Konten dari Pengguna

5 Peran Bank BUMN dalam Mendukung Perekonomian Indonesia

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bank BUMN. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bank BUMN. Foto: iStock

Bank Badan Usaha Milik Negara (Bank BUMN) adalah lembaga perbankan yang seluruh modalnya berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan dan pendiriannya di bawah undang-undang tersendiri.

Contoh bank BUMN di Indonesia, di antaranya Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Sebagai lembaga keuangan milik negara, bank BUMN berperan penting untuk mendukung perekonomian nasional dan tidak hanya berorientasi pada profit.

Lantas, apa saja peran bank BUMN? Di bawah ini akan diuraikan secara rinci peran-peran bank BUMN di Indonesia yang bisa dipahami.

Peran Bank BUMN

Ilustrasi mesin ATM bank BUMN. Foto: Pexels

Bank BUMN memiliki fungsi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, memperluas inklusi keuangan, dan mendukung program-program pemerintah.

Merujuk buku Manajemen Optimalisasi Peran BUMN Republik Indonesia oleh Dr. Ir. Urip Sedyowidodo, M.M., I.P.M. dan Ir. Aurino Rilman A. Djamaris, MM., berikut peran bank BUMN di Indonesia.

1. Penyaluran Kredit untuk Sektor Produktif

Salah satu peran utama bank BUMN adalah menyalurkan kredit ke sektor-sektor produktif seperti pertanian, perikanan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta infrastruktur. Contohnya:

  • Dukungan pada UMKM: Bank seperti BRI dikenal sebagai pelopor dalam mendukung UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

  • Pembangunan infrastruktur: Bank Mandiri dan BNI kerap menjadi mitra pemerintah dalam pembiayaan proyek infrastruktur seperti jalan tol, pelabuhan, dan pembangkit listrik.

2. Mendorong Inklusi Keuangan

Bank BUMN berperan aktif dalam memperluas akses layanan perbankan hingga ke pelosok negeri. Melalui program-program seperti Laku Pandai dan digitalisasi perbankan, masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki akses ke layanan keuangan kini dapat menikmati fasilitas perbankan.

Baca Juga: Perbedaan Bank Umum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah

3. Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Nasional

Sebagai institusi keuangan besar, bank BUMN membantu stabilisasi ekonomi melalui:

  • Penyerapan dana masyarakat: Dengan jaringan luas, bank BUMN mampu menarik tabungan masyarakat untuk digunakan dalam pembiayaan proyek-proyek strategis.

  • Kestabilan moneter: Dalam situasi ekonomi yang tidak stabil, bank BUMN bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk menjaga kestabilan pasar keuangan.

4. Mendukung Program Pemerintah

Bank BUMN kerap menjadi mitra utama pemerintah dalam menjalankan program-program nasional, seperti:

  • Penyaluran bantuan sosial melalui kartu-kartu bantuan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Prakerja.

  • Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam situasi pandemi untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat.

5. Meningkatkan Daya Saing Indonesia

Dengan berbagai inovasi dan program pembiayaan, bank BUMN mendukung pertumbuhan sektor-sektor strategis yang meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di kancah global.

(NDA)