Konten Media Partner

Pasar Terapung akan Berdiri di Siring Makam Sultan Suriansyah

banjarhits

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Parade Pasar Terapung di tepi Sungai Martapura, Kota Banjarmasin. Foto: Syahbani/banjarhits.id
zoom-in-whitePerbesar
Parade Pasar Terapung di tepi Sungai Martapura, Kota Banjarmasin. Foto: Syahbani/banjarhits.id

Camat Banjarmasin Utara, Appiludin mengungkapkan, pihaknya akan membangun pasar terapung di depan Siring Makam Sultan Suriansyah, Jalan Pangeran, Kelurahan Kuin Utara.

Pembuatan pasar terapung ini sebagai upaya pengembangan destinasi pariwisata di kawasan Banjarmasin Utara. Appiludin memiliki misi membuat ciri khas setiap kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Utara.

"Kami dari wilayah Banjarmasin Utara ada 10 kelurahan. Setiap kelurahan harus memiliki ciri khas," ucap Appiludin kepada wartawan banjarhits.id, Jumat (4/10/2019).

Acil pedagang Pasar Terapung Lok Baintan, Kabupaten Banjar. Foto: dok banjarhits.id

Di Kecamatan Banjarmasin Utara, menurut dia, ada 70-an pedagang pasar terapung yang berjualan di tiga lokasi: Alalak Selatan, Alalak Tengah, dan Kuin Utara.

Mereka akan direlokasi ke tempat baru berkonsep sama seperti Pasar Terapung Siring Menara Pandang, Jalan Pierre Tendean. "Ya memang enggak original seperti pasar terapung dahulu," jelasnya.

embed from external kumparan

Menurut dia, pembuatan pasar terapung orisinil agak sulit, mengingat perlu pembenahan infrastruktur lainnya. Apalagi, Appiludin mengatakan, jalan di depan Makam Sultan Suriansyah terlalu sempit sehingga dikhawatirkan malah mengganggu pengguna jalan di sana.

Selain pasar terapung depan Makam Sultan Suriansyah, pihaknya sudah memiliki destinasi wisata Sungai Biyuku di Kelurahan Sungai Andai.

Acil pedagang Pasar Terapung di Siring Menara Pandang, Kota Banjarmasin. Foto: dok banjarhits.id

Sungai Biyuku yang sebelumnya banyak ditumbuhi tanaman liar dan tak terawat itu, mulai terangkat namanya setelah berhasil memenangkan lomba bersih-bersih sungai yang digagas Pemkot Banjarmasin.

Appiludin menuturkan Sungai Biyuku ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata di wilayahnya karena sungai Biyuku masih alami. "Ada agrowisata, rambutan, jeruk, dan jambu. Juga ada bibit pohon produktif disini," ucapnya.

embed from external kumparan