Konten dari Pengguna

Melaksanakan Tugas Sesuai Prosedur adalah Perilaku ASN Berintegritas Apa?

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pembahasan mengenai melaksanakan tugas sesuai prosedur adalah perilaku ASN berintegritas apa. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pembahasan mengenai melaksanakan tugas sesuai prosedur adalah perilaku ASN berintegritas apa. Foto: Pexels

Pertanyaan mengenai melaksanakan tugas sesuai prosedur adalah perilaku ASN berintegritas apa, kerap dilontarkan oleh para aparatur negara. Memahami konsep dasar ini sangatlah penting bagi setiap pegawai agar mampu menjalankan pelayanan publik yang profesional.

Pasalnya, nilai integritas yang tercermin dalam tindakan sehari-hari akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan. Oleh karena itu, konsistensi dalam memegang teguh aturan menjadi modal dalam menciptakan birokrasi yang bersih.

Melaksanakan Tugas Sesuai Prosedur adalah Perilaku ASN Berintegritas Apa?

Ilustrasi pemahaman mengenai melaksanakan tugas sesuai prosedur adalah perilaku ASN berintegritas apa. Foto: Pexels

Berdasarkan Buku Saku Panduan Perilaku Core Values oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), melaksanakan pekerjaan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku merupakan perwujudan perilaku dari Akuntanbel.

Akuntanbel sendiri adalah salah satu dari nilai dasar (core values) dan fondasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk definisi akuntabel, ialah kemampuan pegawai dalam mengemban amanat dan kepercayaan dengan penuh tanggung jawab.

Secara rinci, nilai dasar ASN dikenal dengan sebutan BerAKHLAK, yang terdiri dari Berorientasi Pelayanan, Akuntanbel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Contoh Perilaku BerAKHLAK ASN

Berikut ini merupakan beberapa contoh implementasi perilaku ASN yang sesuai dengan core values BerAKHLAK:

1. Berorientasi Pelayanan

  • Mengenali kebutuhan publik secara aktif dan tanggap.

  • Memenuhi berbagai keperluan masyarakat melalui respons yang cepat.

  • Memberikan pelayanan kepada warga sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.

  • Menanggapi aduan publik melalui cara komunikasi persuasif.

  • Merampungkan seluruh tugas pekerjaan hingga tuntas.

  • Mengucapkan salam dan menyapa ramah ketika melayani.

  • Menyediakan data yang faktual dan tepercaya.

  • Memberikan pelayanan dengan standar setara kepada setiap orang, tanpa membedakan status sosial, jabatan, suku, agama, ras, maupun jenis kelamin.

  • Memperbarui tata kelola manajemen ASN secara kreatif.

  • Menindaklanjuti setiap masukan dan kritik secara konstruktif.

  • Mengadakan studi banding demi memperluas wawasan guna meningkatkan mutu layanan.

2. Akuntanbel

  • Menepati segala janji maupun komitmen yang telah disepakati.

  • Menjalankan tugas pekerjaan berpedoman pada aturan dan ketentuan berlaku.

  • Memikul tanggung jawab penuh atas hasil kerja dan terbuka terhadap proses evaluasi.

  • Menolak segala bentuk pemberian gratifikasi, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

  • Memanfaatkan fasilitas barang milik negara sesuai dengan peruntukan semestinya.

  • Mencari metode alternatif penggunaan sarana prasarana, bahan kerja, dan alat operasional yang lebih efisien.

  • Mendahulukan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

  • Menentukan keputusan secara objektif manakala muncul situasi konflik kepentingan.

3. Kompeten

  • Mengembangkan kemampuan diri secara konsisten.

  • Melakukan tukar pikiran bersama rekan kerja, bawahan, maupun atasan.

  • Belajar secara mandiri maupun bersama-sama penuh semangat.

  • Memberikan kesempatan kepada pihak lain guna mengutarakan gagasan.

  • Menyalurkan wawasan lewat diskusi bersama rekan sekantor, bawahan, dan atasan.

  • Merancang program kerja secara terperinci.

  • Menjalankan agenda kegiatan sesuai dengan target sasaran.

  • Mematuhi seluruh ketentuan manajemen ASN yang berlaku.

  • Menilai peningkatan prestasi kerja pribadi.

  • Menuntaskan berbagai persoalan secara menyeluruh.

4. Harmonis

  • Bersikap tidak membeda-bedakan kepada setiap individu tanpa mempermasalahkan status sosial, kedudukan, latar belakang, suku bangsa, agama, ras, maupun jenis kelamin.

  • Menjaga relasi yang harmonis bersama rekan sejawat, pimpinan, staf bawahan, dan pihak pemangku kepentingan.

  • Menghargai setiap pandangan atau ide yang diutarakan oleh orang lain.

  • Memberikan uluran tangan secara cekatan kepada siapa pun yang membutuhkan bantuan.

  • Menghadirkan jalan keluar maupun keterangan resmi yang sejalan dengan batas kewenangan jabatan.

  • Menengahi perselisihan di antara sesama rekan kerja, pimpinan, dan bawahan secara objektif tanpa memihak.

  • Berkomunikasi dengan sesama pegawai, atasan, dan staf bawahan menggunakan tutur kata santun yang menjunjung tinggi nilai moral

  • Menghindari segala bentuk percakapan yang sengaja memperdebatkan perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

5. Loyal

  • Menjauhkan diri dari segala tindakan, ucapan, maupun perbuatan yang mengarah pada paham radikal bertentangan dengan ideologi Pancasila.

  • Menyebarluaskan konten yang memperkokoh persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

  • Mengantisipasi berbagai situasi genting yang berpotensi memecah belah keutuhan bangsa.

  • Memasang sikap dan tindak tanduk demi menjaga martabat juga nama baik institusi tempat bekerja.

  • Menjalankan setiap instruksi pimpinan yang sejalan dengan norma hukum maupun ketentuan berlaku.

  • Menyebarkan berita positif mengenai ASN, pimpinan instansi, maupun negara.

  • Menjaga kerahasiaan data melalui metode penyimpanan yang terjamin keamanannya.

  • Menyalurkan informasi rahasia eksklusif kepada pihak-pihak berwenang saja.

  • Mewaspadai kondisi yang dapat membahayakan keamanan rahasia jabatan maupun negara.

6. Adaptif

  • Menyesuaikan diri di beragam suasana tempat kerja.

  • Menyesuaikan langkah dengan perubahan lingkungan sekitar.

  • Menguasai arus perkembangan teknologi modern.

  • Mengutarakan ide dan gagasan demi kemajuan instansi.

  • Menciptakan berbagai inovasi yang mendukung visi lembaga secara konsisten.

  • Mewaspadai potensi kendala di masa depan dengan pandangan kritis.

  • Mengoperasikan sistem kerja berbasis teknologi informasi.

  • Mengenali kemungkinan masalah dan jalan keluarnya.

  • Memperlihatkan antusiasme tinggi terhadap aneka hal baru.

  • Memaksimalkan peluang guna mewujudkan pencapaian yang lebih unggul.

7. Kolaboratif

  • Menampung berbagai masukan maupun kritik konstruktif demi merampungkan tugas kantor.

  • Memberikan apresiasi atas pencapaian dan keunggulan yang diraih rekan kerja.

  • Membagikan porsi tugas, tanggung jawab, hak, maupun kewajiban secara adil kepada setiap personel tim.

  • Menawarkan diri secara sukarela untuk turut ambil bagian dalam suatu proyek.

  • Menjalin kerja sama kolaboratif bersama pihak-pihak terkait guna menyelesaikan pekerjaan.

  • Berani mengakui secara terbuka ketika melakukan kesalahan dalam bekerja.

  • Memotivasi rekan ASN, atasan, dan bawahan supaya berpartisipasi aktif dalam mewujudkan tujuan instansi.

  • Menjalin komunikasi yang lancar guna memperkuat koordinasi bersama kelompok kerja.

  • Memaksimalkan pemanfaatan seluruh sumber daya yang tersedia untuk menunjang pencapaian kinerja instansi.

Baca Juga: Gaji PNS Dibayar Lewat Koperasi sedang Dibahas, Cek Bocorannya

(MDP)