Makna Logo Presidensi G20 Indonesia, Sudah Tahu?

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
Konten dari Pengguna
29 Maret 2022 12:38
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi makna logo G20 Indonesia. Foto: Dokumentasi Bank Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makna logo G20 Indonesia. Foto: Dokumentasi Bank Indonesia
ADVERTISEMENT
Tema Presidensi Indonesia G20 2022 yang diusung ialah “Recover Together, Recover Stronger” atau “Pulih Bersama, Bangkit Perkasa”. Tentunya, tema G20 tiap tahunnya memiliki keunikan dan filosofi tersendiri. Untuk itu, informasi mengenai makna logo Presidensi G20 Indonesia perlu kamu ketahui.
ADVERTISEMENT
Forum G20 diadakan sejak Desember 2021 hingga 30 November 2022 mendatang pada Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20. Tentunya sebagai tuan rumah, Indonesia akan mengerahkan segala usaha untuk membuktikan persepsi yang baik atas resiliensi ekonomi Indonesia terhadap krisis selama pandemi.
Presidensi memiliki makna kepemimpinan, penyambung lidah, dan kepercayaan. Oleh karena itu makna Presidensi G20 bagi Indonesia adalah Indonesia dipercaya untuk menyelenggarakan forum tingkat internasional sehingga diminta untuk mengatur agenda forum G20 serta menjadi fasilitator konsensus dalam pembahasan makro ekonomi global.
Makna logo Presidensi G20 Indonesia menjadi salah satu narasi yang akan disampaikan kepada masyarakat. Sebagai momentum yang tepat mengenalkan tradisi lokal sekaligus representasi semangat pemulihan di berbagai sektor yang dialami dunia saat ini.
ADVERTISEMENT
Lewat forum Group of Twenty selain untuk memajukan dalam sektor perekonomian, juga menjadi ajang pengenalan identitas budaya nusantara kepada dunia. Karena Indonesia sedang menjadi fokus masyarakat dunia selama kegiatan G20 berlangsung.

Makna Logo Presidensi G20 Indonesia

Logo Presidensi G20 Indonesia 2022 terdiri dari tiga unsur utama, yakni gunungan, kawung, dan wayang. Mengutip laman Bank Indonesia, gunungan merepresentasikan babak baru dan keseimbangan; kawung mencerminkan tekad yang bulat dan berguna bagi sesama; dan dalang melambangkan peran aktif.
Logo ini menggambarkan peranan aktif dalam upaya memajukan kehidupan perekonomian, terutama di saat menyambut babak yang baru. Segala pengharapan atas keseimbangan serta tekad bulat untuk terus hidup, tumbuh, dan senantiasa menjadi lebih baik setiap babak kehidupan.
ADVERTISEMENT
Secara visual, jika dilihat dari jauh, logo G20 akan nampak seperti pohon. Hal ini memiliki makna yaitu pohon yang terus tumbuh dan berguna bagi lingkungan sekitarnya.
Logo G20 menjadi harapan Indonesia adalah selalu ada tekad bulat untuk terus hidup, tumbuh, dan menjadi lebih baik di setiap babaknya. Ekonomi global juga diharapkan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
1. Dalang dan Wayang
Konsep logo Presidensi G20 Indonesia 2022 ini merupakan elemen-elemen dalam seni pertunjukkan wayang. Kesenian yang berasal dan berkembang di pulau Jawa dan Bali ini telah ditetapkan sebagai "Warisan Mahakarya Dunia yang Tak Ternilai" dalam Seni Bertutur oleh .
Dalam pertunjukan kesenian wayang, seseorang yang mengendalikan jalannya pagelaran itu disebut Dalang. Dalam hal ini, "G" pada logo "G20" ini diilustrasikan sebagai tangan dalang yang sedang memegang wayang.
ADVERTISEMENT
2. Batik Kawung
Sementara elemen grafis yang mengisi siluet gunungan terinspirasi dari motif Batik Kawung, di mana batik tersebut merupakan simbol kehidupan manusia yang penuh dengan tekad bulat dan semangat untuk menjadi lebih baik.
Menjadi simbol dan harapan untuk pulih dengan saling bahu membahu dalam mewujudkan perekonomian yang maju dan adil, terutama di situasi sulit seperti saat ini akibat pandemi Covid-19.
Menkeu RI Sri Mulyani Indrawati (kiri) bersama Menkeu Australia Josh Frydenberg saat melakukan bilateral di sela pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Presidensi G20 Indonesia di JCC, Jakarta, Kamis (17/2/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menkeu RI Sri Mulyani Indrawati (kiri) bersama Menkeu Australia Josh Frydenberg saat melakukan bilateral di sela pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Presidensi G20 Indonesia di JCC, Jakarta, Kamis (17/2/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
3. Siluet Gunungan
Simbol ini juga terinspirasi dari pewayangan yang digunakan untuk menggambarkan akhir dari suatu babak. Namun, gunungan yang dipegang oleh Dalang artinya bukanlah akhir dari cerita, melainkan harapan untuk menyambut babak baru yang akan datang.
Menurut Direktur Pembangunan Ekonomi dan Lingkungan Hidup serta G20 Kementerian Luar Negeri, babak baru yang dimaksud yaitu periode menuju pemulihan ekonomi dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
Lambang Gunungan merupakan simbol pergantian cerita, tentang bagaimana manusia berjuang dan berusaha untuk mengubah jalan hidupnya. Sehingga, Gunungan dalam logo Presidensi G20 merepresentasikan semangat juang masyarakat Indonesia untuk pulih dari pandemi COVID-19.
Menggambarkan kualitas Indonesia sebagai negara subur dengan pesona alam memukau dengan gradasi warna saat matahari terbit yang menggambarkan pengharapan atas hari-hari baru dengan perubahan yang positif.
4. Sulur Tanaman
Dan perpaduan gunungan dan kawung terlihat sebagai sulur tanaman yang terus tumbuh. Ini representasi semangat pemulihan ekonomi secara bersama. Makna sulur tanaman, yaitu visi Indonesia mengenai representasi semangat pemulihan yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan.
5. Warna Merah dan Biru
Warna yang dipilih pada gunungan bermotif kawung adalah merah yang bermakna bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sementara itu tulisan G20 Indonesia 2022 berwarna biru yang menunjukkan jati diri Indonesia sebagai negara maritim dan sumber pertumbuhan.
ADVERTISEMENT
Dalam hal ini, laut merupakan filosofi di mana Indonesia mewakili negara-negara berkembang dan pulau kecil yang ingin dirangkul Indonesia agar dapat mencapai pemulihan ekonomi berkelanjutan. Karena laut merupakan sumber pertumbuhan ekonomi jika dikelola dengan baik.
Desain logo ini diketahui merupakan hasil karya anak-anak muda Indonesia lewat sayembara yang dilakukan Kementerian Luar Negeri RI bekerja sama dengan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI).
Secara keseluruhan, elemen-elemen yang ada di dalam logo ini ingin menggambarkan simbol dan harapan dalam upaya memajukan pertumbuhan ekonomi global.
Menurut Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dalam keterangan persnya yang disadur dari laman Kementerian Komunikasi dan Informatika, melalui logo tersebut Indonesia berkomitmen bahwa Presidensi ini akan memberikan dampak positif, baik bagi rakyat Indonesia maupun dunia.
ADVERTISEMENT
(SRS)