Konten dari Pengguna

55 Jurusan yang Bisa Daftar Pa PK TNI 2026, D-4 hingga S-2

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas jurusan yang bisa daftar Pa PK TNI 2026. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas jurusan yang bisa daftar Pa PK TNI 2026. Foto: Pexels

Terdapat total 55 program studi (prodi) atau jurusan yang bisa daftar Pa PK TNI 2026. Jurusan perguruan tinggi tersebut dimulai dari jenjang Diploma IV atau Sarjana Terapan (D-4), Strata I atau Sarjana (S-1), hingga Magister (S-2).

Adapun lulusan pendidikan tinggi yang berminat dan memenuhi kriteria dapat mengikuti pendaftaran Penerimaan Perwira Prajurit Karier Tentara Nasional Indonesia (Pa PK TNI) Gelombang II yang berlangsung sejak Rabu, 16 September hingga Selasa, 20 Oktober 2026.

Jurusan yang Bisa Daftar Pa PK TNI 2026

Ilustrasi memahami jurusan yang bisa daftar Pa PK TNI 2026. Foto: Pexels

Melansir rekrutmen-tni.mil.id, tercatat ada sembilan prodi atau jurusan D-4, 44 prodi S-1, dan dua prodi S-2 yang dibutuhkan dalam pengadaan Pa PK TNI Gelombang II 2026. Berikut rinciannya:

1. Jurusan D-4

  • Analis Kesehatan (pria).

  • Rekam Medis atau Rekam Medik (pria).

  • Penyuluhan Pertanian Lahan Kering (pria).

  • Permesinan Perikanan (pria).

  • Transportasi Laut (wanita).

  • Teknik Komputer dan Jaringan (pria).

  • Rekayasa Kriptografi (pria).

  • Rekayasa Keamanan Siber (pria).

  • Teknik Mesin Pesawat (pria).

2. Jurusan S-1

  • Kedokteran Umum (pria dan wanita).

  • Kedokteran Gigi (pria).

  • Kedokteran Hewan (pria dan wanita).

  • Apoteker atau Farmasi (pria).

  • Fisika (Konsentrasi Medis) (pria).

  • Radiologi (pria).

  • Fisioterapi (pria).

  • Gizi (pria).

  • Psikologi (Profesi Psikolog) (pria dan wanita).

  • Ilmu Pertanian (pria).

  • Teknik Pertanian (pria).

  • Agronomi dan Hortikultura (pria).

  • Budidaya Perairan atau Akuakultur (pria).

  • Perikanan (pria).

  • Ilmu Industri Peternakan (pria).

  • Teknologi Hasil Ternak atau Produksi Ternak (pria).

  • Teknik Sipil (pria).

  • Teknik Arsitektur (pria).

  • Teknik Mesin (pria).

  • Pendidikan Teknik Otomotif (pria).

  • Teknik Kimia (pria).

  • Teknik Metalurgi (pria).

  • Teknik Nuklir (pria).

  • Teknik Elektro (pria).

  • Teknik Elektro Arus Kuat (pria).

  • Teknik Elektro Arus Lemah (pria).

  • Teknik Elektronika (pria).

  • Teknik Informatika (pria).

  • Sistem Informasi (pria dan wanita).

  • Teknik Penerbangan atau Teknik Dirgantara (pria).

  • Teknik Geodesi (pria).

  • Geografi (pria).

  • Meteorologi (pria).

  • Ilmu Keolahragaan (pria).

  • Pendidikan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan (pria).

  • Kriminologi (pria).

  • Administrasi Publik (wanita).

  • Hubungan Internasional (pria).

  • Bahasa atau Sastra Inggris (pria).

  • Sastra Rusia (pria).

  • Bahasa dan Sastra Prancis (pria).

  • Desain Grafis (pria).

  • Teknik Multimedia dan Jaringan (pria).

  • Pendidikan Agama Hindu (pria).

3. Jurusan S-2

  • Kedokteran Spesialis (Profesi) (pria dan wanita).

  • Magister Profesi Psikolog (pria dan wanita).

Syarat Daftar Pa PK TNI 2026

Selain harus sesuai dengan prodi atau jurusan yang ditentukan, calon Pa PK TNI 2026 juga harus memenuhi persyaratan berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) pria maupun wanita, bukan merupakan prajurit TNI, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), ataupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).

  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (memeluk salah satu agama atau penghayat kepercayaan).

  • Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

  • Bugar secara jasmani, rohani, maupun bebas dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (narkoba).

  • Tinggi badan paling rendah pria 163 cm maupun wanita 157 cm, disertai berat badan proporsional.

  • Telah menyelesaikan studi dan memiliki ijazah D-4, S-1, S-1 Profesi, maupun S-2 dari jurusan atau prodi yang dibutuhkan TNI.

  • Berumur maksimal 28 tahun untuk lulusan D-4/S-1, 30 tahun untuk S-1 Profesi/S-2, maupun 35 tahun bagi dokter spesialis saat pembukaan Pendidikan Pertama (Dikma).

  • Akreditasi perguruan tinggi maupun jurusan atau prodi paling sedikit berstatus "B" atau Baik Sekali (ketika lulus).

  • Bagi jurusan atau prodi berakreditasi "A" atau Unggul, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tidak boleh di bawah 2,80.

  • Bagi jurusan atau prodi berakreditasi "B" atau Baik Sekali, IPK tidak boleh kurang dari 3,00.

  • Belum pernah melangsungkan pernikahan, juga bersedia tidak menikah sepanjang menempuh Dikma, kecuali bagi lulusan jurusan kedokteran umum maupun dokter spesialis, tetapi peserta wanita wajib bersedia tidak hamil selama masa Dikma.

  • Bagi pelamar dari program studi kedokteran spesialis, kedokteran umum, kedokteran gigi, maupun kedokteran hewan telah lulus dan memegang ijazah S-1 Profesi dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTs) dengan melampirkan fotokopi sertifikat akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi (LAM-PT) untuk prodinya, telah lulus Uji Kompetensi Dokter dengan melampirkan bukti hasilnya, maupun bagi dokter spesialis atau Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) melampirkan ijazah/sertifikat spesialisnya atau surat keterangan sedang menempuh PPDS (semester 7 atau lulus belum sampai 1 tahun).

  • Membawa fotokopi sertifikat akreditasi perguruan tinggi maupun prodi dari BAN-PT.

  • Calon perwira prajurit karier TNI bersedia ditempatkan di seluruh kawasan NKRI.

  • Bagi calon Pa PK TNI 2026 yang telah bekerja wajib mengantongi izin dari instansinya, juga siap membuat pernyataan dilepas secara hormat oleh pimpinan instansi terkait apabila dinyatakan lulus seleksi dan masuk Dikma.

  • Melampirkan surat keterangan bebas narkoba maupun surat keterangan sehat dari rumah sakit milik pemerintah.

  • Bagi pemilik ijazah dari luar negeri, wajib memperoleh penyetaraan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), dilandasi transkrip akademik hasil konversi nilai luar negeri ke dalam transkrip dalam negeri.

  • Bebas dari rekam jejak kriminalitas yang diterbitkan secara tertulis oleh Polri.

  • Bebas dari tato/bekas tato maupun tindik/bekas tindik pada telinga atau bagian tubuh lainnya, kecuali yang didasari aturan agama/adat dengan melampirkan surat keterangan dari ketua agama/adat setempat.

  • Siap menandatangani surat Ikatan Dinas Pertama (IDP) sepanjang 10 tahun terhitung sejak diangkat menjadi perwira.

  • Calon Pa PK TNI 2026 harus mempunyai kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Baca Juga: Tata Tertib SKD Sekolah Kedinasan 2026, Barang yang Dibawa hingga Waktu Datang

(MDP)