Konten dari Pengguna

50 Contoh Soal Psikotes Kerja, Jenis, dan Triknya agar Lulus

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 8 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mempelajari contoh soal psikotes kerja. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mempelajari contoh soal psikotes kerja. Foto: Pexels

Mempelajari contoh soal psikotes kerja menjadi langkah cerdas yang perlu ditempuh oleh para pencari kerja. Melalui persiapan ini, pelamar dapat memahami pola-pola soal yang sering muncul dan melatih kecepatan dalam menjawabnya secara tepat.

Hal tersebut tentu akan meningkatkan rasa percaya diri, sehingga tidak lagi merasa gugup saat menghadapi psikotes yang sesungguhnya. Pada akhirnya, kesiapan yang matang akan memperbesar peluang kandidat untuk lolos ke tahapan seleksi kerja berikutnya.

Apa itu Psikotes?

Ilustrasi mengenal apa itu psikotes. Foto: Pexels

Mengacu pada buku Big Simulasi Psikotes Soal + Pembahasan Terlengkap dan Terakurat karya Sartono, psikotes adalah tes yang bertujan untuk memberi gambaran terkait aspek-aspek psikologi seseorang sesuai dengan kebutuhan klien. Tes ini diberikan sebagai sarana bagi psikolog agar dapat memahami profil setiap individu.

Psikotes sering digunakan perusahaan hingga perguruan tinggi agar bisa menjaring kandidat sesuai harapan. Tes ini dapat berbentuk tertulis, proyektif, hingga evaluasi secara verbal untuk mengukur kemampuan kognitif dan emosional seseorang.

Jenis-Jenis Psikotes

Terdapat beragam jenis tes dalam serangkaian psikotes. Namun, beberapa tes yang umum diterapkan saat sesi seleksi kerja, beasiswa, dan lain-lain, di antaranya:

1. Tes Kemampuan Verbal

Tes kemampuan verbal kerap diterapkan dalam proses seleksi, karena tingkat penguasaan bahasa seseorang dinilai mencerminkan kapasitas intelektual atau tingkat inteligensinya.

Melalui evaluasi ini, perusahaan dapat mengukur seberapa luas wawasan serta kekayaan informasi yang dimiliki dan diserap oleh kandidat.

2. Tes Kemampuan Numerik

Tes kemampuan numerik dirancang untuk menguji efisiensi dan ketepatan berpikir kandidat dalam mengolah angka di bawah tekanan durasi yang ketat.

Di dalamnya, penilaian akan dibagi ke dalam beberapa kategori, seperti tes matematika dasar, tes deret bilangan, tes matematika berpola, dan tes logaritma.

3. Tes Kemampuan Penalaran

Penilaian kemampuan penalaran berfungsi untuk mengukur sejauh mana kandidat mampu berpikir secara logis dan menggunakan akal sehat dalam memecahkan masalah. Skor yang tinggi pada kategori ini mencerminkan kompetensi analisis yang kuat.

4. Tes Kemampuan Menggambar (Visual-Spasial)

Tes kemampuan menggambar memanfaatkan media visual untuk menantang kemampuan logika dan kecerdasan ruang atau spasial dari para peserta.

Cakupan ujiannya sendiri sangat variatif, mulai dari tes irama menggambar, tes pencerminan, tes jaring-jaring, tes gambar spasial, tes proporsi gambar, tes perbedaan gambar, hingga tes penalaran simbol.

5. Tes Kepribadian

Tes kepribadian ditujukan untuk memetakan aspek konsistensi, ritme kecepatan kerja, dan tingkat kehati-hatian seorang pelamar.

Instrumen yang digunakan, meliputi tes pauli, tes kraepelin, tes ketelitian, tes kematangan, tes draw a man (DAM), differential aptitude test (DAT), tes wartegg, hingga ujian menggambar rumah dan pohon.

6. Tes Kemampuan Umum (TKU)

Sesuai namanya, TKU diujikan untuk menakar sejauh mana tingkat pemahaman dan wawasan dasar kandidat mengenai berbagai isu dan bidang umum.

Materi yang disajikan mencakup spektrum yang luas, seperti tes bahasa Indonesia, tes bahasa Inggris, sejarah, sistem politik, hingga hukum dan peradilan.

Trik Mengerjakan Soal Psikotes Kerja

Nilai akademik yang tinggi tidak selalu sejalan dengan kemampuan mengerjakan soal psikotes. Oleh sebab itu, kandidat perlu memahami strategi dalam menaklukkan psikotes seperti berikut:

  • Memberikan porsi berlatih yang lebih besar pada jenis psikotes yang kurang dikuasai.

  • Jika kurang mengerti tentang suatu materi, maka jangan ragu untuk bertanya kepada orang yang lebih ahli atau mengikuti pelatihan.

  • Rutin berlatih.

  • Sebaiknya beristirahat atau memberikan jeda untuk tidak berlatih soal beberapa hari sebelum psikotes berlangsung.

Contoh Soal Psikotes Kerja

Sebagai bekal untuk berlatih, berikut beberapa contoh soal psikotes kerja:

1. Tes Sinonim

Berikut contoh soal psikotes kerja sinonim (persamaan kata) beserta jawabannya:

1. Fana

a. Abadi

b. Nyata

c. Kekal

d. Sementara

Jawaban: d

2. Kisi-kisi

a. Terali

b. Pola

c. Alat hitung

d. Panduan

Jawaban: a

3. Evokasi

a. Penilaian

b. Pengungsian

c. Penggugah rasa

d. Perubahan

Jawaban: c

4. Bahari

a. Kuno

b. Laut

c. Indah

d. Baru

Jawaban: b

5. Konfrontasi

a. Perdebatan

b. Pertikaian

c. Persetujuan

d. Pertemuan

Jawaban: b

6. Gancu

a. Pengait

b. Timbangan

c. Karung

d. Tali

Jawaban: a

7. Rekonsiliasi

a. Pemisahan

b. Perdamaian

c. Perjanjian

d. Perdebatan

Jawaban: b

8. Ambiguitas

a. Kejelasan

b. Ketetapan

c. Kedamaian

d. Kebermaknaan ganda

Jawaban: d

9. Dikotomi

a. Pembagian dua

b. Penyatuan

c. Kekuatan

d. Pertengahan

Jawaban: a

10. Eksodus

a. Penguatan

b. Penampungan

c. Pengungsian besar-besaran

d. Pemasukan

Jawaban: c

2. Tes Antonim

Berikut contoh soal psikotes kerja antonim (lawan kata) beserta jawabannya:

1. Epilog

a. Dialog

b. Monolog

c. Prolog

d. Alur

Jawaban: c

2. Apriori

a. Aposteriori

b. Praduga

c. Prioritas

d. Unggulan

Jawaban: a

3. Makar

a. Setia

b. Jujur

c. Patuh

d. Baik

Jawaban: a

4. Nomadik

a. Menetap

b. Berpindah

c. Mapan

d. Asli

Jawaban: a

5. Imigrasi

a. Transmigrasi

b. Emigrasi

c. Urbanisasi

d. Migrasi

Jawaban: b

6. Konveks

a. Cekung

b. Cembung

c. Datar

d. Lurus

Jawaban: a

7. Otentik

a. Asli

b. Tiruan

c. Kuno

d. Mahal

Jawaban: b

8. Sekuler

a. Duniawi

b. Keagamaan

c. Tradisional

d. Modern

Jawaban: b

9. Sporadis

a. Jarang

b. Kerap

c. Kadang-kadang

d. Berhenti

Jawaban: b

10. Prominen

a. Terkenal

b. Biasa

c. Terbelakang

d. Rahasia

Jawaban: b

3. Tes Analogi

Berikut contoh soal psikotes kerja analogi beserta jawabannya:

1. KAKAK : KANDUNG

a. Saudara : Sepupu

b. Ibu : Mertua

c. Teman : Akrab

d. Tetangga : Dekat

Jawaban: a. Saudara : Sepupu

2. HAUS : AIR

a. Lapar : Nasi

b. Ngantuk : Tidur

c. Bosan : Hiburan

d. Sakit : Dokter

Jawaban: a. Lapar : Nasi

3. BULAN : BUMI

a. Bumi : Matahari

b. Jupiter : Mars

c. Planet : Astronomi

d. Satelit : Orbit

Jawaban: a. Bumi : Matahari

4. MOBIL : BENSIN

a. Motor : Oli

b. Senter : Baterai

c. Pesawat : Bandara

d. Kereta : Masinis

Jawaban: b. Senter : Baterai

5. GURU : SEKOLAH

a. Dokter : Obat

b. Petani : Sawah

c. Sopir : Kendaraan

d. Koki : Dapur

Jawaban: b. Petani : Sawah

6. SEMEN : RUMAH

a. Kayu : Meja

b. Padi : Sawah

c. Tinta : Kertas

d. Benang : Jarum

Jawaban: a. Kayu : Meja

7. GIGI : KUNYAH

a. Mata : Kacamata

b. Jari : Cincin

c. Telinga : Dengar

d. Hidung : Hirup

Jawaban: c. Telinga : Dengar

8. PANAS : API

a. Dingin : Es

b. Terang : Lampu

c. Basah : Air

d. Gelap : Malam

Jawaban: c. Basah : Air

9. SENDOK : MAKAN

a. Pulpen : Tulis

b. Gelas : Minum

c. Pisau : Potong

d. Sapu : Bersih

Jawaban: c. Pisau : Potong

10. KERING : AIR

a. Gelap : Cahaya

b. Lapar : Kenyang

c. Mengantuk : Kopi

d. Bodoh : Ilmu

Jawaban: a. Gelap : Cahaya

4. Tes Aritmetika Dasar

Berikut contoh soal psikotes kerja aritmetika dasar beserta jawabannya:

1. Hasil dari 15 + 27 - 13 adalah

a. 25

b. 29

c. 31

d. 34

Jawaban: b. 29

2. Nilai dari 12 x 5 / 3 adalah

a. 15

b. 20

c. 24

d. 30

Jawaban: b. 20

3. Hasil dari perhitungan (3/4 x 8/6) adalah

a. 1

b. 1/2

c. 2/3

d. 3/2

Jawaban: a. 1

4. Berapakah 4 pangkat 3 dikurangi 15

a. 49

b. 51

c. 53

d. 55

Jawaban: a. 49

5. Hasil dari 150 - 25 x 4 + 10 adalah

a. 510

b. 250

c. 60

d. 10

Jawaban: c. 60

6. Jika 5 pangkat 2 ditambah 12 pangkat 2, maka hasilnya adalah

a. 144

b. 169

c. 175

d. 225

Jawaban: b. 169

7. Nilai dari 2.5 x 4 + 1.5 adalah

a. 10.5

b. 11.5

c. 12.5

d. 13.5

Jawaban: b. 11.5

8. Hasil dari (1/2 + 3/4) x 4 adalah

a. 3

b. 4

c. 5

d. 6

Jawaban: c. 5

9. Berapakah nilai dari 120 / (15 - 5)

a. 8

b. 10

c. 12

d. 15

Jawaban: c. 12

10. Hasil dari 80 persen dari 150 adalah

a. 110

b. 115

c. 120

d. 125

Jawaban: c. 120

5. Tes Deret Bilangan

Berikut contoh soal psikotes kerja deret bilangan beserta jawabannya:

1. 2, 4, 6, 8, ...

a. 9

b. 10

c. 11

d. 12

Jawaban: b. 10

2. 15, 12, 9, 6, ...

a. 5

b. 4

c. 3

d. 2

Jawaban: c. 3

3. 5, 10, 20, 40, ...

a. 50

b. 60

c. 70

d. 80

Jawaban: d. 80

4. 80, 40, 20, 10, ...

a. 5

b. 2

c. 1

d. 0

Jawaban: a. 5

5. 1, 4, 9, 16, ...

a. 20

b. 23

c. 25

d. 30

Jawaban: c. 25

6. 2, 3, 5, 8, 12, ...

a. 15

b. 16

c. 17

d. 18

Jawaban: c. 17

7. 1, 2, 4, 7, 11, ...

a. 14

b. 15

c. 16

d. 17

Jawaban: c. 16

8. 10, 12, 11, 13, 12, ...

a. 11

b. 13

c. 14

d. 15

Jawaban: c. 14

9. 1/2, 1, 2, 4, ...

a. 6

b. 8

c. 10

d. 12

Jawaban: b. 8

10. 3, 9, 27, ...

a. 54

b. 64

c. 81

d. 90

Jawaban: c. 81

Dengan terus berlatih contoh soal psikotes kerja, kandidat dapat mengasah ketajaman analisis dan memangkas waktu pengerjaan di setiap sesi ujian. Penguasaan pola soal yang baik ini juga akan mengurangi rasa cemas, sehingga bisa memberikan performa terbaik.

Baca Juga: Soal Psikotes Kerja, Ketahui Pengertian dan Jenis-jenisnya

(MDP)