Kumparan Logo
00:0001:00
player-back
backward-5s
play
forward-5s
player-next
Skandal Riset Palsu WNI
Sekelompok peneliti Indonesia diduga terlibat dalam pemalsuan riset untuk mengikuti konferensi di Kopenhagen, Denmark. Dugaan pemalsuan abstrak ilmiah dalam International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 pertama kali akun Instagram Wa Ode Dwi Daningrat. Kecurigaan Dwi muncul karena periset itu menyodorkan 19 abstrak dalam acara tersebut. Jumlah abstrak sebanyak itu tidak masuk akal dibuat dalam waktu singkat. Dwi juga meyakini abstrak tersebut tak akurat dan mengandung fabrikasi data, termasuk penggunaan artificial intelligence (AI). Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) buka suara soal dugaan keterlibatan dua alumninya dalam kasus ini. Pihak kampus tengah mendalami identitas dua nama, yaitu Rifaldy Fajar dan Prihantini. Apabila keduanya terbukti merupakan alumni, pihak kampus akan berdiskusi terkait sanksi atau langkah etik..
ai-lineDirangkum oleh AI dan ditinjau oleh Tim Redaksi kumparan pada 27 Mei 2026, 16:24 WIB
Bagikan: