juga mengungkapkan bahwa pemberian ASI dapat menurunkan kadar bilirubin. ASI juga mengandung zat seperti pencahar yang membuat bayi sering mengeluarkan kotoran yang membawa bilirubin.
