Konten dari Pengguna

Kenali 5 Gejala Kanker Serviks Stadium Awal

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kanker serviks. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kanker serviks. Foto: Shutterstock

Kanker serviks adalah suatu penyakit yang ditandai dengan tidak normalnya pertumbuhan sel-sel permukaan yang melapisi leher rahim. Sel-sel abnormal ini bisa kembali tumbuh normal atau malah menjadi kanker.

Di Indonesia, kanker serviks menempati urutan pertama penyebab kematian akibat kanker pada perempuan. Karenanya, kita perlu mengenali gejala-gejala kanker serviks stadium awal, agar dapat segera mendapatkan perawatan dan pertolongan.

1. Merasa lelah terus-menerus

Sebenarnya kelelahan merupakan hal yang wajar, terutama apabila Moms termasuk wanita yang aktif. Namun, apabila gejala kelelahan tidak pernah mereda, segera periksakan ke dokter. Gejala kanker serviks berupa kelelahan ini disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel kanker, yang mengambil energi dan cadangan makanan tubuh. Akibatnya, Moms kekurangan nutrisi dan cepat lelah.

2. Jadwal BAB berubah, mungkin menjadi sulit BAB

Benjolan kanker serviks yang tumbuh membesar dapat menekan usus, sehingga membuat susah BAB. Untuk itu, selalu perhatikan kondisi kesehatan secara umum. Jika belakangan ini merasa sulit BAB dan menampakkan gejala-gejala umum kanker serviks lainnya, segera periksakan diri ke dokter.

3. Nyeri panggul

Jangan remehkan rasa nyeri pada panggul. Mungkin, nyeri panggul bisa dianggap normal apabila Moms memasuki masa menstruasi. Namun, jika nyeri panggul muncul saat berhubungan intim, ini bisa menjadi gejala kanker serviks stadium awal. Segera hubungi dokter untuk mendapat pemeriksaan lengkap.

4. Keputihan tidak normal

Keputihan merupakan suatu fenomena yang umum dialami wanita. Namun, ada kalanya keputihan ini menunjukkan suatu gejala penyakit lain. Apabila keputihan berbau menyengat dan warnanya tidak bening seperti biasanya, mungkin Moms sedang mengalami gangguan kesehatan, termasuk kanker serviks.

5. Keluar darah dari vagina

Keluarnya darah dari vagina adalah satu dari banyaknya gejala umum kanker serviks. Apabila Moms tidak sedang menstruasi, darah yang keluar dari vagina ini dapat menjadi pertanda penting bahwa Moms sedang mengalami gangguan kesehatan dan harus segera diperiksakan ke dokter. Biasanya, perdarahan vagina karena kanker serviks terjadi setelah berhubungan seksual.

Lakukan pencegahan kanker serviks sejak dini dengan cara pap smear rutin, tes skrining rutin apabila sudah pernah berhubungan intim, vaksinasi HPV, dan selalu menjaga kebersihan vagina.