Konten dari Pengguna

Aset: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Aset berupa Emas. Foto: Unsplash.com/AnneNygard
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Aset berupa Emas. Foto: Unsplash.com/AnneNygard

Aset didefinisikan sebagai kekayaan atau sumber daya yang dimiliki individu maupun perusahaan atau organisasi. Aset bisa berupa tanah, bangunan, kendaraan, mesin, dan lainnya.

Aset penting bagi perusahaan agat terjaminnya kelancaran bisnis karena tenaga kerja atau karyawan yang dimiliki perusahaan juga merupakan aset.

Pada artikel ini, Berita Bisnis akan membahas mengenai aset dan jenis-jenisnya. Jadi, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Aset

Ilustrasi emas adalah salah satu jenis aset. Foto: Unsplash.com/Jingming Pan

Mengutip dari jurnal Efektifitas Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanah Datar oleh Ilham Faried, aset adalah faktor terpenting yang diperlukan atau dimiliki suatu perusahaan demi kelangsungan operasional perusahaan itu sendiri.

Merujuk Jurnal Aset (Akuntansi Riset) berjudul "Optimalisasi Penggunaan Teknologi Informasi dalam Penatausahaan Asset/Barang Milik Daerah", keberadaan aset wajib dijaga, dilindungi, dan dikelola secara profesional agar memiliki usia lebih panjang dan nilai jualnya tak turun.

Jenis-jenis Aset

Ilustrasi Aset Berupa Pekerja. Foto: Unsplash.com/JezaelMelgoza

Berikut jenis-jenis aset yang dirangkum dari laman www.investopedia.com:

1. Aset Lancar (Current Assets)

Current Assets didefinisikan sebagai sumbar daya ekonomi jangka pendek yang diharapkan dapat dikonversi menjadi kas atau dikonsumsi dalam waktu satu tahun.

Aset lancar meliputi kas, piutang usaha, persediaan, dan berbagai biaya yang dibayar di muka.

2. Aset Tetap (Fixed Assets)

Fixed Assets adalah sumber daya yang memiliki manfaat lebih dari satu tahun, seperti pabrik, teknologi, dan bangunan.

Penyusutan atau depresiasi adalah metode penyesuaian akuntansi yang digunakan untuk fixed assets seiring bertambahnya usia. Penyusutan nilai suatu aset dapat diakibatkan usia pemakaian.

Sementara itu, depresiasi dapat mencerminkan hilang atau tidaknya daya penghasilan dari fixed assets.

3. Aset Keuangan (Financial Assets)

Financial Assets merupakan investasi yang ada pada aset dan surat berharga dari institusi lain.

Aset ini meliputi saham, obligasi pemerintah dan korporasi, ekuitas preferensi, dan efek-efek hibrida lainnya.

4. Aset Tak Berwujud (Intangible Assets)

Intangible Assets adalah sumber daya ekonomi yang tidak memiliki kehadiran fisik.

Aset ini mencakup paten, merek dagang, hak cipta, dan goodwill. Intangible Assets dapat diuji penurunan nilainya setiap tahun.

Manfaat Melakukan Manajemen Aset

Ilustrasi Manajemen Aset. Foto: Unsplash.com/AlvaroReyes

Mengutip laman www.assetpouwer.nl, berikut beberapa manfaat dari melakukan manajemen aset, yakni:

  1. Stabilitas produksi jangka panjang

  2. Reputasi yang lebih baik, khususnya terhadap pemangku kepentingan perusahaan

  3. Peningkatan daya tarik bagi pemegang saham

  4. Kepuasan pelanggan yang menjadi lebih tinggi

  5. Kepatuhan terhadap perundang-undangan

  6. Hasil keuangan yang lebih baik

Sekian informasi mengenai pengertian aset dan jenis-jenisnya. Semoga bermanfaat.

(MQ)

Frequently Asked Question Section

Apa aset yang umumnya dimiliki pribadi?

chevron-down

Aset kendaraan, aset tanah, aset teknologi, dan lain-lain.

Apa aset utama yang harus dimiliki perusahaan?

chevron-down

Aset tenaga kerja atau karyawan karena aset tersebut merupakan komponen terpenting demi kelancaran perusahaan.

Apa metode untuk melihat berharga atau tidak berharganya suatu aset dalam fixed

chevron-down

Metode penyesuaian akuntansi yang disebut depresiasi atau penyusutan.