Mentan: Hewan Ternak yang Sudah Divaksin Akan Dilengkapi Sertifikat Digital

Konten Media Partner
18 Juni 2022 16:40
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan vaksin PMK secara simbolis kepada Pemkab Sukoharjo di halaman Kantor Bupati Sukoharjo, Sabtu (18/06/2022). FOTO: Fernando Fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan vaksin PMK secara simbolis kepada Pemkab Sukoharjo di halaman Kantor Bupati Sukoharjo, Sabtu (18/06/2022). FOTO: Fernando Fitusia
ADVERTISEMENT
SUKOHARJO - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyerahkan 35 ribu dosis vaksin PMK untuk sapi-sapi di Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (18/06/2022). Sukoharjo menjadi wilayah pertama di Solo Raya, yang menerima vaksin tersebut.
ADVERTISEMENT
“Hari ini kita ada di Sukoharjo untuk mulai memasifkan upaya-upaya vaksinasi dalam rangka pencegahan PMK. Kita berharap selain vaksinasi, juga memperketat lalu lintas hewan. Boleh keluar dari tempat yang ditentukan, tapi pakai sertifikat atau surat kesehatan hewan,” ungkap Syahrul.
Pada tahap pertama, lanjut Syahrul, sebanyak 800 ribu vaksin PMK akan diuji coba Kementan.
“Total 3 juta vaksin sudah kita siapkan pada putaran yang ditetapkan. Masing-masing provinsi dan kabupaten kita harapkan bekerja sama dengan perguruan tinggi. Jadi mahasiswa-mahasiswa kita libatkan, demikian juga dengan TNI dan Polri.”
Di Sukoharjo, Syahrul menjanjikan untuk menyediakan berapapun vaksin yang diperlukan peternak.
“Dengan upaya maksimal, di Sukoharjo dalam beberapa minggu ke depan diharapkan semua sudah tersuntik,” tandasnya.
ADVERTISEMENT
Syahrul menjelaskan, nantinya semua hewan ternak atau sapi yang telah divaksin akan dilengkapi data digital seperti aplikasi PeduliLindungi.
“Semua yang sudah divaksin ada sertifikat digitalnya, kayak PeduliLindungi. Jika peternak punya aplikasi, hewan yang sudah disuntik pasti ketemu datanya di situ dan keluar sertifikatnya,” terang Syahrul.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meninjau kandang sapi di Sukoharjo. FOTO: Fernando Fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meninjau kandang sapi di Sukoharjo. FOTO: Fernando Fitusia
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Bagas Windaryatno, mengutarakan jika hingga Kamis (16/06/2022) sebanyak 511 hewan ternak di Sukoharjo terjangkit PMK.
“Yang sembuh 67, mati 4 dan dipotong paksa 2 ekor. Ada di 6 kecamatan, meliputi Bendosari, Polokarto, Mojolaban, Grogol, Nguter Tawangsari dan juga Weru,” jelasnya.
Jumlah vaksin PMK yang diterima Pemkab Sukoharjo dari Kementan, sudah disesuaikan dengan kebutuhan ternak di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
“Semuanya 35.000 ekor kita mintakan vaksin. Kalau tadi Pak Menteri sampaikan, Sukoharjo jadi percontohan dan semuanya dipenuhi. Vaksinasi akan dijadwalkan setiap hari dan sudah disiapkan tim serta peralatannya.”
Pemkab Sukoharjo, kata Bagas, juga masih menutup pasar hewan yang di wilayah tersebut, untuk memudahkan pengawasan lalu lintas hewan ternak.
(Fernando Fitusia)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020