Konten dari Pengguna

Tata Cara Duduk Tasyahud Akhir dan Bacaan Lengkapnya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata Cara Duduk Tasyahud Akhir dan Bacaannya. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
Tata Cara Duduk Tasyahud Akhir dan Bacaannya. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Mufid Majnun

Duduk tasyahud akhir merupakan salah satu gerakan yang ada di dalam salat yang dilakukan pada rakaat terakhir. Agar ibadah salat menjadi sempurna, maka wajib mengetahui tata cara duduk tasyahud akhir dan bacaannya.

Pelaksanaan duduk tasyahud akhir ini dilakukan sebelum salam. Gerakannya juga berbeda dengan gerakan lainnya, sehingga harus dipelajari dengan baik oleh seluruh umat Islam.

Tata Cara Duduk Tasyahud Akhir dan Bacaannya

Tata Cara Duduk Tasyahud Akhir dan Bacaannya. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Mufid Majnun

Dikutip dari buku Belajar Sendiri Semua Jenis Shalat, Zainal Abidin, duduk tasyahud akhir merupakan duduk yang dilakukan setelah menyelesaikan gerakan-gerakan pada rakaat sebelumnya.

Tata cara duduk tasyahud akhir adalah duduk dengan mengulurkan kaki kiri ke sebelah kaki kanan dan telapak kaki kanan didirikan. Sedangkan pantat langsung menyentuh tanah. Duduk pada posisi ini sering disebut dengan istilah duduk tawaruk.

Adapun posisi kedua telapak tangan diletakkan di atas paha, dengan telapak kiri telungkup sedang tangan kanan dikepalkan, kecuali jari telunjuk yang diangkat atau digerak-gerakkan dari awal atau ketika membaca illahaah.

Sementara itu, pandangan fokus pada telunjuk. Pada posisi duduk tasyahud akhir inilah, diajarkan oleh Rasulullah Saw. untuk membaca bacaan doa berikut ini.

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

At tahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. As salaamu'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wabarakaatuh, assalaamu'alaina wa'alaa ibaadillaahishaalihiin. asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammad rasuulullaah. Aallaahumma shalli'alaa muhammad, wa'alaa aali muhammad. kamaa shallaita alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim. Wabaarik'alaa muhammad wa alaa aali muhammad. kamaa baarakta alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim, fil'aalamiina innaka hamiidum majiid.

Artinya: "Ya Allah, limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad, seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya, seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, Engkaulah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia diseluruh alam."

Baca juga: Hukum Tidur dalam Keadaan Junub, Bolehkah dalam Islam?

Penjelasan mengenai tata cara duduk tasyahud akhir dan bacaannya di atas bisa dijadikan panduan saat mengerjakan salat. (WWN)