Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Modal Kerja, Contoh, dan Manfaatnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menghitung Modal Kerja. Foto: Pexels.com/Karolina Grabowska
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Modal Kerja. Foto: Pexels.com/Karolina Grabowska

Cara menghitung modal kerja dapat ditentukan dari selisih antara aset lancar dengan liabilitas lancar perusahaan. Perhitungan ini digunakan untuk mengetahui kesehatan keuangan jangka pendek perusahaan.

Selain mengetahui cara menghitung modal kerja, simak juga pengertian dan manfaat menghitung modal kerja di artikel Berita Bisnis berikut ini.

Daftar isi

Pengertian Modal Kerja

Ilustrasi Cara Menghitung Modal Kerja. Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Mengutip investopedia.com, modal kerja atau working capital adalah selisih antara aset lancar perusahaan dan liabilitas lancarnya.

Modal kerja adalah indikator untuk mengukur kesehatan jangka pendek suatu perusahaan dan ukuran efisiensi operasional perusahaan.

Jika sebuah perusahaan memiliki modal kerja positif yang besar, perusahaan tersebut berpotensi untuk berinvestasi dan mengembangkan perusahaannya.

Namun, jika modal kerja perusahaan tak melebihi kewajiban lancarnya, perusahaan tersebut berpotensi kesulitan untuk berkembang atau membayar kembali para kreditur. Bahkan bisa jadi perusahaan tersebut akan bangkrut.

Perusahaan ritel yang berinteraksi dengan ribuan pelanggan setiap hari dinilai lebih cepat mengumpulkan dana jangka pendek dan membutuhkan modal kerja lebih rendah dibanding industri yang memiliki siklus produksi lebih panjang.

Cara Menghitung Modal Kerja

Ilustrasi Cara Menghitung Modal Kerja. Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Rumus modal kerja ialah mengurangi kewajiban perusahaan dengan aset yang dimiliki. Rumus ini diperlukan untuk mengukur dana yang tersedia untuk operasional dan pertumbuhan perusahaan.

Angka positif menunjukkan bahwa perusahaan memiliki cukup uang tunai untuk menutupi pengeluaran dan utang jangka pendek. Sedangkan angka negatif berarti perusahaan sedang berjuang untuk memenuhi kebutuhannya.

Secara sederhana, berikut rumus modal kerja:

  • Modal Kerja = Aset Lancar - Utang Lancar

Contoh Perhitungan

Neraca Perusahaan ABC memiliki Rp300.000.000 total aset lancar dan Rp500.000.000 total liabilitas lancar. Maka,

Modal Kerja = Rp300.000.000 - Rp500.000.000

Modal Kerja = - Rp200.000.000

Jadi, Perusahaan ABC memiliki nilai modal kerja sebesar -Rp200.000.000. Tanda negatif ini menunjukkan, Perusahaan ABC kesulitan membayar utangnya atau kesulitan untuk mengembangkan bisnisnya.

Manfaat Menghitung Modal Kerja bagi Perusahaan

Ilustrasi Cara Menghitung Modal Kerja. Foto: Pexels.com/olia danilevich

Merujuk investopedia.com, perhitungan modal kerja dapat mengukur likuiditas aset lancar untuk menutupi kewajiban jangka pendek dan memastikan kewajiban dapat dipenuhi. Hal tersebut penting untuk mengevaluasi kelayakan finansial dari inisiatif pertumbuhan atau investasi.

Sebagai contoh, Perusahaan ABC (di atas) tak dapat berinvestasi karena memiliki modal kerja negatif. Hal itu terlihat dari utang yang melebihi pendapatan yang ada.

Manfaat lain dari menghitung modal kerja adalah perusahaan dapat mengetahui ukuran kesehatan keuangan dan kelayakan kreditnya.

Pemberi pinjaman, investor, dan pemasok melihat modal kerja perusahaan untuk menilai kemampuannya memenuhi kewajiban keuangan.

Posisi modal kerja yang sehat menunjukkan bahwa bisnis dikelola dengan baik dan mampu memenuhi komitmen keuangannya. Hal ini dapat menanamkan kepercayaan pada pemangku kepentingan dan meningkatkan akses terhadap peluang kredit atau investasi.

(MQ)

Frequently Asked Question Section

Apa itu modal kerja?

chevron-down

Modal kerja adalah indikator untuk mengukur kesehatan jangka pendek suatu perusahaan dan ukuran efisiensi operasional perusahaan.

Bagaimana jika perusahaan memiliki modal kerja positif?

chevron-down

Modal kerja positif yang besar menunjukkan perusahaan tersebut berpotensi untuk berinvestasi dan mengembangkan perusahaan.

Bagaimana jika liabilitas lebih besar dari aset lancar?

chevron-down

Perusahaan akan kesulitan untuk berkembang atau membayar kembali para kreditur.