Konten dari Pengguna

Komoro: Negara Liga Arab Yang Jarang diketahui

Asril Rozaq

Asril Rozaq

Mahasiswa di Universitas Negeri Semarang

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Asril Rozaq tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemukuman penduduk. Foto: Unsplash/Jaime Gusmao
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemukuman penduduk. Foto: Unsplash/Jaime Gusmao

Benua Afrika adalah benua dengan jumlah negara terbanyak di dunia. Benua ini memiliki 54 negara berdaulat yang diakui oleh PBB. Salah satu negara yang terletak di Benua Afrika yaitu Negara Komoro. Mungkin masih banyak dari kita yang merasa asing atau jarang mendengar nama negara ini.

Komoro, tepatnya berada di Selat Mozambik bagian utara. Negara Komoro berbatasan langsung dengan Negara Mozambik di bagian barat, Seychelles di timur laut, Madagaskar di selatan, serta Mayotte (yang merupakan departemen seberang laut Prancis). Untuk mengenal lebih jelas, berikut tiga fakta menarik terkait Negara Komoro.

Negara Dengan Tiga Bahasa Resmi

Komoro merupakan negara yang merdeka pada tanggal 6 Juli 1975. Sebelum negara ini merdeka, Komoro menggunakan Bahasa Prancis, Arab, dan Swahili. Bahasa Arab dan Swahili masuk ke Negara Komoro pada abad ke-9 dan 10 Masehi. Kedua bahasa tersebut dibawa oleh Pedagang Arab dan orang-orang Pesisir Afrika Timur.

Melansir dari IDNTIMES.com, saat ini Negara Komoro memiliki tiga bahasa resmi. Yakni Bahasa Komoro, Arab, dan Perancis. Komunitas Arab dan Swahili memainkan peran besar dalam kemunculan Bahasa Komoro. Sehingga dapat dikatakan Bahasa Kamoro dipengaruhi oleh kedua bahasa tersebut. Yang paling dominan dari ketiga bahasa resmi tersebut adalah Bahasa Kamoro yang digunakan secara luas.

Negara Liga Arab Paling Selatan

Komoro merupakan negara dengan mayoritas Islam. Budaya yang mereka miliki merupakan perpaduan antara Arab, Prancis, dan Afrika (Bantu). Bahkan Komoro termasuk ke dalam Liga Arab. Sehingga menjadikan negara ini sebagai negara Liga Arab yang berada pada bumi bagian selatan. Menurut detiktravel.com, jarak antara Komoro dengan Timur Tengah tidak hanya satu negara saja. Untuk mencapai Arab Saudi dari negara Komoro harus melewati negara di utaranya seperti Tanzania, Kenya, Somalia, dan Yaman.

Komoro sudah masuk ke Liga Arab sejak tahun 1993. Sehingga menjadikan Negara Komoro sebagai Negara Liga Arab yang terletak paling selatan secara geografis. Hal tersebut terjadi dikarenakan, letaknya yang berada di Afrika Timur dan sudah berada di bumi bagian selatan. Selain itu, Komoro memiliki luas 1.862km persegi. Menjadikan negara Liga Arab terkecil nomor dua setelah Bahrain yang memiliki luas 760 km persegi.

Komoro Negara Yang Sering DiKudeta

Setelah Komoro merdeka dari Perancis. Negara ini mengalami 20 kali kudeta. Baik itu kudeta yang berhasil menggulingkan pemerintahan sebelumnya, maupun kudeta yang gagal. Dengan sering sekali mengalami kudeta, Komoro memiliki julukan tidak resmi "Coup-coup Island" yang berarti Pulau Kudeta. Melansir dari KOMPAS.com, salah satu kudeta yang terkenal adalah kudeta yang dialami Presiden Ahmed Abdallah. Dirinya digulingkan dengan bantuan tentara bayaran terkenal Prancis Bob Denard.

Kudeta ini terjadi sebelum Negara Komoro belum genap satu bulan dari kemerdekaannya. Danard menjadi pengorganisir kudeta untuk mengembalikan Abdallah, peristiwa ini terjadi pada tahun 1978. Namun sayangnya Abdallah dibunuh pada tahun 1989. Danard mencoba untuk mengambil alih, namun dirinya memilih melarikan diri ketika Prancis melakukan intervensi militer.

Sumber:

https://lister.co.id/blog/negara-yang-jarang-diketahui-orang/

https://www.idntimes.com/science/discovery/fakta-negara-komoro-tempat-bertemunya-afrika-dengan-dunia-arab-c1c2-01-tv3l4-740vlv

https://internasional.kompas.com/read/2024/01/11/163700870/5-hal-tentang-komoro-salah-satu-negara-termiskin-di-dunia

https://travel.detik.com/international-destination/d-5504159/komoro-negara-arab-yang-membingungkan