Konten dari Pengguna

Tata Cara Sholat di Pesawat yang Sesuai dengan Tuntunan

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tata Cara Sholat di Pesawat. Foto: dok. Unsplash/Jeremy Yap
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tata Cara Sholat di Pesawat. Foto: dok. Unsplash/Jeremy Yap

Tata cara sholat di pesawat penting untuk diketahui bagi umat muslim yang tengah melakukan perjalanan jauh. Hal ini karena tata cara menunaikan salat saat di pesawat dapat memiliki perbedaan saat menunaikan salat di daratan atau musala serta masjid.

Terdapat beberapa gerakan salat yang perlu diperhatikan dengan saksama. Sebelum mengetahui tata cara menunaikan salat saat berada di dalam pesawat ketika bepergian jauh, penting untuk mengetahui hukum menunaikan salat secara umum terlebih dahulu.

Tata Cara Sholat di Pesawat dengan Panduannya yang Mudah

Ilustrasi Tata Cara Sholat di Pesawat. Foto: dok. Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Mengutip dari dalam buku berjudul Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah Saw., Ustadz Arif Rahman (2016:9), salat merupakan rukun Islam yang kedua, sehingga salat menjadi salah satu ibadah yang wajib dan utama untuk dikerjakan umat Islam.

Salat ditunaikan tentunya dengan tujuan sebagai wujud penyembahan umat muslim kepada Sang Pencipta yaitu Allah Swt. Dalam Islam, setiap umat muslim diwajibkan untuk menunaikan salat 5 waktu sesuai dengan perintah yang diturunkan Allah melalui Rasulullah.

Salat begitu penting untuk dikerjakan sebab salat merupakan amalan utama yang pertama kali dihisab atau dihitung di hari akhir nanti. Dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad Saw. bersabda,

” إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلَحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسَرَ فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيْضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ تَبَارَكَ وَتَعَالَى : انَظَرُوْا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ ؟ فَيُكْمَلُ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيْضَةِ ثُمَّ يَكُوْنُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ ” . وَفِي رِوَايَةٍ : ” ثُمَّ الزَّكَاةُ مِثْلُ ذَلِكَ ثُمَّ تُؤْخَذُ الأَعْمَالُ حَسَبَ ذَلِكَ ” .

Artinya: “Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah berfirman, ’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.” Dalam riwayat lainnya, ”Kemudian zakat akan (diperhitungkan) seperti itu. Kemudian amalan lainnya akan dihisab seperti itu pula.” (HR. Abu Daud no. 864, Ahmad 2: 425)

Berdasarkan hadis tersebut dapat diketahui bahwa salat 5 waktu merupakan perintah yang wajib ditunaikan tiap umat muslim yang hidup di dunia ini. Hal ini bahkan juga berlaku bagi umat muslim yang sedang bepergian jauh.

Saat bepergian dengan menggunakan pesawat misalnya, umat muslim dapat mengerjakan salat dengan tuntunan khusus. Salah satu tuntunannya adalah mengerjakan salat dengan duduk di kursi dan mengikuti arah lajunya pesawat.

Hal tersebut merupakan kemurahan bagi muslim yang sedang melakukan perjalanan jauh. Dalam hadits Anas bin Malik, ia berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا سَافَرَ فَأَرَادَ أَنْ يَتَطَوَّعَ اسْتَقْبَلَ بِنَاقَتِهِ الْقِبْلَةَ فَكَبَّرَ ثُمَّ صَلَّى حَيْثُ وَجَّهَهُ رِكَابُهُ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersafar dan ingin melaksanakan shalat sunnah lantas beliau mengarahkan kendaraannya ke arah kiblat. Kemudian beliau bertakbir, lalu beliau shalat sesuai arah kendaraannya.” (HR. Abu Daud no. 1225)

Berdasarkan pembahasan tersebut maka disimpulkan bahwa umat muslim dapat menjalankan salat dengan posisi duduk di kursi pesawat. Berikut ini tata cara sholat di pesawat yang dikutip dari situs resmi https://bpkh.go.id/:

  1. Mulai dengan mengucapkan takbiratul ihram.

  2. Membaca doa iftitah.

  3. Membaca surat Al Fatihah.

  4. Setelah membaca surat Al Fatihah, membaca surat pendek dari Al-Quran.

  5. Selanjutnya ruku’ dengan membungkukkan badan lebih rendah.

  6. Melakukan i’tidal dengan berdiri tegak setelah ruku’

  7. Setelah itu sujud dengan membungkuk lebih rendah untuk sujud, bisa dengan menundukkan kepala lebih dalam.

  8. Kemudian duduk antara dua sujud dengan posisi duduk sempurna di kursi pesawat sambil berdoa.

  9. Selanjutnya sujud kedua seperti melakukan sujud pertama

  10. Kemudian lanjutkan rakaat kedua dengan bangkit untuk rakaat kedua dan mengulang langkah-langkah dari pembacaan Al Fatihah hingga sujud.

  11. Setelah selesai, tasyahud akhir dilakukan dengan duduk sambil membaca doa tasyahud akhir.

  12. Selanjutnya menyelesaikan salat dengan mengucapkan salam.

Baca juga: Niat Sholat Sunah Jumat, Makna, dan Keutamaannya

Itu dia tata cara sholat di pesawat sesuai dengan tuntunan yang berlaku. Semoga bermanfaat sebagai panduan dalam menunaikan salat saat perjalanan jauh menggunakan pesawat. (DAP)