Konten dari Pengguna

17 Pantun untuk Hari Ibu yang Manis dan Berkesan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pantun untuk Hari Ibu. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pantun untuk Hari Ibu. Foto: Unsplash.

Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember dapat diperingati dengan berbagai cara, salah satunya lewat pantun. Tidak hanya sekadar hiburan, pantun juga bisa menjadi media untuk menyampaikan rasa cinta dan terima kasih kepada ibu.

Menurut buku EYD & Seputar Kebahasa-Indonesiaan (2008) oleh Ernawati Waridah, pantun adalah jenis puisi lama yang terdiri atas empat baris dalam setiap bait. Pada tiap bait terdapat sampiran dan isi.

Jika sedang mencari inspirasi membuat pantun untuk Hari Ibu, yuk simak contoh selengkapnya berikut ini.

Contoh Pantun untuk Hari Ibu

Ilustrasi pantun untuk Hari Ibu. Foto: Unsplash.

Dihimpun dari buku Pantun Pelangi (2020) oleh Kelas IX Pasifik Angkatan 33 SMP Wiyata Dharma, buku Waktu Indonesia Berpantun (2023) oleh Darwarnto, buku Indonesia Berpantun (2022) oleh Cak Inin Mukminin, dkk, beserta sumber lainnya, berikut contoh pantun untuk Hari Ibu yang bisa dijadikan referensi.

Pantun 1

Pohon jambu pohon kelapa

Pohon kelapa dahannya rapat

Jika kamu ingin masuk surga

Ibu hendaklah dihormat

Pantun 2

Pohon kelapa dahannya rapat

Buah salak rasanya kesat

Ibu hendaklah dihormat

Maka pahala akan kau dapat

Pantun 3

Burung gereja terbang rendah

Berkejaran tiada jemu

Andaikata hidupmu mudah

Mungkin karena doa ibumu

Pantun 4

Dari banyak rupa tumbuhan

Paling suka si pohon tebu

Dari banyak macam masakan

Paling suka buatan ibu

Pantun 5

Banyak oleh-oleh berjajar tersaji

Bolu cempedak dan ubi cilembu

Anak soleh rajin belajar dan mengaji

Selalu bahagiakan bapak dan ibu

Pantun 6

Jauh Bayah dari Cisaka

Tak sejauh mata memandang

Celaka bagi anak durhaka

Karena lupa ibunda tersayang

Pantun 7

Senja berlabuh langit memerah

Mengiringi awan yang berjalan berarak

Duhai ibu yang dilanda lelah

Tetaplah tersenyum menyambut Bapak

Pantun 8

Setiap minggu beli bakso padaloma

Setiap rabu aku beli sekotak bakpia

Selamat Hari Ibu, mama

Semoga engkau selalu dalam bahagia

Pantun 9

Jeruk mati lihat akarnya

Jangan-jangan habis dimakan kutu

Ibuku adalah segalanya

Segalanya dari hidupku butuh ibu

Pantun 10

Pergi ke pasar beli obat rayap

Obatnya murah ada gratis pita

Ibuku laksana malaikat tanpa sayap

Yang menjagaku dengan penuh cinta

Pantun 11

Jalan-jalan ke Pasar Baru

Membeli kain berwarna biru

Selamat memperingati Hari Ibu

Kasih sayangmu bagai pelita hidupku

Pantun 12

Makan nasi lauknya ikan

Ditambah sambal sedap rasanya

Segala pengorbanan Ibu berikan

Takkan terbalas sepanjang masa

Pantun 13

Warna merah adalah tanda

Masuk sudah waktu senja

Hormatilah kedua orang tua

Jangan kamu bersikap durhaka

Pantun 14

Kapal berlayar ke Pulau Jawa

Menerjang ombak di tengah samudra

Nasihat Ibu penyejuk jiwa

Membimbing kami menuju surga

Pantun 15

Jalan-jalan ke sungai cari ikan

Ikannya malah berbau walangsangit

Mintalah kepada Bunda agar didoakan

Karena permohonannya mampu menembus langit

(FHK)

Baca juga: 7 Puisi untuk Ibu yang Maknanya Mendalam dan Menyentuh Hati