Posisi Sujud yang Benar agar Bayi Tidak Sungsang

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bayi sungsang menjadi kekhawatiran tersendiri bagi ibu hamil. Pasalnya, posisi janin yang masih sungsang atau melintang hingga menjelang kelahiran dapat menimbulkan masalah saat persalinan.
Normalnya, pada usia kehamilan 36 minggu, bayi sudah siap lahir dengan posisi kepala di bawah. Namun, dalam beberapa kasus hal ini tidak terjadi, sehingga diperlukan berbagai tindakan untuk mengubah posisi bayi.
Sebagai solusi, ibu hamil dapat melakukan berbagai gerakan untuk mengatasi bayi sungsang saat lahir, salah satunya gerakan sujud. Lalu, bagaimana posisi sujud yang benar agar bayi tidak sungsang untuk diterapkan saat hamil?
Posisi Sujud agar Bayi Tidak Sungsang
Open-knee chest merupakan salah satu posisi sujud yang benar agar bayi tidak sungsang. Gerakan ini mampu membantu mendorong bayi dari panggul sehingga posisi kepala bayi akan kembali ke arah vagina karena gravitasi.
Sebelum memulai, pastikan permukaan untuk melakukan posisi sujud aman dan nyaman. Kemudian, lakukan gerakan-gerakan di bawah ini yang dikutip dari laman Spinning Babies:
Mulai dengan posisi duduk bersimpuh. Lalu, angkat kedua tangan dan tempelkan telapak hingga siku ke permukaan alas sejajar dengan dada.
Selanjutnya, angkat bokong ke atas bersamaan dengan lutut.
Dalam posisi yang sama, lengan tetap menempel pada alas untuk menopang tubuh, sehingga tubuh membentuk huruf A.
Tahan posisi menungging selama 5 sampai 15 menit. Untuk mempermudah gerakan, ibu hamil dapat meminta bantuan orang lain untuk menopang bahunya.
Mengutip buku Tanya Jawab Problem, Mitos, dan Penyakit seputar Kehamilan tulisan dr. Purnawan Senoaji, disarankan melakukan gerakan sujud tersebut sebanyak 4-5 kali.
Sebaiknya, gerakan ini rutin dilakukan saat usia kehamilan 6-7 bulan. Karena jika sudah mendekati persalinan, ruang rahim akan semakin sempit sehingga kemungkinan bayi untuk berubah posisi lebih kecil.
Posisi Lain untuk Mengatasi Bayi Sungsang
Selain sujud, ada posisi-posisi lain yang dapat dicoba untuk mengatasi bayi sungsang. Berikut beberapa di antaranya:
1. Memiringkan panggul
Berdasarkan informasi dari situs Parents, memiringkan panggul dapat memperbaiki posisi bayi sungsang. Dengan bantuan gravitasi, gerakan ini dapat mengendurkan otot panggul dan rahim sehingga bayi kembali ke posisi yang semestinya.
2. Mengangkat panggul
Posisi bayi sungsang di dalam kandungan juga dapat diubah dengan mengangkat panggul. Caranya, posisikan tubuh telentang dengan lutut ditekuk dan kaki menapak. Kemudian, angkat panggul setinggi 30 cm dari lantai.
Lakukan olahraga ini sebanyak tiga kali setiap hari selama 10-15 menit. Agar tidak terasa nyeri, Anda dapat mengganjal panggul dengan bantal. Selain itu, senam hamil juga dianjurkan untuk memperlancar persalinan.
Selain melakukan gerakan-gerakan di atas, ibu hamil dapat memanfaatkan musik untuk memperbaiki posisi bayi. Dijelaskan dalam laman Verywellfamily, musik termasuk rangsangan yang dapat menarik perhatian bayi dalam rahim.
Putar musik melalui headphone maupun speaker dengan cukup keras untuk mendorong bayi datang ke arah suara. Lakukan teknik ini secara bertahap, mulai dari sisi perut lalu bergerak ke arah panggul.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana posisi sujud yang benar agar bayi tidak sungsang?

Bagaimana posisi sujud yang benar agar bayi tidak sungsang?
Open-knee chest merupakan salah satu posisi sujud yang benar agar bayi tidak sungsang.
Kenapa bayi sungsang harus sujud?

Kenapa bayi sungsang harus sujud?
Gerakan ini mampu membantu mendorong bayi dari panggul sehingga posisi kepala bayi akan kembali ke arah vagina.
Kapan posisi kepala janin berada di bawah?

Kapan posisi kepala janin berada di bawah?
Normalnya, pada usia kehamilan 36 minggu, bayi sudah siap lahir dengan posisi kepala di bawah.
