00:0001:00
8 WNI Jadi Tentara Rusia
Dirangkum oleh AI dan ditinjau oleh Tim Redaksi kumparan pada 04 Sep 2026, 13:57 WIB
Delapan WNI disebut direkrut untuk bergabung dengan militer Rusia dan dikirim berperang di Ukraina. Badan intelijen Ukraina menyebut, perekrutan dilakukan dengan iming-iming gaji tinggi, pekerjaan non-tempur, kewarganegaraan Rusia yang dipercepat, hingga berbagai fasilitas sosial. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI tengah mendalami dugaan tersebut. Hal itu disampaikan Juru Bicara I Kemlu Yvonne Mewengkang, Selasa (1/9).
Pemerintah juga mendalami kemungkinan adanya unsur penipuan, eksploitasi, atau perekrutan melalui tawaran pekerjaan yang tidak sesuai dengan tujuan. Jika ditemukan WNI yang menjadi korban, pemerintah akan mengambil langkah perlindungan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Bagikan:
