Konten dari Pengguna

Rumus MAP (Mean Arterial Pressure) untuk Menghitung Tekanan Arteri Rata-rata

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumus MAP. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Rumus MAP. Foto: pixabay

MAP atau Mean Arterial Pressure adalah istilah medis yang digunakan untuk mendefinisikan tekanan arteri rata-rata. Ada dua macam nilai tekanan yang diukur, yaitu tekanan darah sistolik (SBP) dan diastolik (DBP).

Mengutip buku Panduan Lengkap Stroke karya M. Siregar Hutagulung (2019), SBP dicapai selama kontraksi jantung dan mewakili nilai puncak. Sementara DBP dicapai setelah kontraksi, ketika ruang jantung diisi darah, dan mewakili nilai nadir.

Tekanan arteri rata-rata (MAP) dapat diartikan sebagai tekanan sepanjang siklus jantung kontraksi. Hal ini terkadang digunakan secara klinis untuk mewakili keseluruhan tekanan darah arteri, terutama dalam keadaan darurat hipertensi.

Untuk menghitung tekanan arteri rata-rata, seseorang membutuhkan rumus MAP. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang MAP selengkapnya yang bisa Anda simak.

Rumus MAP dan Cara Menghitungnya

Rumus MAP. Foto: pixabay

Tekanan arteri rata-rata atau MAP merupakan tekanan yang mendorong darah melewati sistem sirkulasi. Biasanya, tekanan ini angkanya lebih mendekati tekanan darah diastolik (DBP).

Terdapat rumus MAP untuk menghitung tekanan arteri rata-rata. Dikutip dari buku Seluk Beluk Hipertensi susunan Rita Suhadi (2016), berikut penjelasannya:

MAP = 1/3 tekanan sistolik + 2/3 tekanan diastolik

Contoh soal:

Seorang pasien memiliki tekanan darah 120/80 mmHg. Untuk menghitung tekanan arteri rata-rata, didapatkan perhitungan sebagai berikut:

MAP = 1/3 120 + 2/3 80

MAP = 40 + 53,3

MAP = 93,3 mmHg (normal)

Secara hemodinamik, tekanan arteri rata-rata dihasilkan oleh interaksi dan tahanan terhadap aliran darah. Ini termasuk dalam produk curah jantung dan tahanan perifer total yang digambarkan melalui persamaan berikut:

BP = curah jantung x tahanan perifer total

Dalam kondisi fisiologis normal, tekanan darah arteri berfluktuasi sepanjang hari. Kondisi ini biasanya mengikuti ritme sirkadian yang mengalami penurunan ke nilai terendah saat tidur dan diikuti kenaikan tajam sebelum bangun.

Baca Juga: 7 Fungsi Arteri pada Tubuh yang Penting untuk Diketahui

Faktor yang Mempengaruhi Curah Jantung

Rumus MAP. Foto: pixabay

Tidak hanya itu, tekanan darah juga meningkat akut selama aktivitas fisik atau stres emosional. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi curah jantung yaitu:

  • Meningkatnya muatan jantung. Peningkatan jumlah cairan di dalam darah dapat terjadi akibat konsumsi natrium berlebih atau retensi natrium ginjal.

  • Konstriksi pembuluh vena yang disebabkan oleh stimulasi berlebihan dari sistem Renin Angiotensin Aldosterone System (RAAS) dan aktivitas berlebihan dari saraf simpatis.

Ketahanan perifer dapat meningkat karena dipengaruhi oleh konstruksi pembuluh darah dan hipertrofi pada struktur pembuluh darah. Terjadinya konstriksi pembuluh darah dapat disebabkan oleh adanya stimulasi berlebihan dari sistem RAAS dan saraf simpatis.

Keadaan hipertrofi pada struktur pembuluh darah dipengaruhi oleh stimulasi berlebihan dari sistem RAAS, aktivitas berlebih dari saraf simpatis, perubahan genetik dari sel membran, faktor yang berasal dari endotelial, serta keadaan hiperinsulinemia dari obesitas atau sindrom metabolik.

Baca Juga: Cara Mengukur Tekanan Darah yang Benar dan Akurat

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu MAP?

chevron-down

MAP atau Mean Arterial Pressure adalah istilah medis yang digunakan untuk mendefinisikan tekanan arteri rata-rata.

Apa saja jenis tekanan darah?

chevron-down

Ada dua macam nilai tekanan yang diukur yaitu tekanan darah sistolik (SBP) dan tekanan darah diastolik (DBP).

Apa yang dimaksud dengan sistolik?

chevron-down

Sistolik adalah tekanan saat jantung berkontraksi untuk mempompa darah ke seluruh tubuh.