Kumparan Logo
Konten Media Partner

Imbas Serangan Kelompok Separatis Teroris yang Tewaskan 4 TNI: Warga Mengungsi

BalleoNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga Maybrat yang mengungsi akibat penyerangan KST terhadap TNI. Dokumentasi: Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Warga Maybrat yang mengungsi akibat penyerangan KST terhadap TNI. Dokumentasi: Istimewa.

Pada Kamis (2/9), Kelompok Separatis Teroris (KST) menyerang Posramil Kisor di Distrik Aifat Selatan, Maybrat, Papua Barat. 4 anggota TNI tewas dan 2 anggota TNI lainnya terluka.

Usai penyerangan, warga Distrik Aifat Selatan lari menyelamatkan diri dan mengungsi jauh dari rumahnya.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing meminta para warga yang mengungsi itu kembali ke rumah. Keselamatan mereka akan dijamin pihak Polri dan TNI.

"Masyarakat yang tidak terlibat insiden penyerangan di Posramil Kisor silakan kembali ke rumah masing-masing. Saya selaku Kapolda, dan Pangdam, menjamin keamanan bagi masyarakat," kata Tornagogo.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing.

KST Mengambil Untung dari Kondisi Pengungsian

Tornagogo mengatakan KST justru menginginkan warga mengungsi. Maka itu, supaya pergerakan KST bisa dibatasi, warga harus kembali ke rumah masing-masing.

"Pelaku teror justru mengiginkan agar masyarakat bisa mengungsi dan petugas bisa membatasi," kata Tornagogo.

TNI dan Polri masih terus memburu KST yang menyerang Posramil Kisor itu. "Sudah kami kantongi identitas yang melakukan penyerangan," kata Tornagogo.

kumparan post embed