Pencarian populer

Situ Bagendit yang Legendaris di Garut Bakal Dipercantik

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi Presiden Joko Widodo di Situ Bagendit, Garut. (Humas Jabar)

BANDUNG, bandungkiwari – Salah satu destinasi wisata yang terkenal di Garut, Jawa Barat, ialah Situ Bagendit. Legenda situ/danau ini pernah muncul di layar televisi. Kini Pemerintah Provinsi Jawa Barat merencanaan penataan Situ Bagendit sebagai destinasi unggulan.

Situ Bagendit merupakan sebuah objek wisata alam di Kabupaten Garut yang berlokasi di desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi. Menurut cerita rakyat setempat, zaman dahulu kala hidup seorang wanita kaya raya bernama Nyai Endit.

Nyai Endit dikenal amat kikir dan jahat terutama ke orang miskin, sampai satu ketika saat dia mengadakan pesta muncul seorang kakek yang terlihat miskin meminta makanan.

Karena kekikirannya, Nyai Endit tidak memberikan apapun pada kakek tersebut hingga akhirnya kakek itupun pergi. Keesokan harinya, masyarakat daerah tersebut geger karena adanya sebatang lidi yang menancap di tanah desa tapi tidak ada seorangpun yang sanggup mencabutnya.

Sampai akhirnya sang kakek muncul kembali dan mencabut lidi tersebut. Dikisahkan bahwa dari bekas lubang lidi tersebut mengalir air yang semakin lama semakin deras hingga akhirnya menenggelamkan wilayah tersebut. Nyai Endit karena cintanya pada harta tidak mau meninggalkan rumahnya dan akhirnya ikut tenggelam.

Penataan 100 Hektar

Rencana penataan Situ Bagendit disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Rencana ini bahkan diutarakan mantan Wali Kota Bandung itu kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

"Saya menerangkan rencana penataan danau terkenal di Garut yaitu, Situ Bagendit di kawasan Banyu Resmi," kata Emil, panggilan karib Gubernur Jabar di sela Kunjungan Kerja Presiden Republik Indonesia beserta rombongan Menteri Kabinet Kerja, di Kabupaten Garut, Sabtu (19/1/2019), dikutip dari siaran persnya.

Emil, demikian biasa disapa, mengungkapkan bahwa Presiden berkomitmen mendukung rencananya tersebut melalui Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia mulai tahun depan.

"Alhamdulillah beliau berkomitmen, mendukung melalui Kementrian PUPR untuk tahun depan agar penataan 100 hektar danau ini bisa selesai dan menjadi destinasi dunia. Jabar sedang ngabret menuju 'JabarJuara'," kata Emil.

Sebelumnya, Emil mendampingi Presiden RI Joko Widodo "blusukan" ke pesawahaan di Kampung Kaumluwuk, Desa Leuwigoong, Kabupaten Garut, Sabtu (19/1/2019).

Kegiatan tersebut dilakukan Presiden dalam rangka Gerakan "Mengawal Musim Tanam Okmar 2018/2019", yang digelar Kementerian Badan usaha Milik Negara dan Kementerian Pertanian RI.

Presiden melangkah ke pematang sawah menyaksikan para petani menanam padi, didampingi sejumlah Menteri Kabinet Kerja.

Setelah selesai meninjau penanaman padi oleh para petani, Presiden menyempatkan berdialog dengan para petani dan warga setempat. Presiden meminta petani memanfaatkan fasilitas pinjaman dari Bank BUMN untuk modal.

"Tapi kalau mau pinjam ke bank harus dihitung, dan harus dipakai untuk modal, beli bibit, beli pupuk," kata Presiden Jokowi. (Iman Herdiana)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: